<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Masih Tunggu Izin dari Polisi untuk Pulangkan Jasad Korban Mutilasi di Sleman</title><description>&quot;Kami akan memulangkan jenazah keponakan kami,&quot; ujarnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/22/510/2850617/keluarga-masih-tunggu-izin-dari-polisi-untuk-pulangkan-jasad-korban-mutilasi-di-sleman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/22/510/2850617/keluarga-masih-tunggu-izin-dari-polisi-untuk-pulangkan-jasad-korban-mutilasi-di-sleman"/><item><title>Keluarga Masih Tunggu Izin dari Polisi untuk Pulangkan Jasad Korban Mutilasi di Sleman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/22/510/2850617/keluarga-masih-tunggu-izin-dari-polisi-untuk-pulangkan-jasad-korban-mutilasi-di-sleman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/22/510/2850617/keluarga-masih-tunggu-izin-dari-polisi-untuk-pulangkan-jasad-korban-mutilasi-di-sleman</guid><pubDate>Sabtu 22 Juli 2023 22:57 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/22/510/2850617/keluarga-masih-tunggu-izin-dari-polisi-untuk-pulangkan-jasad-korban-mutilasi-di-sleman-qI7MX4eWsg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/22/510/2850617/keluarga-masih-tunggu-izin-dari-polisi-untuk-pulangkan-jasad-korban-mutilasi-di-sleman-qI7MX4eWsg.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMi83LzE2ODMxMS81L3g4bXBoMnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
YOGYAKARTA - Keluarga korban mutilasi di Sleman masih menunggu izin dari Polda DIY berkaitan dengan rencana memulangkan jenazah R ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Tante korban, Ny A yang tinggal di Berbah Sleman ketika dikonfirmasi mengatakan keluarga memang berencana memulangkan jasad korban ke tanah kelahirannya untuk kemudian dimakamkan di sana.
&quot;Kami akan memulangkan jenazah keponakan kami,&quot; ujarnya, Minggu (22/7/2023).
Ia menambahkan bahwa pihak keluarga belum mengetahui kapan waktunya jasad korban akan dibawa pulang ke kampung halaman.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Saga Gelar Malam Sholawat Iringi Langkah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

A, yang tinggal di Berbah Sleman pada Kamis tanggal 13 juni 2023 lalu, sekira pukul 12.30 WIB datang ke Polsek membuat laporan orang hilang karena keponakanya, sejak Selasa 11 Juli 2023.

BACA JUGA:
Perindo Gelar Turnamen Sepakbola Anak Usia Dini, 64 Tim Siap Jadi yang Terbaik

Sejak tanggal 11 Juli 2023 itu, Nomor handphone korban tidak aktif dan tidak bisa di hubungi oleh orangtuanya.
Saat itu menurut keterangan teman kosnya mengaku terakhir bertemu dengan R pada hari selasa tanggal 11 Juli 2023 sekira pukul 00.20 Wib.Sebelumnya, Wadirkrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengatakan polisi masih berusaha mengumpulkan potongan tubuh korban mutilasi. Dia mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya potongan tubuh untuk segera melaporkannya ke polisi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bocah ABG di Garut Nekat Curi Motor Tetangga Sendiri

&quot;Kami imbau masyarakat agar melapor kalau melihat atau menjumpai potongan tubuh,&quot; imbaunya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMi83LzE2ODMxMS81L3g4bXBoMnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
YOGYAKARTA - Keluarga korban mutilasi di Sleman masih menunggu izin dari Polda DIY berkaitan dengan rencana memulangkan jenazah R ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Tante korban, Ny A yang tinggal di Berbah Sleman ketika dikonfirmasi mengatakan keluarga memang berencana memulangkan jasad korban ke tanah kelahirannya untuk kemudian dimakamkan di sana.
&quot;Kami akan memulangkan jenazah keponakan kami,&quot; ujarnya, Minggu (22/7/2023).
Ia menambahkan bahwa pihak keluarga belum mengetahui kapan waktunya jasad korban akan dibawa pulang ke kampung halaman.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Saga Gelar Malam Sholawat Iringi Langkah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

A, yang tinggal di Berbah Sleman pada Kamis tanggal 13 juni 2023 lalu, sekira pukul 12.30 WIB datang ke Polsek membuat laporan orang hilang karena keponakanya, sejak Selasa 11 Juli 2023.

BACA JUGA:
Perindo Gelar Turnamen Sepakbola Anak Usia Dini, 64 Tim Siap Jadi yang Terbaik

Sejak tanggal 11 Juli 2023 itu, Nomor handphone korban tidak aktif dan tidak bisa di hubungi oleh orangtuanya.
Saat itu menurut keterangan teman kosnya mengaku terakhir bertemu dengan R pada hari selasa tanggal 11 Juli 2023 sekira pukul 00.20 Wib.Sebelumnya, Wadirkrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengatakan polisi masih berusaha mengumpulkan potongan tubuh korban mutilasi. Dia mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya potongan tubuh untuk segera melaporkannya ke polisi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bocah ABG di Garut Nekat Curi Motor Tetangga Sendiri

&quot;Kami imbau masyarakat agar melapor kalau melihat atau menjumpai potongan tubuh,&quot; imbaunya.



</content:encoded></item></channel></rss>
