<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangkai Kapal Romawi Kuno Usia 2.000 Tahun Ditemukan di Lepas Pantai Italia, Penuh dengan Guci Terakota</title><description>Kapal kargo itu ditemukan di lepas pelabuhan Civitavecchia, sekitar 50 mil (80 km) barat laut Roma.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/29/18/2854196/bangkai-kapal-romawi-kuno-usia-2-000-tahun-ditemukan-di-lepas-pantai-italia-penuh-dengan-guci-terakota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/29/18/2854196/bangkai-kapal-romawi-kuno-usia-2-000-tahun-ditemukan-di-lepas-pantai-italia-penuh-dengan-guci-terakota"/><item><title>Bangkai Kapal Romawi Kuno Usia 2.000 Tahun Ditemukan di Lepas Pantai Italia, Penuh dengan Guci Terakota</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/29/18/2854196/bangkai-kapal-romawi-kuno-usia-2-000-tahun-ditemukan-di-lepas-pantai-italia-penuh-dengan-guci-terakota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/29/18/2854196/bangkai-kapal-romawi-kuno-usia-2-000-tahun-ditemukan-di-lepas-pantai-italia-penuh-dengan-guci-terakota</guid><pubDate>Sabtu 29 Juli 2023 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/29/18/2854196/bangkai-kapal-romawi-kuno-usia-2-000-tahun-ditemukan-di-lepas-pantai-italia-penuh-dengan-guci-terakota-i6xuV8OvpC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangkai kapal Romawi Kuno ditemukan di lepas pantai Italia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/29/18/2854196/bangkai-kapal-romawi-kuno-usia-2-000-tahun-ditemukan-di-lepas-pantai-italia-penuh-dengan-guci-terakota-i6xuV8OvpC.jpg</image><title>Bangkai kapal Romawi Kuno ditemukan di lepas pantai Italia (Foto: Reuters)</title></images><description>ITALIA - Bangkai kapal Romawi kuno lebih dari 2.000 tahun lalu telah ditemukan di lepas pantai Italia.

Kapal kargo itu ditemukan di lepas pelabuhan Civitavecchia, sekitar 50 mil (80 km) barat laut Roma.
Kapal itu berasal dari sekitar abad ke-1 atau ke-2 SM dan ditemukan sarat dengan ratusan amphorae - sejenis guci terakota Romawi.
Regu seni polisi Carabinieri dalam sebuah pernyataan mengatakan kapal itu ditemukan sebagian besar utuh.

BACA JUGA:
Bangkai Kapal Kuno Bikin Peneliti Tercengang, Diduga Berusia 2 Abad

Kapal yang diperkirakan memiliki panjang lebih dari 20 meter itu ditemukan di dasar laut berpasir 160 meter (525 kaki) di bawah permukaan laut.


BACA JUGA:
3 Lokasi Diving Terbaik di Laut Merah, Bisa Lihat Bangkai Kapal Kuno

&quot;Penemuan luar biasa ini adalah contoh penting dari bangkai kapal Romawi yang menghadapi bahaya laut dalam upaya untuk mencapai pantai, dan menjadi saksi rute perdagangan laut lama,&quot; kata Carabinieri, dikutip BBC.

Pasukan seni polisi - yang bertugas melindungi warisan budaya Italia yang tak ternilai - mengatakan relik itu ditemukan dan difilmkan menggunakan robot yang dioperasikan dari jarak jauh.
Mereka tidak mengatakan apakah para ahli sekarang akan mencoba dan memulihkannya, atau muatannya yang berharga, dari dasar laut.



Tidak diketahui untuk apa guci Romawi di atas kapal akan digunakan, meskipun biasanya amphorae digunakan untuk mengangkut barang, seperti minyak, anggur atau kecap ikan. Artefak semacam itu banyak ditemukan di seluruh dunia Mediterania timur kuno.



Penemuan bangkai kapal bukanlah hal yang aneh - konon ada ribuan kapal yang tersebar di sekitar Mediterania.



Pada 2018, sebuah kapal dagang Yunani berusia lebih dari 2.400 tahun ditemukan tergeletak miring di lepas pantai Bulgaria - dan dipuji sebagai kapal karam utuh tertua di dunia yang diketahui secara resmi.

Masih pada 2018, puluhan bangkai kapal ditemukan di laut Aegea yang berasal dari zaman Yunani, Romawi, dan Bizantium.

</description><content:encoded>ITALIA - Bangkai kapal Romawi kuno lebih dari 2.000 tahun lalu telah ditemukan di lepas pantai Italia.

Kapal kargo itu ditemukan di lepas pelabuhan Civitavecchia, sekitar 50 mil (80 km) barat laut Roma.
Kapal itu berasal dari sekitar abad ke-1 atau ke-2 SM dan ditemukan sarat dengan ratusan amphorae - sejenis guci terakota Romawi.
Regu seni polisi Carabinieri dalam sebuah pernyataan mengatakan kapal itu ditemukan sebagian besar utuh.

BACA JUGA:
Bangkai Kapal Kuno Bikin Peneliti Tercengang, Diduga Berusia 2 Abad

Kapal yang diperkirakan memiliki panjang lebih dari 20 meter itu ditemukan di dasar laut berpasir 160 meter (525 kaki) di bawah permukaan laut.


BACA JUGA:
3 Lokasi Diving Terbaik di Laut Merah, Bisa Lihat Bangkai Kapal Kuno

&quot;Penemuan luar biasa ini adalah contoh penting dari bangkai kapal Romawi yang menghadapi bahaya laut dalam upaya untuk mencapai pantai, dan menjadi saksi rute perdagangan laut lama,&quot; kata Carabinieri, dikutip BBC.

Pasukan seni polisi - yang bertugas melindungi warisan budaya Italia yang tak ternilai - mengatakan relik itu ditemukan dan difilmkan menggunakan robot yang dioperasikan dari jarak jauh.
Mereka tidak mengatakan apakah para ahli sekarang akan mencoba dan memulihkannya, atau muatannya yang berharga, dari dasar laut.



Tidak diketahui untuk apa guci Romawi di atas kapal akan digunakan, meskipun biasanya amphorae digunakan untuk mengangkut barang, seperti minyak, anggur atau kecap ikan. Artefak semacam itu banyak ditemukan di seluruh dunia Mediterania timur kuno.



Penemuan bangkai kapal bukanlah hal yang aneh - konon ada ribuan kapal yang tersebar di sekitar Mediterania.



Pada 2018, sebuah kapal dagang Yunani berusia lebih dari 2.400 tahun ditemukan tergeletak miring di lepas pantai Bulgaria - dan dipuji sebagai kapal karam utuh tertua di dunia yang diketahui secara resmi.

Masih pada 2018, puluhan bangkai kapal ditemukan di laut Aegea yang berasal dari zaman Yunani, Romawi, dan Bizantium.

</content:encoded></item></channel></rss>
