<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kisah Anak Pedagang Kayu Lulus Seleksi Akpol, Sempat Tiga Kali Gagal Tes   </title><description>Faizal Achmad Nur Saufi, remaja asal Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan memang bercita-cita menjadi polisi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/29/340/2853941/kisah-anak-pedagang-kayu-lulus-seleksi-akpol-sempat-tiga-kali-gagal-tes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/29/340/2853941/kisah-anak-pedagang-kayu-lulus-seleksi-akpol-sempat-tiga-kali-gagal-tes"/><item><title> Kisah Anak Pedagang Kayu Lulus Seleksi Akpol, Sempat Tiga Kali Gagal Tes   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/29/340/2853941/kisah-anak-pedagang-kayu-lulus-seleksi-akpol-sempat-tiga-kali-gagal-tes</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/29/340/2853941/kisah-anak-pedagang-kayu-lulus-seleksi-akpol-sempat-tiga-kali-gagal-tes</guid><pubDate>Sabtu 29 Juli 2023 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/340/2853941/kisah-anak-pedagang-kayu-lulus-seleksi-akpol-sempat-tiga-kali-gagal-tes-Fzhi124vZZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Faizal Ahmad (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/340/2853941/kisah-anak-pedagang-kayu-lulus-seleksi-akpol-sempat-tiga-kali-gagal-tes-Fzhi124vZZ.jpg</image><title>Faizal Ahmad (foto: dok ist)</title></images><description>
KALSEL - Faizal Achmad Nur Saufi, remaja asal Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan memang bercita-cita menjadi polisi. Begitu lulus dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Faizal langsung mendaftar Calon Siswa Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Mimpinya menjadi polisi memang tak diberi jalan mudah. Tiga kali Faizal mendaftar, tiga kali pula anak penjual kayu ini gagal.

&amp;ldquo;Menjadi polisi merupakan cita-cita saya harapan kedua orangtua saya,&amp;rdquo; kata Faizal usai pengumuman kelulusan Akpol 2023.

BACA JUGA:
Kisah Anak Ojek Online di Lampung Lulus Seleksi Bintara Polri 2023

Meski tiga kali gagal, saat ujian masuk Tahun 2023 ini Faizal mencoba kembali untuk yang keempat kalinya. Kegigihannya membuahkan hasil. Remaja yang punya prestasi akademik dan olahraga ini lolos.

&amp;ldquo;Saya sudah mendaftar Akademi Kepolisian sebanyak empat kali. Karena saya yakin, gagal satu kali, bangkit dua kali. Gagal dua kali, bangkit tiga kali. Gagal tiga kali, bangkit empat kali dan terbukti di tahun keempat saya mendaftar ini saya berhasil,&amp;rdquo; katanya.

Faizal bukanlah orang kaya di kampungnya. Juga bukan keturunan darah biru yang punya keistimewaan.

BACA JUGA:
Kisah Pemuda Anak Ojol Lulus Bintara, Awalnya Dijebak Ikut Tes Sekuriti

Ayahnya, Hasan, hanyalah penjual kayu di Kabupaten Tanah Laut. Rumahnya, bangunan semi permanen terletak di belakang toko kayunya. Sehari-hari Hasan menjaga toko dan mengantar pesanan menggunakan mobil bak terbuka yang sudah tua.

Sedangkan sang ibu, hanya seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari mengurus rumah. Kondisi ini tentu saja membuat Fauzi tak berhenti mencoba untuk mewujudkan cita-citanya.



&amp;ldquo;Meski sudah gagal tiga kali, kami sebagai orangtua tetap memberi semangat untuk mengikuti tes lagi. Kami sebagai orangtua mendukung penuh cita-cita anak kami,&amp;rdquo; kata Hasan, Rabu (27/7/2023).



Hasan menyimpan keyakinan jika seleksi penerimaan Akpol kali ini bersih dan transparan. Keyakinan itu berbuah manis. Sidang pengumuman kelulusan Akpol TA 2023 sendiri dilaksanakan pada Senin (24/7/2023) di Semarang dan dilakukan juga secara virtual.



&amp;ldquo;Kami yakin anak kami bisa bersaing untuk mengikuti seleksi ini. Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda Kalsel dan Karo SDM Polda Kalsel,&amp;rdquo; ujarnya.



Fauzi kini berada di Semarang bersama 299 taruna dan taruni Akpol yang lolos tahun ini. Mereka seluruhnya akan ke Candradimuka, Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah sebagai tahap awal setelah lolos seleksi.



&amp;ldquo;Baru bisa ketemu Bulan Desember nanti,&amp;rdquo; ujar Hasan dengan mata berbinar.




Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi melalui Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto menerangkan, untuk peserta dari Kalsel yang mendaftar pada seleksi penerimaan Akpol TA 2023 ada sekitar 80 orang.







