<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Deklarasi Komitmen Kebangsaan dalam Perayaan HUT ke-48</title><description>Cholil Nafis membacakan deklarasi Mitsaq Wathoni atau Komitmen Kebangsaan dalam HUT ke-48 MUI</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852771/mui-deklarasi-komitmen-kebangsaan-dalam-perayaan-hut-ke-48</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852771/mui-deklarasi-komitmen-kebangsaan-dalam-perayaan-hut-ke-48"/><item><title>MUI Deklarasi Komitmen Kebangsaan dalam Perayaan HUT ke-48</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852771/mui-deklarasi-komitmen-kebangsaan-dalam-perayaan-hut-ke-48</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/26/337/2852771/mui-deklarasi-komitmen-kebangsaan-dalam-perayaan-hut-ke-48</guid><pubDate>Rabu 26 Juli 2023 22:58 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/337/2852771/mui-deklarasi-komitmen-kebangsaan-dalam-perayaan-hut-ke-48-iSEwe9Al0X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/337/2852771/mui-deklarasi-komitmen-kebangsaan-dalam-perayaan-hut-ke-48-iSEwe9Al0X.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNi8xLzE2ODQyNy81L3g4bXNyZXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis membacakan deklarasi Mitsaq Wathoni atau Komitmen Kebangsaan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 MUI.
Pembacaan deklarasi ini, seusai komitmen kebangsaan tersebut ditandatangani tiga Waketum, sekjen MUI, ketua panitia pelaksana serta MUI bidang seni budaya, Zainut Tauhid Saadi.
&quot;Kami majelis ulama indonesia bersama seluruh komponen bangsa, yang hadir pada acara tasyakur milad MUI ke-48, tanggal 8 muharram 14445 Hijriah, bertepatan dengan 26 Juli 2023 Masehi, menyatakan Mitsaq Wathoni, kesepakatan kebangsaan,&quot; ujar Cholil dalam pidatonya, Rabu (26/7/2023).

BACA JUGA:
Begini Nasib Messi dari Asia, Egy Maulana Vikri dan Chanathip Songkrasin yang Kini Pulang Kampung Usai Abroad

Adapun Mitsaq Wathoni tersebut berisikan sikap MUI dalam memelihara kerukunan umat beragama. Termasuk, mengawal berjalannya pemilu dengan aman dan damai, berikut isinya:
1. Senantiasa menjaga keutuhan NKRI sebagai kesepakatan al Nissad dalam semangat merawat dan memelihara bhinneka tunggal ika

BACA JUGA:
Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan yang Anaknya Viral Ngadu ke Jokowi dan Kapolri

2. Konsisten dalam menegakkan sserya memperjuangkan keadilan rakyat sebagai sebuah integritas warga bangsa yang beradab, good citizenship dalam seluruh rentang perjalanan mengisi kemerdekaan Indonesia3. Siap mensukseskan proses pemilihan umum pemilu sebagai ikhtiar kontitusional untuk mencari pemimpin bangsa terbaik dalam semangat persaudaraan sebangsa dan setanah air, ukhuwah wataniah
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Temukan 6 Titik Ladang Ganja di Kaki Gunung Api Sinabung

4. Selalu menjunjung tinggi etika dan akhlak dalam proses pemilu termasuk menolak politik uang, money politik dan segala bentuk intimidasi
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Anak Legenda Bulu Tangkis Indonesia Marcus Fernaldi Gideon

5. Mengajak semua komponen bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNi8xLzE2ODQyNy81L3g4bXNyZXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis membacakan deklarasi Mitsaq Wathoni atau Komitmen Kebangsaan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 MUI.
Pembacaan deklarasi ini, seusai komitmen kebangsaan tersebut ditandatangani tiga Waketum, sekjen MUI, ketua panitia pelaksana serta MUI bidang seni budaya, Zainut Tauhid Saadi.
&quot;Kami majelis ulama indonesia bersama seluruh komponen bangsa, yang hadir pada acara tasyakur milad MUI ke-48, tanggal 8 muharram 14445 Hijriah, bertepatan dengan 26 Juli 2023 Masehi, menyatakan Mitsaq Wathoni, kesepakatan kebangsaan,&quot; ujar Cholil dalam pidatonya, Rabu (26/7/2023).

BACA JUGA:
Begini Nasib Messi dari Asia, Egy Maulana Vikri dan Chanathip Songkrasin yang Kini Pulang Kampung Usai Abroad

Adapun Mitsaq Wathoni tersebut berisikan sikap MUI dalam memelihara kerukunan umat beragama. Termasuk, mengawal berjalannya pemilu dengan aman dan damai, berikut isinya:
1. Senantiasa menjaga keutuhan NKRI sebagai kesepakatan al Nissad dalam semangat merawat dan memelihara bhinneka tunggal ika

BACA JUGA:
Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan yang Anaknya Viral Ngadu ke Jokowi dan Kapolri

2. Konsisten dalam menegakkan sserya memperjuangkan keadilan rakyat sebagai sebuah integritas warga bangsa yang beradab, good citizenship dalam seluruh rentang perjalanan mengisi kemerdekaan Indonesia3. Siap mensukseskan proses pemilihan umum pemilu sebagai ikhtiar kontitusional untuk mencari pemimpin bangsa terbaik dalam semangat persaudaraan sebangsa dan setanah air, ukhuwah wataniah
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Temukan 6 Titik Ladang Ganja di Kaki Gunung Api Sinabung

4. Selalu menjunjung tinggi etika dan akhlak dalam proses pemilu termasuk menolak politik uang, money politik dan segala bentuk intimidasi
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Anak Legenda Bulu Tangkis Indonesia Marcus Fernaldi Gideon

5. Mengajak semua komponen bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia.



</content:encoded></item></channel></rss>
