<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Minta Pj Kepala Daerah Netral Jelang Pemilu 2024</title><description>Saya minta rekan-rekan menjaga keberlangsungan pemerintahan dan mengambil posisi netral</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851094/mendagri-minta-pj-kepala-daerah-netral-jelang-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851094/mendagri-minta-pj-kepala-daerah-netral-jelang-pemilu-2024"/><item><title>Mendagri Minta Pj Kepala Daerah Netral Jelang Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851094/mendagri-minta-pj-kepala-daerah-netral-jelang-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851094/mendagri-minta-pj-kepala-daerah-netral-jelang-pemilu-2024</guid><pubDate>Senin 24 Juli 2023 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/24/337/2851094/mendagri-minta-pj-kepala-daerah-netral-jelang-pemilu-2024-Tti6kKNRG0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/24/337/2851094/mendagri-minta-pj-kepala-daerah-netral-jelang-pemilu-2024-Tti6kKNRG0.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para penjabat (Pj) kepala daerah harus  bersikap netral dan menjaga keberlangsungan pemerintahan jelang Pemilu dan Pilkada 2024.

&amp;ldquo;Khusus untuk teman-teman yang Pj banyak bupati, wali kota, gubernur yang Pj, saya tegaskan dalam kesempatan ini, saya minta rekan-rekan menjaga keberlangsungan pemerintahan dan mengambil posisi netral, tidak ikut dalam politik praktis kemenangan siapa pun, khusus untuk teman-teman penjabat, karena rekan-rekan adalah birokrat,&amp;rdquo; ujar Tito dikutip dari laman resmi Kemendagri, Senin (24/7/2023).


BACA JUGA:
Jokowi Minta Publik Tak Ribut Soal Pemilu 2024: Wong Capres-capres Ngopi Bareng&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dia menegaskan, keberadaan Pj. kepala daerah hanya untuk mengisi kekosongan kursi kepala daerah agar roda pemerintahan tetap berjalan. Sebagai seorang birokrat, Mendagri menegaskan, Pj. kepala daerah agar tidak berafiliasi dengan partai mana pun atau calon siapa pun.

&amp;ldquo;Karena sekali berafiliasi nanti akan menimbulkan kecemburuan lain dan akan menimbulkan kekisruhan politik, jadi ambil posisi netral, tidak ada politik praktis dukung mendukung,&amp;rdquo; jelas Tito.


BACA JUGA:
Belasan Ribu Kader PDIP Ikuti Jalan Sehat, Ganjar: Persiapan untuk Menangkan Pilpres 2024


Di lain sisi, Tito menjelaskan, sebagai negara demokrasi, pelaksanaan pemilu menjadi bagian penting bagi Indonesia.

Pasalnya, pemilu merupakan satu-satunya momentum bagi rakyat untuk terlibat penuh menentukan pemimpin, baik di tingkat pusat, daerah, maupun perwakilannya.&amp;ldquo;Oleh karena itu, kita sebagai negara demokrasi harus sukses, aman, lancar, nah bisa aman lancar karena melibatkan rakyat yang sangat besar, nomor empat terbesar di dunia ya kita ya,&quot; ujar Tito.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Sebut Gen Z dan Emak-Emak Jadi Kekuatan pada Pemilu 2024


Maka, sambungnya, semua stakeholder harus bekerja sama memerankan peran masing-masing demi mensukseskan Pemilu 2024.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para penjabat (Pj) kepala daerah harus  bersikap netral dan menjaga keberlangsungan pemerintahan jelang Pemilu dan Pilkada 2024.

&amp;ldquo;Khusus untuk teman-teman yang Pj banyak bupati, wali kota, gubernur yang Pj, saya tegaskan dalam kesempatan ini, saya minta rekan-rekan menjaga keberlangsungan pemerintahan dan mengambil posisi netral, tidak ikut dalam politik praktis kemenangan siapa pun, khusus untuk teman-teman penjabat, karena rekan-rekan adalah birokrat,&amp;rdquo; ujar Tito dikutip dari laman resmi Kemendagri, Senin (24/7/2023).


BACA JUGA:
Jokowi Minta Publik Tak Ribut Soal Pemilu 2024: Wong Capres-capres Ngopi Bareng&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dia menegaskan, keberadaan Pj. kepala daerah hanya untuk mengisi kekosongan kursi kepala daerah agar roda pemerintahan tetap berjalan. Sebagai seorang birokrat, Mendagri menegaskan, Pj. kepala daerah agar tidak berafiliasi dengan partai mana pun atau calon siapa pun.

&amp;ldquo;Karena sekali berafiliasi nanti akan menimbulkan kecemburuan lain dan akan menimbulkan kekisruhan politik, jadi ambil posisi netral, tidak ada politik praktis dukung mendukung,&amp;rdquo; jelas Tito.


BACA JUGA:
Belasan Ribu Kader PDIP Ikuti Jalan Sehat, Ganjar: Persiapan untuk Menangkan Pilpres 2024


Di lain sisi, Tito menjelaskan, sebagai negara demokrasi, pelaksanaan pemilu menjadi bagian penting bagi Indonesia.

Pasalnya, pemilu merupakan satu-satunya momentum bagi rakyat untuk terlibat penuh menentukan pemimpin, baik di tingkat pusat, daerah, maupun perwakilannya.&amp;ldquo;Oleh karena itu, kita sebagai negara demokrasi harus sukses, aman, lancar, nah bisa aman lancar karena melibatkan rakyat yang sangat besar, nomor empat terbesar di dunia ya kita ya,&quot; ujar Tito.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Sebut Gen Z dan Emak-Emak Jadi Kekuatan pada Pemilu 2024


Maka, sambungnya, semua stakeholder harus bekerja sama memerankan peran masing-masing demi mensukseskan Pemilu 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