Dan dari sekitar 80 orang peserta, terpilih mengikuti seleksi di pusat sebanyak 10 orang dan sembilan orang di antaranya dinyatakan lulus dan langsung menjalani pendidikan pada tahun ini.







&quot;Yang lulus sembilan, satu orang Polwan dan langsung mengikuti pendidikan tahun ini,&quot; katanya, Kamis (27/7/2023).







Sedangkan satu lainnya berstatus Rekrutment Proaktif (Rekpro) sehingga akan menjalani pendampingan untuk mengikuti tes langsung di pusat pada seleksi berikutnya atau tahun 2024.















</description><content:encoded>
KALSEL - Faizal Achmad Nur Saufi, remaja asal Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan memang bercita-cita menjadi polisi. Begitu lulus dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Faizal langsung mendaftar Calon Siswa Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Mimpinya menjadi polisi memang tak diberi jalan mudah. Tiga kali Faizal mendaftar, tiga kali pula anak penjual kayu ini gagal.

&amp;ldquo;Menjadi polisi merupakan cita-cita saya harapan kedua orangtua saya,&amp;rdquo; kata Faizal usai pengumuman kelulusan Akpol 2023.

BACA JUGA:
Kisah Anak Ojek Online di Lampung Lulus Seleksi Bintara Polri 2023

Meski tiga kali gagal, saat ujian masuk Tahun 2023 ini Faizal mencoba kembali untuk yang keempat kalinya. Kegigihannya membuahkan hasil. Remaja yang punya prestasi akademik dan olahraga ini lolos.

&amp;ldquo;Saya sudah mendaftar Akademi Kepolisian sebanyak empat kali. Karena saya yakin, gagal satu kali, bangkit dua kali. Gagal dua kali, bangkit tiga kali. Gagal tiga kali, bangkit empat kali dan terbukti di tahun keempat saya mendaftar ini saya berhasil,&amp;rdquo; katanya.

Faizal bukanlah orang kaya di kampungnya. Juga bukan keturunan darah biru yang punya keistimewaan.

BACA JUGA:
Kisah Pemuda Anak Ojol Lulus Bintara, Awalnya Dijebak Ikut Tes Sekuriti

Ayahnya, Hasan, hanyalah penjual kayu di Kabupaten Tanah Laut. Rumahnya, bangunan semi permanen terletak di belakang toko kayunya. Sehari-hari Hasan menjaga toko dan mengantar pesanan menggunakan mobil bak terbuka yang sudah tua.

Sedangkan sang ibu, hanya seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari mengurus rumah. Kondisi ini tentu saja membuat Fauzi tak berhenti mencoba untuk mewujudkan cita-citanya.



&amp;ldquo;Meski sudah gagal tiga kali, kami sebagai orangtua tetap memberi semangat untuk mengikuti tes lagi. Kami sebagai orangtua mendukung penuh cita-cita anak kami,&amp;rdquo; kata Hasan, Rabu (27/7/2023).



Hasan menyimpan keyakinan jika seleksi penerimaan Akpol kali ini bersih dan transparan. Keyakinan itu berbuah manis. Sidang pengumuman kelulusan Akpol TA 2023 sendiri dilaksanakan pada Senin (24/7/2023) di Semarang dan dilakukan juga secara virtual.



&amp;ldquo;Kami yakin anak kami bisa bersaing untuk mengikuti seleksi ini. Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda Kalsel dan Karo SDM Polda Kalsel,&amp;rdquo; ujarnya.



Fauzi kini berada di Semarang bersama 299 taruna dan taruni Akpol yang lolos tahun ini. Mereka seluruhnya akan ke Candradimuka, Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah sebagai tahap awal setelah lolos seleksi.



&amp;ldquo;Baru bisa ketemu Bulan Desember nanti,&amp;rdquo; ujar Hasan dengan mata berbinar.




Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi melalui Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto menerangkan, untuk peserta dari Kalsel yang mendaftar pada seleksi penerimaan Akpol TA 2023 ada sekitar 80 orang.







Dan dari sekitar 80 orang peserta, terpilih mengikuti seleksi di pusat sebanyak 10 orang dan sembilan orang di antaranya dinyatakan lulus dan langsung menjalani pendidikan pada tahun ini.







&quot;Yang lulus sembilan, satu orang Polwan dan langsung mengikuti pendidikan tahun ini,&quot; katanya, Kamis (27/7/2023).







Sedangkan satu lainnya berstatus Rekrutment Proaktif (Rekpro) sehingga akan menjalani pendampingan untuk mengikuti tes langsung di pusat pada seleksi berikutnya atau tahun 2024.















</content:encoded></item></channel></rss>
