<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semangati Anak Putus Sekolah di Banjarnegara, Ganjar: Cita-citanya Jadi Dokter   </title><description>Ganjar juga mengajak orang-orang terdekat agar terus memberikan motivasi supaya anak putus sekolah mampu mewujudkan cita-citanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/26/512/2852223/semangati-anak-putus-sekolah-di-banjarnegara-ganjar-cita-citanya-jadi-dokter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/26/512/2852223/semangati-anak-putus-sekolah-di-banjarnegara-ganjar-cita-citanya-jadi-dokter"/><item><title>Semangati Anak Putus Sekolah di Banjarnegara, Ganjar: Cita-citanya Jadi Dokter   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/26/512/2852223/semangati-anak-putus-sekolah-di-banjarnegara-ganjar-cita-citanya-jadi-dokter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/26/512/2852223/semangati-anak-putus-sekolah-di-banjarnegara-ganjar-cita-citanya-jadi-dokter</guid><pubDate>Rabu 26 Juli 2023 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Elis Novit</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/512/2852223/semangati-anak-putus-sekolah-di-banjarnegara-ganjar-cita-citanya-jadi-dokter-mU4GiX6D2B.png" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar memberikan motivasi kepada anak yang putus sekolah di Banjarnegara. (Foto: Elis Novit)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/512/2852223/semangati-anak-putus-sekolah-di-banjarnegara-ganjar-cita-citanya-jadi-dokter-mU4GiX6D2B.png</image><title>Ganjar memberikan motivasi kepada anak yang putus sekolah di Banjarnegara. (Foto: Elis Novit)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMzNC81L3g4bXB5Nm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANJARNEGARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyemangati seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang putus sekolah saat kelas 3 SD. Anak tersebut ditemui Ganjar saat meninjau langsung penanganan kemiskinan ekstrem di Desa Gumingsir, Kecamatan Pegantan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, pihaknya telah membantu pembangunan rumah yang layak bagi warga di desa tersebut. Tak hanya itu, sarana penunjang seperti air dan listrik juga sudah disediakan. Namun, masih ada anak-anak di desa tersebut yang putus sekolah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Turun ke Desa Pastikan Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Berjalan Baik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Problem besarnya bapak ibunya merantau bekerja, sehingga putus sekolah kelas 3 SD, ini yang kita kejar. Kita menemukan anak ini tidak sekolah, kita minta dia untuk sekolah, kita gratiskan semua. Anaknya usia 15 tahun, saya khawatir nanti dinikahkan dini, cita-citanya jadi dokter lho,&amp;rdquo; kata Ganjar, Selasa (25/7/2023).

Ganjar juga mengajak orang-orang terdekat agar terus memberikan motivasi supaya anak putus sekolah mampu mewujudkan cita-citanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Gelar Ngopi Bareng Warga Desa di Banjarnegara, Serap Aspirasi Masyarakat&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Bacapres yang didukung oleh Partai Perindo terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Ganjar turun ke desa dan bertemu langsung dengan warga di daerah terpencil.

Ganjar turun ke bawah untuk memastikam programnya tentang pengentasan kemiskinan ekstrem dapat terlaksana dengan baik.  Ganjar melihat dan menemui langsung warga penerima bantuan bedah rumah di desa berkategori miskin ekstrem itu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMzNC81L3g4bXB5Nm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANJARNEGARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyemangati seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang putus sekolah saat kelas 3 SD. Anak tersebut ditemui Ganjar saat meninjau langsung penanganan kemiskinan ekstrem di Desa Gumingsir, Kecamatan Pegantan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, pihaknya telah membantu pembangunan rumah yang layak bagi warga di desa tersebut. Tak hanya itu, sarana penunjang seperti air dan listrik juga sudah disediakan. Namun, masih ada anak-anak di desa tersebut yang putus sekolah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Turun ke Desa Pastikan Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Berjalan Baik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Problem besarnya bapak ibunya merantau bekerja, sehingga putus sekolah kelas 3 SD, ini yang kita kejar. Kita menemukan anak ini tidak sekolah, kita minta dia untuk sekolah, kita gratiskan semua. Anaknya usia 15 tahun, saya khawatir nanti dinikahkan dini, cita-citanya jadi dokter lho,&amp;rdquo; kata Ganjar, Selasa (25/7/2023).

Ganjar juga mengajak orang-orang terdekat agar terus memberikan motivasi supaya anak putus sekolah mampu mewujudkan cita-citanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Gelar Ngopi Bareng Warga Desa di Banjarnegara, Serap Aspirasi Masyarakat&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Bacapres yang didukung oleh Partai Perindo terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Ganjar turun ke desa dan bertemu langsung dengan warga di daerah terpencil.

Ganjar turun ke bawah untuk memastikam programnya tentang pengentasan kemiskinan ekstrem dapat terlaksana dengan baik.  Ganjar melihat dan menemui langsung warga penerima bantuan bedah rumah di desa berkategori miskin ekstrem itu.</content:encoded></item></channel></rss>
