<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buntut Tragedi Tambang Banyumas, Ganjar Minta Semua Aktivitas Penambangan Didata!</title><description>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah daerah untuk mendata aktivitas penambangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/28/512/2853537/buntut-tragedi-tambang-banyumas-ganjar-minta-semua-aktivitas-penambangan-didata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/28/512/2853537/buntut-tragedi-tambang-banyumas-ganjar-minta-semua-aktivitas-penambangan-didata"/><item><title>Buntut Tragedi Tambang Banyumas, Ganjar Minta Semua Aktivitas Penambangan Didata!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/28/512/2853537/buntut-tragedi-tambang-banyumas-ganjar-minta-semua-aktivitas-penambangan-didata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/28/512/2853537/buntut-tragedi-tambang-banyumas-ganjar-minta-semua-aktivitas-penambangan-didata</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Didik Dono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/512/2853537/buntut-tragedi-tambang-banyumas-ganjar-minta-semua-aktivitas-penambangan-didata-R3lUFYaUiJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Didik Dono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/512/2853537/buntut-tragedi-tambang-banyumas-ganjar-minta-semua-aktivitas-penambangan-didata-R3lUFYaUiJ.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Didik Dono)</title></images><description>TEMANGGUNG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah daerah untuk mendata aktivitas penambangan. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya musibah di areal pertambangan seperti yang terjadi di Banyumas.

&quot;Kita akan minta cek semuanya, ada di mana, teman-teman bupati camat, kades untuk melaporkan hal seperti itu, sehingga sejak awal bisa kita edukasi,&quot; ujarnya, Kamis (27/7/2023).

Hal tersebut disampaikan bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo itu usai meresmikan Masjid Almuttaqin di Dusun Muncar Lor. Desa Muncar, Kecamatan Gemawangm Temanggung.

BACA JUGA:
Ganjar: Tragedi Tambang Banyumas Jadi Peringatan untuk Semuanya


Dengan cara tersebut, kata Ganjar, aktivitas pertambangan bisa dipantau sejak awal serta bisa sekaligus untuk sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan izin serta dampak yang bisa ditimbulkannya.

Untuk saat ini, peristiwa yang terjadi di area pertambangan di Banyumas masih dalam penanganan evakuasi terhadap korban. Musibah di Banyumas juga menjadi peringatan bagi semuanya yang berkaitan dengan tambang agar betul-betul menyiapkan segala sesuatu semenjak awal.

&quot;Ini menjadi peringatan kepada semuanya, berkaitan pertambangan tolong betul-betul  untuk siapkan segala sesuainya, kalau kemudian tanpa izin segala sesuatu bisa terjadi seperti ini,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Masuk Daftar 5 Nama Cawapres Ganjar, PPP Bakal Terus Genjot Elektabilitas Sandiaga



Diketahui, sebanyak 8 penambang emas di Banyumas, Jawa Tengah terjebak di dalam sumur penambangan sedalam kurang lebih 60 meter.



Mereka terjebak karena air di dalam sumur tambang meluap hingga diduga menenggelamkan mereka.

</description><content:encoded>TEMANGGUNG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah daerah untuk mendata aktivitas penambangan. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya musibah di areal pertambangan seperti yang terjadi di Banyumas.

&quot;Kita akan minta cek semuanya, ada di mana, teman-teman bupati camat, kades untuk melaporkan hal seperti itu, sehingga sejak awal bisa kita edukasi,&quot; ujarnya, Kamis (27/7/2023).

Hal tersebut disampaikan bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo itu usai meresmikan Masjid Almuttaqin di Dusun Muncar Lor. Desa Muncar, Kecamatan Gemawangm Temanggung.

BACA JUGA:
Ganjar: Tragedi Tambang Banyumas Jadi Peringatan untuk Semuanya


Dengan cara tersebut, kata Ganjar, aktivitas pertambangan bisa dipantau sejak awal serta bisa sekaligus untuk sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan izin serta dampak yang bisa ditimbulkannya.

Untuk saat ini, peristiwa yang terjadi di area pertambangan di Banyumas masih dalam penanganan evakuasi terhadap korban. Musibah di Banyumas juga menjadi peringatan bagi semuanya yang berkaitan dengan tambang agar betul-betul menyiapkan segala sesuatu semenjak awal.

&quot;Ini menjadi peringatan kepada semuanya, berkaitan pertambangan tolong betul-betul  untuk siapkan segala sesuainya, kalau kemudian tanpa izin segala sesuatu bisa terjadi seperti ini,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Masuk Daftar 5 Nama Cawapres Ganjar, PPP Bakal Terus Genjot Elektabilitas Sandiaga



Diketahui, sebanyak 8 penambang emas di Banyumas, Jawa Tengah terjebak di dalam sumur penambangan sedalam kurang lebih 60 meter.



Mereka terjebak karena air di dalam sumur tambang meluap hingga diduga menenggelamkan mereka.

</content:encoded></item></channel></rss>
