<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libatkan 7.500 Prajurit, Latihan Gabungan TNI Dibagi Jadi 3 Wilayah</title><description>Yudo mengungkapkan, latgab ini merupakan salah satu komitmennya dalam rangka meguji sistem pembinaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851556/libatkan-7-500-prajurit-latihan-gabungan-tni-dibagi-jadi-3-wilayah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851556/libatkan-7-500-prajurit-latihan-gabungan-tni-dibagi-jadi-3-wilayah"/><item><title>Libatkan 7.500 Prajurit, Latihan Gabungan TNI Dibagi Jadi 3 Wilayah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851556/libatkan-7-500-prajurit-latihan-gabungan-tni-dibagi-jadi-3-wilayah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/24/337/2851556/libatkan-7-500-prajurit-latihan-gabungan-tni-dibagi-jadi-3-wilayah</guid><pubDate>Senin 24 Juli 2023 21:23 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/24/337/2851556/libatkan-7-500-prajurit-latihan-gabungan-tni-dibagi-jadi-3-wilayah-VjPtNMwUc3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/24/337/2851556/libatkan-7-500-prajurit-latihan-gabungan-tni-dibagi-jadi-3-wilayah-VjPtNMwUc3.jpg</image><title>Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy82LzE2ODM0NS81L3g4bXFtcng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Tentara Nasional Indonesia (TNI) bakal menggelar latihan gabungan (Latgab) yang melibatkan tiga matra yaitu angkatan darat (AD), angkatan laut (AL), dan angkatan udara (AU). Sekitar 7.500 prajurit dilibatkan dalam latgab yang juga bertujuan untuk mengetes alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada Agustus mendatang itu.
Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono mengatakan, latgab kali ini bakal disebar di tiga wilayah. Ketiganya yakni Kogabwilhan I dilaksanakan di Dabo Singkep, Kepulauan Riau; Kagobwilhan II latihan di Asembagus, Jawa Timur; dan Kagobwilhan III di Ransiki, Papua Barat.
&quot;Pada hari ini kita laksanakan tactical floor game (TFG). Ini memberikan pemahaman kepada satuan bawah, jajaran bawah yang terlibat,&amp;rdquo; kata Yudo di Sesko TNI, Kota Bandung, Senin (24/7/2023).

BACA JUGA:
Demi Sepakbola Indonesia, Rahmad Darmawan Hormati Aturan Larangan Kehadiran Suporter Tim Tamu di Liga 1 2023-2024

Yudo mengungkapkan, latgab ini merupakan salah satu komitmennya dalam rangka meguji sistem pembinaan. Di samping itu, latgab penting sebagai kesiapan TNI dalam berbagai situasi, termasuk peperangan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

BACA JUGA:
Pantai Kelingking Bali Bakal Punya Lift Kaca 182 Meter, Sandiaga Tekankan Aspek Keselamatan

Peperangan sendiri, lanjut Yudo, penyebabnya cukup banyak. Selain karena wilayah, peperangan pun bisa meletus karena ekonomi.Meski demikian, Yudo memastikan bahwa hingga saat ini, belum ada situasi yang mengarah pada terjadinya peperangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Demi Sepakbola Indonesia, Rahmad Darmawan Hormati Aturan Larangan Kehadiran Suporter Tim Tamu di Liga 1 2023-2024

&quot;Kita TNI sesuai dengan tugas pokok yang diemban tetap melaksanakan pembinaan, pembinaan tempur. Kesiapsiagaan operasional pembinaan tempur atau perang ini ya dengan latihan ini. Baik secara individu maupun gabungan, baik latihan di tingkat matra atau antar matra yang dilaksanakan mabes TNI sebagai bagian pembinaan,&quot; kata Yudo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy82LzE2ODM0NS81L3g4bXFtcng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Tentara Nasional Indonesia (TNI) bakal menggelar latihan gabungan (Latgab) yang melibatkan tiga matra yaitu angkatan darat (AD), angkatan laut (AL), dan angkatan udara (AU). Sekitar 7.500 prajurit dilibatkan dalam latgab yang juga bertujuan untuk mengetes alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada Agustus mendatang itu.
Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono mengatakan, latgab kali ini bakal disebar di tiga wilayah. Ketiganya yakni Kogabwilhan I dilaksanakan di Dabo Singkep, Kepulauan Riau; Kagobwilhan II latihan di Asembagus, Jawa Timur; dan Kagobwilhan III di Ransiki, Papua Barat.
&quot;Pada hari ini kita laksanakan tactical floor game (TFG). Ini memberikan pemahaman kepada satuan bawah, jajaran bawah yang terlibat,&amp;rdquo; kata Yudo di Sesko TNI, Kota Bandung, Senin (24/7/2023).

BACA JUGA:
Demi Sepakbola Indonesia, Rahmad Darmawan Hormati Aturan Larangan Kehadiran Suporter Tim Tamu di Liga 1 2023-2024

Yudo mengungkapkan, latgab ini merupakan salah satu komitmennya dalam rangka meguji sistem pembinaan. Di samping itu, latgab penting sebagai kesiapan TNI dalam berbagai situasi, termasuk peperangan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

BACA JUGA:
Pantai Kelingking Bali Bakal Punya Lift Kaca 182 Meter, Sandiaga Tekankan Aspek Keselamatan

Peperangan sendiri, lanjut Yudo, penyebabnya cukup banyak. Selain karena wilayah, peperangan pun bisa meletus karena ekonomi.Meski demikian, Yudo memastikan bahwa hingga saat ini, belum ada situasi yang mengarah pada terjadinya peperangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Demi Sepakbola Indonesia, Rahmad Darmawan Hormati Aturan Larangan Kehadiran Suporter Tim Tamu di Liga 1 2023-2024

&quot;Kita TNI sesuai dengan tugas pokok yang diemban tetap melaksanakan pembinaan, pembinaan tempur. Kesiapsiagaan operasional pembinaan tempur atau perang ini ya dengan latihan ini. Baik secara individu maupun gabungan, baik latihan di tingkat matra atau antar matra yang dilaksanakan mabes TNI sebagai bagian pembinaan,&quot; kata Yudo.</content:encoded></item></channel></rss>
