<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oknum Jaksa Permainkan Hukum, Jokowi: Tingkatkan Kualitas SDM Melalui Perekrutan Selektif</title><description>Hal tersebut disampaikan Jokowi usai menyebut adanya oknum jaksa yang berani mempermainkan hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850507/oknum-jaksa-permainkan-hukum-jokowi-tingkatkan-kualitas-sdm-melalui-perekrutan-selektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850507/oknum-jaksa-permainkan-hukum-jokowi-tingkatkan-kualitas-sdm-melalui-perekrutan-selektif"/><item><title>Oknum Jaksa Permainkan Hukum, Jokowi: Tingkatkan Kualitas SDM Melalui Perekrutan Selektif</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850507/oknum-jaksa-permainkan-hukum-jokowi-tingkatkan-kualitas-sdm-melalui-perekrutan-selektif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850507/oknum-jaksa-permainkan-hukum-jokowi-tingkatkan-kualitas-sdm-melalui-perekrutan-selektif</guid><pubDate>Sabtu 22 Juli 2023 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/22/337/2850507/oknum-jaksa-permainkan-hukum-jokowi-tingkatkan-kualitas-sdm-melalui-perekrutan-selektif-L4vizIs2UC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/22/337/2850507/oknum-jaksa-permainkan-hukum-jokowi-tingkatkan-kualitas-sdm-melalui-perekrutan-selektif-L4vizIs2UC.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMi81LzE2ODMwMS81L3g4bXA5OTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar perekrutan jaksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dilakukan secara selektif dengan standar etika profesionalisme dan integritas.
Hal tersebut disampaikan Jokowi usai menyebut adanya oknum jaksa yang berani mempermainkan hukum.
&quot;Tingkatkan kualitas SDM melalui perekrutan jaksa yang selektif, melalui pelatihan yang intensif, tingkatkan standar etika profesionalisme dan integritas jaksa,&quot; ujar Presiden dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 yang digelar di Lapangan Upacara Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia, Jakarta (22/7/2023).
Kepala Negara mengungkapkan bahwa ada oknum kejaksaan yang berani mempermainkan hukum dengan menitip rekanan proyek hingga barang impor.

BACA JUGA:
6 Potret Terbaru Angelia Christy, Pacar Victor Agustino yang Makin Cantik dan Menawan

&quot;Jangan ada lagi aparat Kejaksaan, meskipun saya tahu ini oknum, yang mempermainkan hukum, yang menitip rekanan proyek, yang menitip barang impor dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya, meskipun sekali lagi saya tahu ini oknum,&quot; kata Presiden.
Tidak hanya bagi Kejaksaan, Presiden ingin agar pesan tersebut juga dilakukan oleh aparat penegak hukum lainnya yang ada di seluruh Tanah Air.

BACA JUGA:
5 Pekerjaan Ini Punya Jumlah Jam Kerja Paling Lama

&quot;Termasuk Polri, KPK, termasuk pula pengawas dan auditor di tingkat pusat maupun di daerah,&quot; kata Jokowi.Meski demikian, Presiden minta Kejaksaan untuk tetap waspada, hati-hati, dan tidak cepat berpuas diri karena mendapatkan kepercayaan publik yang tinggi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Rizky Fuzi Bagikan Ratusan KTA Asuransi di Sukabumi

Jokowi ingin kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan terus dipertahankan, ditingkatkan, dan diperbaiki dengan kinerja yang baik, sistematis dan terlembaga dengan melakukan transformasi yang terencana serta komprehensif dari pusat sampai ke daerah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lawan Persib Bandung, Bernardo Tavares Minta Dukungan Maksimal untuk PSM Makassar&amp;nbsp;

&quot;Aparat yang bersih dan akuntabel itu wajib, perbaiki terus akuntabilitas aparat, dan perbaiki terus pelayanan kepada masyarakat,&quot; kata Presiden.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMi81LzE2ODMwMS81L3g4bXA5OTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar perekrutan jaksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dilakukan secara selektif dengan standar etika profesionalisme dan integritas.
Hal tersebut disampaikan Jokowi usai menyebut adanya oknum jaksa yang berani mempermainkan hukum.
&quot;Tingkatkan kualitas SDM melalui perekrutan jaksa yang selektif, melalui pelatihan yang intensif, tingkatkan standar etika profesionalisme dan integritas jaksa,&quot; ujar Presiden dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 yang digelar di Lapangan Upacara Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia, Jakarta (22/7/2023).
Kepala Negara mengungkapkan bahwa ada oknum kejaksaan yang berani mempermainkan hukum dengan menitip rekanan proyek hingga barang impor.

BACA JUGA:
6 Potret Terbaru Angelia Christy, Pacar Victor Agustino yang Makin Cantik dan Menawan

&quot;Jangan ada lagi aparat Kejaksaan, meskipun saya tahu ini oknum, yang mempermainkan hukum, yang menitip rekanan proyek, yang menitip barang impor dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya, meskipun sekali lagi saya tahu ini oknum,&quot; kata Presiden.
Tidak hanya bagi Kejaksaan, Presiden ingin agar pesan tersebut juga dilakukan oleh aparat penegak hukum lainnya yang ada di seluruh Tanah Air.

BACA JUGA:
5 Pekerjaan Ini Punya Jumlah Jam Kerja Paling Lama

&quot;Termasuk Polri, KPK, termasuk pula pengawas dan auditor di tingkat pusat maupun di daerah,&quot; kata Jokowi.Meski demikian, Presiden minta Kejaksaan untuk tetap waspada, hati-hati, dan tidak cepat berpuas diri karena mendapatkan kepercayaan publik yang tinggi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Rizky Fuzi Bagikan Ratusan KTA Asuransi di Sukabumi

Jokowi ingin kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan terus dipertahankan, ditingkatkan, dan diperbaiki dengan kinerja yang baik, sistematis dan terlembaga dengan melakukan transformasi yang terencana serta komprehensif dari pusat sampai ke daerah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lawan Persib Bandung, Bernardo Tavares Minta Dukungan Maksimal untuk PSM Makassar&amp;nbsp;

&quot;Aparat yang bersih dan akuntabel itu wajib, perbaiki terus akuntabilitas aparat, dan perbaiki terus pelayanan kepada masyarakat,&quot; kata Presiden.



</content:encoded></item></channel></rss>
