<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Wejangan dari KPK, Menag Ungkap Peran Penting Keluarga untuk Cegah Korupsi</title><description>Menurut Gus Yaqut, peran pasangan para pejabat negara sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851274/terima-wejangan-dari-kpk-menag-ungkap-peran-penting-keluarga-untuk-cegah-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851274/terima-wejangan-dari-kpk-menag-ungkap-peran-penting-keluarga-untuk-cegah-korupsi"/><item><title>Terima Wejangan dari KPK, Menag Ungkap Peran Penting Keluarga untuk Cegah Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851274/terima-wejangan-dari-kpk-menag-ungkap-peran-penting-keluarga-untuk-cegah-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851274/terima-wejangan-dari-kpk-menag-ungkap-peran-penting-keluarga-untuk-cegah-korupsi</guid><pubDate>Senin 24 Juli 2023 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/24/337/2851274/terima-wejangan-dari-kpk-menag-ungkap-peran-penting-keluarga-untuk-cegah-korupsi-6ZuS3nGBpc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menag Gus Yaqut (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/24/337/2851274/terima-wejangan-dari-kpk-menag-ungkap-peran-penting-keluarga-untuk-cegah-korupsi-6ZuS3nGBpc.jpg</image><title>Menag Gus Yaqut (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC8xLzE2ODM1NS81L3g4bXFoNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau yang karib disapa Gus Yaqut bersama dengan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) rampung dibekali penguatan integritas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Menurut Gus Yaqut, peran pasangan para pejabat negara sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.
Oleh karenanya, Gus Yaqut dan jajaran Kemenag mengajak para istrinya untuk menghadiri undangan KPK dalam rangka penguatan integritas, hari ini. Sebab, ia yakin, keluarga terutama istri merupakan faktor utama pejabat negara untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi.

BACA JUGA:
Simpan Tembakau Sintetis, Bobby Joseph Sempat Mengelak saat Digeruduk Polisi

&quot;Kenapa kemudian keluarga diajak, pasangan diajak, istri diajak, saya kira ini juga menjadi penting untuk menjadi daya cegah atau rem buat para suami atau pasangannya yang menjadi pejabat agar tidak serakah,&quot; kata Yaqut di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2023).

BACA JUGA:
3 Pelaku Kekerasan Seksual di Ciputat Belum Dihukum, RPA Perindo Datangi Kantor P2TP2A

Gus Yaqut mengingatkan kepada para pejabat Kemenag untuk tidak menerima pemberian apapun yang bukan haknya. Oleh karenanya, sebenarnya istri wajib mengetahui asal usul sumber keuangan suaminya. Agar, istri bisa menjadi pengingat bagi para suami untuk tidak serakah.&quot;Menerima apa yang memang menjadi haknya dan tidak kemudian berusaha mencari-cari apa yang tidak menjadi haknya. Posisi pasangan menjadi sangat penting karena yang paling dekat dan paling bisa mengingatkan kita tentu pasangan kita masing-masing,&quot; terang Yaqut.

BACA JUGA:
Relawan Ganjar Pranowo Fasilitasi Generasi Milenial Lampung Berekspresi

Yaqut mengapresiasi program pendidikan antikorupsi yang digelar KPK ini. Menurutnya, program ini penting untuk mengingatkan para penyelenggara negara agar tidak terjerumus kasus korupsi. Ia juga berharap kedepannya para rektor di bawah naungan Kemenag mendapat penguatan integritas dari KPK.

BACA JUGA:
Dunia Kekurangan, Jokowi Kucurkan Rp700 Miliar ke Pindad Tingkatkan Produksi Peluru

&quot;Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan bukan hanya di jajaran Kementerian Agama di eselon 1 tapi juga di kepala rektor bahkan kepala kantor wilayah. Karena mereka juga kuasa pengguna anggaran semua wajib hukumnya untuk memahami norma-norma antikorupsi,&quot; katanya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC8xLzE2ODM1NS81L3g4bXFoNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau yang karib disapa Gus Yaqut bersama dengan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) rampung dibekali penguatan integritas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Menurut Gus Yaqut, peran pasangan para pejabat negara sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.
Oleh karenanya, Gus Yaqut dan jajaran Kemenag mengajak para istrinya untuk menghadiri undangan KPK dalam rangka penguatan integritas, hari ini. Sebab, ia yakin, keluarga terutama istri merupakan faktor utama pejabat negara untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi.

BACA JUGA:
Simpan Tembakau Sintetis, Bobby Joseph Sempat Mengelak saat Digeruduk Polisi

&quot;Kenapa kemudian keluarga diajak, pasangan diajak, istri diajak, saya kira ini juga menjadi penting untuk menjadi daya cegah atau rem buat para suami atau pasangannya yang menjadi pejabat agar tidak serakah,&quot; kata Yaqut di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2023).

BACA JUGA:
3 Pelaku Kekerasan Seksual di Ciputat Belum Dihukum, RPA Perindo Datangi Kantor P2TP2A

Gus Yaqut mengingatkan kepada para pejabat Kemenag untuk tidak menerima pemberian apapun yang bukan haknya. Oleh karenanya, sebenarnya istri wajib mengetahui asal usul sumber keuangan suaminya. Agar, istri bisa menjadi pengingat bagi para suami untuk tidak serakah.&quot;Menerima apa yang memang menjadi haknya dan tidak kemudian berusaha mencari-cari apa yang tidak menjadi haknya. Posisi pasangan menjadi sangat penting karena yang paling dekat dan paling bisa mengingatkan kita tentu pasangan kita masing-masing,&quot; terang Yaqut.

BACA JUGA:
Relawan Ganjar Pranowo Fasilitasi Generasi Milenial Lampung Berekspresi

Yaqut mengapresiasi program pendidikan antikorupsi yang digelar KPK ini. Menurutnya, program ini penting untuk mengingatkan para penyelenggara negara agar tidak terjerumus kasus korupsi. Ia juga berharap kedepannya para rektor di bawah naungan Kemenag mendapat penguatan integritas dari KPK.

BACA JUGA:
Dunia Kekurangan, Jokowi Kucurkan Rp700 Miliar ke Pindad Tingkatkan Produksi Peluru

&quot;Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan bukan hanya di jajaran Kementerian Agama di eselon 1 tapi juga di kepala rektor bahkan kepala kantor wilayah. Karena mereka juga kuasa pengguna anggaran semua wajib hukumnya untuk memahami norma-norma antikorupsi,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
