<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HAN 2023, Jokowi Minta Seluruh Anak Indonesia Terlindungi</title><description>Ia juga mengingatkan kepada seluruh elemen bangsa agar memberikan anak-anak Indonesia untuk berkembang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850727/han-2023-jokowi-minta-seluruh-anak-indonesia-terlindungi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850727/han-2023-jokowi-minta-seluruh-anak-indonesia-terlindungi"/><item><title>HAN 2023, Jokowi Minta Seluruh Anak Indonesia Terlindungi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850727/han-2023-jokowi-minta-seluruh-anak-indonesia-terlindungi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850727/han-2023-jokowi-minta-seluruh-anak-indonesia-terlindungi</guid><pubDate>Minggu 23 Juli 2023 09:39 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/23/337/2850727/han-2023-jokowi-minta-seluruh-anak-indonesia-terlindungi-ITN51iLYyQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi/Biro Setpres</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/23/337/2850727/han-2023-jokowi-minta-seluruh-anak-indonesia-terlindungi-ITN51iLYyQ.jpg</image><title>Presiden Jokowi/Biro Setpres</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMC8xLzE2ODIzMi81L3g4bW5ndjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan di Hari Anak Nasional yang diperingati hari ini, 23 Juli 2023.
Menurut Jokowi, generasi terbaik bangsa terlahir dari zaman yang memberikan tempat untuk anak tumbuh bebas, cerdas, dan ceria.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-39 di Semarang

&quot;Generasi terbaik bangsa selalu lahir dari zaman yang memberi tempat yang lapang bagi setiap anak untuk bertumbuh bebas, cerdas, dan ceria,&quot; ujar Presiden Jokowi melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (23/7/2023).

Oleh karena itu, Jokowi meminta agar anak-anak Indonesia terlindungi. Ia juga mengingatkan kepada seluruh elemen bangsa agar memberikan anak-anak Indonesia untuk berkembang.

&quot;Perlindungan dan kesempatan bagi anak untuk berkembang adalah pertaruhan masa depan bangsa,&quot; tutup Jokowi.


Sejarah Hari Anak Nasional dari Kowani hingga Terbentuknya KPAI

Sekadar informasi, 23 Juli ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional. Hari Anak Nasional ditetapkan dalam rangka untuk memberikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Namun memang, angka kekerasan terhadap anak-anak masih tinggi dalam beberapa tahun belakangan ini. Bukan hanya itu, masih ada anak-anak yang tumbuh dan hidup tidak dalam lingkungan yang semestinya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat mencatat, terdapat 1.600-an laporan berkaitan dengan kasus anak sepanjang tahun 2023 atau dari Januari sampai Juni 2023. Dari jumlah itu, sebanyak 400-an kasus merupakan kasus seksual terhadap anak.




Selanjutnya, KPAI juga mendata ada kasus asusila, kasus kekerasan dan kasus perundungan kepada anak. Oleh karenanya, KPAI menyatakan bahwa kasus kekerasan pada anak sudah masuk dalam tahap darurat dan mengkhawatirkan.



&quot;Fenomena kekerasan terhadap anak merupakan fenomena global dan dunia mengalami. Ribuan aduan sudah kami terima. Kami meyakini di luar tentu masih banyak kasus yang belum terungkap,&quot; kata Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMC8xLzE2ODIzMi81L3g4bW5ndjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan pesan di Hari Anak Nasional yang diperingati hari ini, 23 Juli 2023.
Menurut Jokowi, generasi terbaik bangsa terlahir dari zaman yang memberikan tempat untuk anak tumbuh bebas, cerdas, dan ceria.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-39 di Semarang

&quot;Generasi terbaik bangsa selalu lahir dari zaman yang memberi tempat yang lapang bagi setiap anak untuk bertumbuh bebas, cerdas, dan ceria,&quot; ujar Presiden Jokowi melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (23/7/2023).

Oleh karena itu, Jokowi meminta agar anak-anak Indonesia terlindungi. Ia juga mengingatkan kepada seluruh elemen bangsa agar memberikan anak-anak Indonesia untuk berkembang.

&quot;Perlindungan dan kesempatan bagi anak untuk berkembang adalah pertaruhan masa depan bangsa,&quot; tutup Jokowi.


Sejarah Hari Anak Nasional dari Kowani hingga Terbentuknya KPAI

Sekadar informasi, 23 Juli ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional. Hari Anak Nasional ditetapkan dalam rangka untuk memberikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Namun memang, angka kekerasan terhadap anak-anak masih tinggi dalam beberapa tahun belakangan ini. Bukan hanya itu, masih ada anak-anak yang tumbuh dan hidup tidak dalam lingkungan yang semestinya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat mencatat, terdapat 1.600-an laporan berkaitan dengan kasus anak sepanjang tahun 2023 atau dari Januari sampai Juni 2023. Dari jumlah itu, sebanyak 400-an kasus merupakan kasus seksual terhadap anak.




Selanjutnya, KPAI juga mendata ada kasus asusila, kasus kekerasan dan kasus perundungan kepada anak. Oleh karenanya, KPAI menyatakan bahwa kasus kekerasan pada anak sudah masuk dalam tahap darurat dan mengkhawatirkan.



&quot;Fenomena kekerasan terhadap anak merupakan fenomena global dan dunia mengalami. Ribuan aduan sudah kami terima. Kami meyakini di luar tentu masih banyak kasus yang belum terungkap,&quot; kata Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra.</content:encoded></item></channel></rss>
