<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bripda Ignatius Dwi Tewas Diduga Ditembak Sesama Polisi</title><description>Bripda Ignatius Dwi Tewas Diduga Ditembak Sesama Polisi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852662/bripda-ignatius-dwi-tewas-diduga-ditembak-sesama-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852662/bripda-ignatius-dwi-tewas-diduga-ditembak-sesama-polisi"/><item><title>Bripda Ignatius Dwi Tewas Diduga Ditembak Sesama Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852662/bripda-ignatius-dwi-tewas-diduga-ditembak-sesama-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852662/bripda-ignatius-dwi-tewas-diduga-ditembak-sesama-polisi</guid><pubDate>Rabu 26 Juli 2023 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/337/2852662/bripda-ignatius-dwi-tewas-diduga-ditembak-sesama-polisi-n5UbbP2Css.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (Foto : Dok Humas Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/337/2852662/bripda-ignatius-dwi-tewas-diduga-ditembak-sesama-polisi-n5UbbP2Css.jpg</image><title>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (Foto : Dok Humas Polri)</title></images><description>


JAKARTA - Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage tewas akibat diduga ditembak oleh rekannya sesama personel kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Rusun Polri Cikeas Gunung Putri, Bogor.

&quot;Telah terjadi peristiwa tindak pidana karena kelalaian mengakibatkan matinya orang yaitu Bripda IDF,&quot; kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Rabu (26/7/2023).

Ramadhan menyebut, dalam peristiwa dugaan penembakan itu, sudah ada dua polisi yang disebut sebagai tersangka, yaitu Bripda IMS dan Bripka IG.

Bahkan, menurut Ramadhan, mereka berdua telah ditangkap untuk proses penyidikan terkait peristiwa itu.




BACA JUGA:
Operasi Seroja Timor Timur, Kisah Prajurit Kopasssus Ditembaki Fretilin hingga Dilempar Granat









&quot;Terhadap tersangka yaitu Bripda IMS dan Bripka IG telah diamankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa tersebut,&quot; ujar Ramadhan.

Ia mengatakan, saat ini kasus tersebut ditangani tim gabungan Propam dan Reskrim untuk mendalami terjadinya pelanggaran disiplin, kode etik ataupun pidana yang dilakukan pelaku.






BACA JUGA:
Kemenko Perekonomian Bantah Pengawal Airlangga Hartarto Ancam Tembak Wartawan








&quot;Yang pasti Polri tidak akan memberikan toleransi kepada oknum yang melanggar ketentuan atau perundangan yang berlaku,&quot; tutur Ramadhan.



</description><content:encoded>


JAKARTA - Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage tewas akibat diduga ditembak oleh rekannya sesama personel kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Rusun Polri Cikeas Gunung Putri, Bogor.

&quot;Telah terjadi peristiwa tindak pidana karena kelalaian mengakibatkan matinya orang yaitu Bripda IDF,&quot; kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Rabu (26/7/2023).

Ramadhan menyebut, dalam peristiwa dugaan penembakan itu, sudah ada dua polisi yang disebut sebagai tersangka, yaitu Bripda IMS dan Bripka IG.

Bahkan, menurut Ramadhan, mereka berdua telah ditangkap untuk proses penyidikan terkait peristiwa itu.




BACA JUGA:
Operasi Seroja Timor Timur, Kisah Prajurit Kopasssus Ditembaki Fretilin hingga Dilempar Granat









&quot;Terhadap tersangka yaitu Bripda IMS dan Bripka IG telah diamankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa tersebut,&quot; ujar Ramadhan.

Ia mengatakan, saat ini kasus tersebut ditangani tim gabungan Propam dan Reskrim untuk mendalami terjadinya pelanggaran disiplin, kode etik ataupun pidana yang dilakukan pelaku.






BACA JUGA:
Kemenko Perekonomian Bantah Pengawal Airlangga Hartarto Ancam Tembak Wartawan








&quot;Yang pasti Polri tidak akan memberikan toleransi kepada oknum yang melanggar ketentuan atau perundangan yang berlaku,&quot; tutur Ramadhan.



</content:encoded></item></channel></rss>
