<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kendala Ekonomi, Ayah Shane Lukas Keberatan dengan Permintaan Restitusi</title><description>Kendala Ekonomi, Ayah Shane Lukas Keberatan dengan Permintaan Restitusi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/27/338/2853135/kendala-ekonomi-ayah-shane-lukas-keberatan-dengan-permintaan-restitusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/27/338/2853135/kendala-ekonomi-ayah-shane-lukas-keberatan-dengan-permintaan-restitusi"/><item><title>Kendala Ekonomi, Ayah Shane Lukas Keberatan dengan Permintaan Restitusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/27/338/2853135/kendala-ekonomi-ayah-shane-lukas-keberatan-dengan-permintaan-restitusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/27/338/2853135/kendala-ekonomi-ayah-shane-lukas-keberatan-dengan-permintaan-restitusi</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/338/2853135/kendala-ekonomi-ayah-shane-lukas-keberatan-dengan-permintaan-restitusi-h3jrJtLHFo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan. (MPI/Ari Sandita) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/338/2853135/kendala-ekonomi-ayah-shane-lukas-keberatan-dengan-permintaan-restitusi-h3jrJtLHFo.jpg</image><title>Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan. (MPI/Ari Sandita) </title></images><description>

JAKARTA - Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan mengatakan, dia keberatan dengan permintaan resitutsi di kasus penganiayaan David Ozora. Sebabnya, kondisi perekonomian pihaknya tak memungkinkan untuk memenuhi permintaan tersebut.



&quot;Untuk restitusi yang disebut, seperti yang sudah jelas, fakta, dan keberadaan saya pun, itu saya keberatan karena kemampuan ekonomi,&quot; ujar Tagor pada wartawan, Kamis (27/7/2023).



Menurutnya, pihaknya sebagai keluarga menyerahkan persoalan restitusi itu pada majelis hakim. Ia yakin hakim bisa menilai dan memberikan keputusan terbaik pada anaknya itu. Dia juga berdoa agar hakim bisa menjatuhkan putusan dengan benar pada Shane.



&quot;Hakim selalu menilai mana yang benar, mana yang baik, mana hukuman yang diberikan kepada terdakwa. Salah satunya, bagi saya, anak saya termasuk korban,&quot; tuturnya.





BACA JUGA:
Jaksa Minta Amanda Dipanggil Paksa, Pengacara Mario Dandy dan Shane Lukas Setuju











Sementara itu, pengacara Shane Lukas, Happy SP Sihombing menambahkan, pihaknya menghadirkan saksi guna menggambarkan kondisi ekonomi kliennya, termasuk keluarganya.
Keluarga Shane tinggal mengontrak di sebuah rumah. Ayahnya pun pengangguran sejak Covid-19 sehingga pihaknya menyerahkan persoalan restitusi itu pada hakim.







BACA JUGA:
Shane Lukas Hadirkan Saksi Meringankan ke Sidang Penganiayaan David Ozora












&quot;Kami menyajikan fakta-fakta kondisi finansial ekonomi dan keadaan dari orang tua Shane, apalagi Shane tidak sekolah karena juga keadaan ekonominya, dia tidak bisa melanjutkan. Jadi, bagaimana tentang restitusi, kami serahkan ke majelis hakim,&quot; kata Happy.



</description><content:encoded>

JAKARTA - Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan mengatakan, dia keberatan dengan permintaan resitutsi di kasus penganiayaan David Ozora. Sebabnya, kondisi perekonomian pihaknya tak memungkinkan untuk memenuhi permintaan tersebut.



&quot;Untuk restitusi yang disebut, seperti yang sudah jelas, fakta, dan keberadaan saya pun, itu saya keberatan karena kemampuan ekonomi,&quot; ujar Tagor pada wartawan, Kamis (27/7/2023).



Menurutnya, pihaknya sebagai keluarga menyerahkan persoalan restitusi itu pada majelis hakim. Ia yakin hakim bisa menilai dan memberikan keputusan terbaik pada anaknya itu. Dia juga berdoa agar hakim bisa menjatuhkan putusan dengan benar pada Shane.



&quot;Hakim selalu menilai mana yang benar, mana yang baik, mana hukuman yang diberikan kepada terdakwa. Salah satunya, bagi saya, anak saya termasuk korban,&quot; tuturnya.





BACA JUGA:
Jaksa Minta Amanda Dipanggil Paksa, Pengacara Mario Dandy dan Shane Lukas Setuju











Sementara itu, pengacara Shane Lukas, Happy SP Sihombing menambahkan, pihaknya menghadirkan saksi guna menggambarkan kondisi ekonomi kliennya, termasuk keluarganya.
Keluarga Shane tinggal mengontrak di sebuah rumah. Ayahnya pun pengangguran sejak Covid-19 sehingga pihaknya menyerahkan persoalan restitusi itu pada hakim.







BACA JUGA:
Shane Lukas Hadirkan Saksi Meringankan ke Sidang Penganiayaan David Ozora












&quot;Kami menyajikan fakta-fakta kondisi finansial ekonomi dan keadaan dari orang tua Shane, apalagi Shane tidak sekolah karena juga keadaan ekonominya, dia tidak bisa melanjutkan. Jadi, bagaimana tentang restitusi, kami serahkan ke majelis hakim,&quot; kata Happy.



</content:encoded></item></channel></rss>
