<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elektabilitas Bakal Cawapres, Erick Thohir, Ridwan Kamil dan Sandiaga Bertengger di 3 Besar</title><description>Erick Thohir dipilih masyarakat berdasarkan survei sebesar 19 persen</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850834/elektabilitas-bakal-cawapres-erick-thohir-ridwan-kamil-dan-sandiaga-bertengger-di-3-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850834/elektabilitas-bakal-cawapres-erick-thohir-ridwan-kamil-dan-sandiaga-bertengger-di-3-besar"/><item><title>Elektabilitas Bakal Cawapres, Erick Thohir, Ridwan Kamil dan Sandiaga Bertengger di 3 Besar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850834/elektabilitas-bakal-cawapres-erick-thohir-ridwan-kamil-dan-sandiaga-bertengger-di-3-besar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/23/337/2850834/elektabilitas-bakal-cawapres-erick-thohir-ridwan-kamil-dan-sandiaga-bertengger-di-3-besar</guid><pubDate>Minggu 23 Juli 2023 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/23/337/2850834/elektabilitas-bakal-cawapres-erick-thohir-ridwan-kamil-dan-sandiaga-bertengger-di-3-besar-hEnmkKcThL.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/23/337/2850834/elektabilitas-bakal-cawapres-erick-thohir-ridwan-kamil-dan-sandiaga-bertengger-di-3-besar-hEnmkKcThL.jpg</image><title></title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMxNC81L3g4bXBweTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa Erick Thohir menjadi nama terunggul dalam bursa calon wakil Presiden (Cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang. Namun demikian nama Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno juga muncul dan bertengger di tiga besar.

Erick Thohir dipilih masyarakat berdasarkan survei sebesar 19 persen, kemudian disusul Ridwan Kamil 16,7 persen dan Sandiaga Salahuddin Uno sebesar 14 persen.

&quot;Pak Erick masih di peringkat pertama, disusul Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno di peringkat tiga,&quot; kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya, Minggu (23/7/2023).

Sementara pada peringkat empat diduduki oleh Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 11,6 persen diikuti Khofifah Indar Parawansa sebesar enam persen. Nama Mahfud MD bersama Andika Perkasa juga muncul dengan masing-masing 5,5 persen dan 3,6 persen dipilih.

&quot;Dukungan terhadap ET meningkat, sementara nama lain cenderung stagnan dan menurun,&quot; ucapnya.

Jika kembali dikerucutkan dalam simulasi lima nama bacawapres, Erick Thohir, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno masih bertengger dalam tiga besar. Meski demikian tren Erick Thohir dianggap terus meningkatkan berbeda dengan Ridwan Kamil yang dianggap menurun sejak Mei 2023 hingga Juni 2023.

Sebagai informasi,  Penarikan survei ini dilakukan menggunakan metode Multistage Random Sampling yang dilakukan pada 20-24 Juni 2023. Adapun target sampelnya ialah mereka warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon selular.

Adapun responden yang didapat yaitu sebanyak 1.220 responden yang terjaring dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Mereka yang terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMxNC81L3g4bXBweTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa Erick Thohir menjadi nama terunggul dalam bursa calon wakil Presiden (Cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang. Namun demikian nama Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno juga muncul dan bertengger di tiga besar.

Erick Thohir dipilih masyarakat berdasarkan survei sebesar 19 persen, kemudian disusul Ridwan Kamil 16,7 persen dan Sandiaga Salahuddin Uno sebesar 14 persen.

&quot;Pak Erick masih di peringkat pertama, disusul Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno di peringkat tiga,&quot; kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya, Minggu (23/7/2023).

Sementara pada peringkat empat diduduki oleh Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 11,6 persen diikuti Khofifah Indar Parawansa sebesar enam persen. Nama Mahfud MD bersama Andika Perkasa juga muncul dengan masing-masing 5,5 persen dan 3,6 persen dipilih.

&quot;Dukungan terhadap ET meningkat, sementara nama lain cenderung stagnan dan menurun,&quot; ucapnya.

Jika kembali dikerucutkan dalam simulasi lima nama bacawapres, Erick Thohir, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno masih bertengger dalam tiga besar. Meski demikian tren Erick Thohir dianggap terus meningkatkan berbeda dengan Ridwan Kamil yang dianggap menurun sejak Mei 2023 hingga Juni 2023.

Sebagai informasi,  Penarikan survei ini dilakukan menggunakan metode Multistage Random Sampling yang dilakukan pada 20-24 Juni 2023. Adapun target sampelnya ialah mereka warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon selular.

Adapun responden yang didapat yaitu sebanyak 1.220 responden yang terjaring dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Mereka yang terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel.</content:encoded></item></channel></rss>
