<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desakan Ekonomi, Warga Banjarmasin Nekat Jual Istri ke Samarinda</title><description>JI ditangkap bersama rekannya yakni RA (19) yang berperan sebagai muncikari</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/28/340/2853387/desakan-ekonomi-warga-banjarmasin-nekat-jual-istri-ke-samarinda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/28/340/2853387/desakan-ekonomi-warga-banjarmasin-nekat-jual-istri-ke-samarinda"/><item><title>Desakan Ekonomi, Warga Banjarmasin Nekat Jual Istri ke Samarinda</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/28/340/2853387/desakan-ekonomi-warga-banjarmasin-nekat-jual-istri-ke-samarinda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/28/340/2853387/desakan-ekonomi-warga-banjarmasin-nekat-jual-istri-ke-samarinda</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 05:30 WIB</pubDate><dc:creator> Yovanda Noni </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/340/2853387/desakan-ekonomi-warga-banjarmasin-nekat-jual-istri-ke-samarinda-9tlZdWrN8m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku suami jual istrinya sebagai PSK di Samarinda (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/340/2853387/desakan-ekonomi-warga-banjarmasin-nekat-jual-istri-ke-samarinda-9tlZdWrN8m.jpg</image><title>Pelaku suami jual istrinya sebagai PSK di Samarinda (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNy8xLzE2ODQ1Ni81L3g4bXRyYWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SAMARINDA - Seorang pria, JI (21) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) ditangkap polisi, lantaran tega menjual istrinya sendiri melalui aplikasi kencan, Kamis 27 Juli 2023.
JI ditangkap bersama rekannya yakni RA (19) yang berperan sebagai muncikari, di sebuah hotel di Kawasan Jalan Imam Bonjol Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto, mengatakan korban dan pelaku bukan warga Samarinda. Keduanya memutuskan datang ke Samarinda menggunakan travel untuk mencari pelanggan sejak beberapa waktu lalu.
&amp;ldquo;Korban dan salah satu pelaku adalah suami istri. Mereka datang dari Banjarmasin pada Hari Rabu, menggunakan travel,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
6 Potret Tante Ernie Pakai Dress Transparan di Pesta Ultah Teman, Bodinya Gak Ada Lawan!

Dijelaskan Eko, untuk menjajakan istrinya, pelaku meminta bantuan RA. Korban lantas ditawarkan melalui aplikasi kencan, dengan tarif Rp300 hingga Rp900 ribu untuk sekali kencan.

BACA JUGA:
Usai Ditetapkan KPK sebagai Tersangka, Kabasarnas Heran Tak Melalui Prosedur TNI

&amp;ldquo;Pelaku ini berperan sebagai menejer yang mengatur keuangan hasil jasa yang ditawarkan. Sekali kencan, korban ditawar dari 300 hingga 900 ribu rupiah,&quot; paparnya.Kepada polisi, pelaku mengaku menjual istrinya karena desakan kebutuhan ekonomi. Tidak hanya sekali, kedua pelaku berhasil memasarkan korban lebih dari 5 kali di Samarinda. Hasil penjualan itu, digunakan untuk keperluan rumah tangga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menlu: Pertemuan Jokowi dan XI Jinping Bahas Peningkatan Ekspor Indonesia ke Tiongkok

Kini kedua pelaku ditahan di Mapolresta Samarinda. Keduanya terancam pasal 2 ayat 1 Undang Undang RI No 27 Tahun 2007, tentang tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tangkap Tiga Pecandu Narkoba yang Keroyok Seorang Pria di Jakbar

&quot;Perdagangan orang adalah kejahatan yang tidak manusiawi, para pelaku akan dijerat sesuai pasal dan dihukum berat,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNy8xLzE2ODQ1Ni81L3g4bXRyYWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SAMARINDA - Seorang pria, JI (21) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) ditangkap polisi, lantaran tega menjual istrinya sendiri melalui aplikasi kencan, Kamis 27 Juli 2023.
JI ditangkap bersama rekannya yakni RA (19) yang berperan sebagai muncikari, di sebuah hotel di Kawasan Jalan Imam Bonjol Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto, mengatakan korban dan pelaku bukan warga Samarinda. Keduanya memutuskan datang ke Samarinda menggunakan travel untuk mencari pelanggan sejak beberapa waktu lalu.
&amp;ldquo;Korban dan salah satu pelaku adalah suami istri. Mereka datang dari Banjarmasin pada Hari Rabu, menggunakan travel,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
6 Potret Tante Ernie Pakai Dress Transparan di Pesta Ultah Teman, Bodinya Gak Ada Lawan!

Dijelaskan Eko, untuk menjajakan istrinya, pelaku meminta bantuan RA. Korban lantas ditawarkan melalui aplikasi kencan, dengan tarif Rp300 hingga Rp900 ribu untuk sekali kencan.

BACA JUGA:
Usai Ditetapkan KPK sebagai Tersangka, Kabasarnas Heran Tak Melalui Prosedur TNI

&amp;ldquo;Pelaku ini berperan sebagai menejer yang mengatur keuangan hasil jasa yang ditawarkan. Sekali kencan, korban ditawar dari 300 hingga 900 ribu rupiah,&quot; paparnya.Kepada polisi, pelaku mengaku menjual istrinya karena desakan kebutuhan ekonomi. Tidak hanya sekali, kedua pelaku berhasil memasarkan korban lebih dari 5 kali di Samarinda. Hasil penjualan itu, digunakan untuk keperluan rumah tangga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menlu: Pertemuan Jokowi dan XI Jinping Bahas Peningkatan Ekspor Indonesia ke Tiongkok

Kini kedua pelaku ditahan di Mapolresta Samarinda. Keduanya terancam pasal 2 ayat 1 Undang Undang RI No 27 Tahun 2007, tentang tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tangkap Tiga Pecandu Narkoba yang Keroyok Seorang Pria di Jakbar

&quot;Perdagangan orang adalah kejahatan yang tidak manusiawi, para pelaku akan dijerat sesuai pasal dan dihukum berat,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
