<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perempuan Jadi Imam, Wapres: Bukan Perbedaan Itu Penyimpangan Namanya</title><description>Hal itu diungkapkan Wapres saat menghadiri Milad MUI ke-48, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (26/7/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/27/337/2852801/perempuan-jadi-imam-wapres-bukan-perbedaan-itu-penyimpangan-namanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/27/337/2852801/perempuan-jadi-imam-wapres-bukan-perbedaan-itu-penyimpangan-namanya"/><item><title>Perempuan Jadi Imam, Wapres: Bukan Perbedaan Itu Penyimpangan Namanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/27/337/2852801/perempuan-jadi-imam-wapres-bukan-perbedaan-itu-penyimpangan-namanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/27/337/2852801/perempuan-jadi-imam-wapres-bukan-perbedaan-itu-penyimpangan-namanya</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 00:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/337/2852801/perempuan-jadi-imam-wapres-bukan-perbedaan-itu-penyimpangan-namanya-exf5cf4tCQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/337/2852801/perempuan-jadi-imam-wapres-bukan-perbedaan-itu-penyimpangan-namanya-exf5cf4tCQ.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNi8xLzE2ODQyOS81L3g4bXNzZnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyinggung soal perempuan menjadi imam. Wapres menegaskan perempuan jadi imam merupakan penyimpangan. Hal itu diungkapkan Wapres saat menghadiri Milad MUI ke-48, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Sebelumnya ramai ada seorang perempuan yang menjadi imam di Pondok Pesantren Al Kafiyah, Langkat Sumatera Utara. &amp;ldquo;Misalnya perempuan jadi imam, itu bukan perbedaan, itu penyimpangan namanya itu. Saya kira itu jelas,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya.

BACA JUGA:
6 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Diabetes, Apa Saja?

Wapres menjelaskan terkait penyimpangan dan perbedaan pendapat. &amp;ldquo;Nah ini ada orang juga yang penyimpangan dianggap inhiraf dianggap sebagai perbedaan. Ini ada perbedaan, istilahnya antara ikhtilaf dan inhiraf, maka itu kaidahnya, tidak diingkari terjadinya perbedaan, tapi yang diingkari itu sesuatu yang sudah given, tau-tau ada pendapat yang berbeda, itu bukan ikhtilaf, tapi itu penyimpangan.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Sikat Jaksa Nakal, Jaksa Agung Dinilai Berani Tak Kenal Kompromi

&amp;ldquo;Ikhtilaf itu ditoleransi, inhiraf itu diamputasi, Ini yang kadang-kadang ada orang, oh ini perbedaan, itu bukan perbedaan, itu penyimpangan. Jadi kalau Perbedaan ditoleransi, penyimpangan tidak. Dia keluar dari wilayah perbedaan,&amp;rdquo; paparnya.

Oleh karena itu, Wapres meminta agar MUI proporsional dalam menghadapi polemik yang terjadi di Indonesia. MUI, kata Wapres juga harus memberikan arah ketika ada penyimpangan. &amp;ldquo;Makanya MUI harus mendudukkan proporsional. Ini MUI konsisten begitu, mudah-mudahan sampai sekarang begitu.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Damkar: Tak Ada Korban dalam Kebakaran Apartemen Urbantown Tangsel

&amp;ldquo;Dalam hal ikhtilaf pun MUI memberikan mana yang harus dipegang umat. Karena MUI itu misinya Al-Irsyadiyah. Memberikan petunjuk. Maka MUI namanya murayidun institusiunilun. Dulu saya istilahnya imamah institusionaliyah. Imamnya adalah lembaga. Siapa itu paling pantas imamah institusionaliyah, ya MUI. Karena didalamnya ada ormas-ormas islam. Sekarang saya keluarkan mursyidun institusionaliyun. Jadi MUI beri arah,&amp;rdquo; tandasnya.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNi8xLzE2ODQyOS81L3g4bXNzZnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyinggung soal perempuan menjadi imam. Wapres menegaskan perempuan jadi imam merupakan penyimpangan. Hal itu diungkapkan Wapres saat menghadiri Milad MUI ke-48, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Sebelumnya ramai ada seorang perempuan yang menjadi imam di Pondok Pesantren Al Kafiyah, Langkat Sumatera Utara. &amp;ldquo;Misalnya perempuan jadi imam, itu bukan perbedaan, itu penyimpangan namanya itu. Saya kira itu jelas,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya.

BACA JUGA:
6 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Diabetes, Apa Saja?

Wapres menjelaskan terkait penyimpangan dan perbedaan pendapat. &amp;ldquo;Nah ini ada orang juga yang penyimpangan dianggap inhiraf dianggap sebagai perbedaan. Ini ada perbedaan, istilahnya antara ikhtilaf dan inhiraf, maka itu kaidahnya, tidak diingkari terjadinya perbedaan, tapi yang diingkari itu sesuatu yang sudah given, tau-tau ada pendapat yang berbeda, itu bukan ikhtilaf, tapi itu penyimpangan.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Sikat Jaksa Nakal, Jaksa Agung Dinilai Berani Tak Kenal Kompromi

&amp;ldquo;Ikhtilaf itu ditoleransi, inhiraf itu diamputasi, Ini yang kadang-kadang ada orang, oh ini perbedaan, itu bukan perbedaan, itu penyimpangan. Jadi kalau Perbedaan ditoleransi, penyimpangan tidak. Dia keluar dari wilayah perbedaan,&amp;rdquo; paparnya.

Oleh karena itu, Wapres meminta agar MUI proporsional dalam menghadapi polemik yang terjadi di Indonesia. MUI, kata Wapres juga harus memberikan arah ketika ada penyimpangan. &amp;ldquo;Makanya MUI harus mendudukkan proporsional. Ini MUI konsisten begitu, mudah-mudahan sampai sekarang begitu.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Damkar: Tak Ada Korban dalam Kebakaran Apartemen Urbantown Tangsel

&amp;ldquo;Dalam hal ikhtilaf pun MUI memberikan mana yang harus dipegang umat. Karena MUI itu misinya Al-Irsyadiyah. Memberikan petunjuk. Maka MUI namanya murayidun institusiunilun. Dulu saya istilahnya imamah institusionaliyah. Imamnya adalah lembaga. Siapa itu paling pantas imamah institusionaliyah, ya MUI. Karena didalamnya ada ormas-ormas islam. Sekarang saya keluarkan mursyidun institusionaliyun. Jadi MUI beri arah,&amp;rdquo; tandasnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
