<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Furnitur di Jepara Kebakaran, Kerugian Rp1,5 Miliar</title><description>Diduga akibat korsleting listrik, pabrik furnitur di Desa Bawu, Jepara, Jawa Tengah ludes bakar pada Minggu (23/7/2023) sore.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/512/2850952/pabrik-furnitur-di-jepara-kebakaran-kerugian-rp1-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/23/512/2850952/pabrik-furnitur-di-jepara-kebakaran-kerugian-rp1-5-miliar"/><item><title>Pabrik Furnitur di Jepara Kebakaran, Kerugian Rp1,5 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/23/512/2850952/pabrik-furnitur-di-jepara-kebakaran-kerugian-rp1-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/23/512/2850952/pabrik-furnitur-di-jepara-kebakaran-kerugian-rp1-5-miliar</guid><pubDate>Minggu 23 Juli 2023 23:09 WIB</pubDate><dc:creator>Alip Sutarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/23/512/2850952/pabrik-furnitur-di-jepara-kebakaran-kerugian-rp1-5-miliar-3uRfObDaBd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/23/512/2850952/pabrik-furnitur-di-jepara-kebakaran-kerugian-rp1-5-miliar-3uRfObDaBd.jpg</image><title>Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JEPARA - Diduga akibat korsleting listrik, pabrik furnitur di Desa Bawu, Jepara, Jawa Tengah ludes bakar pada Minggu (23/7/2023) sore. Akibat kebakaran ini, perusahaan menelan kerugian hingga miliaran rupiah.
Ledakan terjadi saat kebakaran yang menimpa pabrik furnitur PT Lancar Damai Sentosa di Desa Bawu, Jepara, Jawa Tengah, pada Minggu sore. Peristiwa ini sempat membuat panik warga sekitar.

BACA JUGA:
Diduga Korsleting, Klub Malam di Surabaya Kebakaran!

Ledakan berasal dari drum berisi minyak thinner yang terbakar di ruang finishing. Kobaran api dengan cepat melalap bangunan pabrik beserta isinya yang berupa barang furnitur siap ekspor, mesin pabrik, bahan finishing, serta peralatan kantor.
Peristiwa kebakaran terjadi di saat pabrik sedang libur kerja. Menurut salah seorang karyawan pabrik, Riski Adi Saputra, kebakaran dipicu dari percikan api yang muncul akibat korsleting listrik di bangunan tempat proses finishing.

BACA JUGA:
Damkar: Kebakaran RS Hermina Depok, Api Berasal dari Pantry Lantai 5

Kebakaran berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. Akibat kebakaran ini, perusahaan menelan kerugian hingga Rp1,5 miliar.

</description><content:encoded>JEPARA - Diduga akibat korsleting listrik, pabrik furnitur di Desa Bawu, Jepara, Jawa Tengah ludes bakar pada Minggu (23/7/2023) sore. Akibat kebakaran ini, perusahaan menelan kerugian hingga miliaran rupiah.
Ledakan terjadi saat kebakaran yang menimpa pabrik furnitur PT Lancar Damai Sentosa di Desa Bawu, Jepara, Jawa Tengah, pada Minggu sore. Peristiwa ini sempat membuat panik warga sekitar.

BACA JUGA:
Diduga Korsleting, Klub Malam di Surabaya Kebakaran!

Ledakan berasal dari drum berisi minyak thinner yang terbakar di ruang finishing. Kobaran api dengan cepat melalap bangunan pabrik beserta isinya yang berupa barang furnitur siap ekspor, mesin pabrik, bahan finishing, serta peralatan kantor.
Peristiwa kebakaran terjadi di saat pabrik sedang libur kerja. Menurut salah seorang karyawan pabrik, Riski Adi Saputra, kebakaran dipicu dari percikan api yang muncul akibat korsleting listrik di bangunan tempat proses finishing.

BACA JUGA:
Damkar: Kebakaran RS Hermina Depok, Api Berasal dari Pantry Lantai 5

Kebakaran berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. Akibat kebakaran ini, perusahaan menelan kerugian hingga Rp1,5 miliar.

</content:encoded></item></channel></rss>
