<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Beberkan Tiga Sumber Konflik di Indonesia, Apa Saja?</title><description>Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengungkap tiga sumber penyebab terjadinya konflik di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850756/tni-beberkan-tiga-sumber-konflik-di-indonesia-apa-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850756/tni-beberkan-tiga-sumber-konflik-di-indonesia-apa-saja"/><item><title>TNI Beberkan Tiga Sumber Konflik di Indonesia, Apa Saja?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850756/tni-beberkan-tiga-sumber-konflik-di-indonesia-apa-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850756/tni-beberkan-tiga-sumber-konflik-di-indonesia-apa-saja</guid><pubDate>Minggu 23 Juli 2023 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/23/337/2850756/tni-beberkan-tiga-sumber-konflik-di-indonesia-apa-saja-M1vpvQ5xWW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/23/337/2850756/tni-beberkan-tiga-sumber-konflik-di-indonesia-apa-saja-M1vpvQ5xWW.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>


JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengungkap tiga sumber penyebab terjadinya konflik di Indonesia.
Hal ini diutarakannya saat menjadi narasumber pada Peluncuran dan Bedah Buku 'Perang Rusia vs Ukrania, Perspektif Intelijen Strategis Medio September 2022'.

BACA JUGA:
 5 Jenderal TNI Jebolan Akmil 1990-an yang Masih Aktif, Berpangkat Bintang Tiga&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam paparannya Julius mengatakan, Indonesia merupakan negara rawan konflik, terlebih dengan sumber daya alam yang melimpah. Karena, kata Julius, ada tiga sumber konflik dunia, yakni energi, makanan serta air minum, dan ketiga hal itu ada di Indonesia.
&quot;Semua bisa dikemas dalam bentuk konflik agama, suku atau kelompok dan lain-lain, namun sumber utamanya tiga tersebut,&quot; kata Julius melalui keterangan resminya, dikutip Minggu (23/7/2023).

BACA JUGA:
Pilot Susi Air Disandera Egianus Kogoya, Panglima TNI: Kalau Serang KKB Masyarakat Akan Kena!

Bahkan, kata Julius, konflik tersebut bisa terjadi akibat negara lain ingin menguasai sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Untuk itu, Julius menegaskan bahwa harus ada pertahanan yang kuat.&quot;Bangsa ini sangat eksotik, banyak bangsa-bangsa lain tertarik untuk menikmati kecantikan, kekayaan bangsa ini, maka mau tidak mau, suka tidak suka, militernya harus kuat,&quot; katanya.
&quot;Belajar dari negara-negara yang besar, stabilitasnya ada di kekuatan angkatan bersenjatanya, bangsa yang kuat, jika militernya kuat. Maka sangat tepat moto Panglima TNI &quot;TNI Patriot NKRI, TNI Kuat Rakyat Bermartabat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengungkap tiga sumber penyebab terjadinya konflik di Indonesia.
Hal ini diutarakannya saat menjadi narasumber pada Peluncuran dan Bedah Buku 'Perang Rusia vs Ukrania, Perspektif Intelijen Strategis Medio September 2022'.

BACA JUGA:
 5 Jenderal TNI Jebolan Akmil 1990-an yang Masih Aktif, Berpangkat Bintang Tiga&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam paparannya Julius mengatakan, Indonesia merupakan negara rawan konflik, terlebih dengan sumber daya alam yang melimpah. Karena, kata Julius, ada tiga sumber konflik dunia, yakni energi, makanan serta air minum, dan ketiga hal itu ada di Indonesia.
&quot;Semua bisa dikemas dalam bentuk konflik agama, suku atau kelompok dan lain-lain, namun sumber utamanya tiga tersebut,&quot; kata Julius melalui keterangan resminya, dikutip Minggu (23/7/2023).

BACA JUGA:
Pilot Susi Air Disandera Egianus Kogoya, Panglima TNI: Kalau Serang KKB Masyarakat Akan Kena!

Bahkan, kata Julius, konflik tersebut bisa terjadi akibat negara lain ingin menguasai sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Untuk itu, Julius menegaskan bahwa harus ada pertahanan yang kuat.&quot;Bangsa ini sangat eksotik, banyak bangsa-bangsa lain tertarik untuk menikmati kecantikan, kekayaan bangsa ini, maka mau tidak mau, suka tidak suka, militernya harus kuat,&quot; katanya.
&quot;Belajar dari negara-negara yang besar, stabilitasnya ada di kekuatan angkatan bersenjatanya, bangsa yang kuat, jika militernya kuat. Maka sangat tepat moto Panglima TNI &quot;TNI Patriot NKRI, TNI Kuat Rakyat Bermartabat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
