<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK: OTT Pejabat Basarnas Diduga Suap Pengadaan Barang dan Jasa   </title><description>Oknum pejabat Basarnas tersebut diduga terlibat praktik suap terkait pengadaan barang dan jasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/25/337/2852120/kpk-ott-pejabat-basarnas-diduga-suap-pengadaan-barang-dan-jasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/25/337/2852120/kpk-ott-pejabat-basarnas-diduga-suap-pengadaan-barang-dan-jasa"/><item><title>KPK: OTT Pejabat Basarnas Diduga Suap Pengadaan Barang dan Jasa   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/25/337/2852120/kpk-ott-pejabat-basarnas-diduga-suap-pengadaan-barang-dan-jasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/25/337/2852120/kpk-ott-pejabat-basarnas-diduga-suap-pengadaan-barang-dan-jasa</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2023 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/25/337/2852120/kpk-ott-pejabat-basarnas-diduga-suap-pengadaan-barang-dan-jasa-Puogngr1fu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/25/337/2852120/kpk-ott-pejabat-basarnas-diduga-suap-pengadaan-barang-dan-jasa-Puogngr1fu.jpg</image><title>Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM4Ni81L3g4bXJuMXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tim Kedeputian Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan penyelenggara negara dan pihak swasta saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Jakarta dan Bekasi, hari ini.
Adapun, penyelenggara negara yang diamankan dalam OTT tersebut yakni, pejabat Badan SAR Nasional (Basarnas). Oknum pejabat Basarnas tersebut diduga terlibat praktik suap terkait pengadaan barang dan jasa.

BACA JUGA:
Kisah Tragis 2 Rival Susy Susanti asal China: Berjuang Lewati Kemiskinan hingga Dicap Pengkhianat oleh Pemerintah China!

&quot;Atas dugaan penyerahan uang terkait tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa,&quot; kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Selasa (25/7/2023).
Saat ini pejabat Basarnas dan pihak lainnya yang diamankan dalam OTT tersebut sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Tim KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan tersebut.

BACA JUGA:
Kunjungi Gerai Bordir Kudus, Ketua DPR Tekankan Promosi Wastra Nusantara
&quot;Kami masih dalam proses pemeriksaan mohon bersabar untuk informasi lengkapnya akan kami sampaikan esok setelah kami memeriksa selama 1x24 jam,&quot; jelas Ghufron.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rapor Bank Jatim di Semester I-2023, Penyaluran Kredit Naik hingga 13%

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK berjanji akan mengupdate perkembangan dari OTT Pejabat Basarnas tersebut.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM4Ni81L3g4bXJuMXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tim Kedeputian Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan penyelenggara negara dan pihak swasta saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Jakarta dan Bekasi, hari ini.
Adapun, penyelenggara negara yang diamankan dalam OTT tersebut yakni, pejabat Badan SAR Nasional (Basarnas). Oknum pejabat Basarnas tersebut diduga terlibat praktik suap terkait pengadaan barang dan jasa.

BACA JUGA:
Kisah Tragis 2 Rival Susy Susanti asal China: Berjuang Lewati Kemiskinan hingga Dicap Pengkhianat oleh Pemerintah China!

&quot;Atas dugaan penyerahan uang terkait tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa,&quot; kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Selasa (25/7/2023).
Saat ini pejabat Basarnas dan pihak lainnya yang diamankan dalam OTT tersebut sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Tim KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan tersebut.

BACA JUGA:
Kunjungi Gerai Bordir Kudus, Ketua DPR Tekankan Promosi Wastra Nusantara
&quot;Kami masih dalam proses pemeriksaan mohon bersabar untuk informasi lengkapnya akan kami sampaikan esok setelah kami memeriksa selama 1x24 jam,&quot; jelas Ghufron.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rapor Bank Jatim di Semester I-2023, Penyaluran Kredit Naik hingga 13%

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK berjanji akan mengupdate perkembangan dari OTT Pejabat Basarnas tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
