<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin: Rusia Tidak Menolak Pembicaraan Damai dengan Ukraina</title><description>Putin mengatakan bahwa beberapa hal dalam proposal tersebut tidak dapat diterapkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/30/18/2854433/putin-rusia-tidak-menolak-pembicaraan-damai-dengan-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/30/18/2854433/putin-rusia-tidak-menolak-pembicaraan-damai-dengan-ukraina"/><item><title>Putin: Rusia Tidak Menolak Pembicaraan Damai dengan Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/30/18/2854433/putin-rusia-tidak-menolak-pembicaraan-damai-dengan-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/30/18/2854433/putin-rusia-tidak-menolak-pembicaraan-damai-dengan-ukraina</guid><pubDate>Minggu 30 Juli 2023 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/30/18/2854433/putin-rusia-tidak-menolak-pembicaraan-damai-dengan-ukraina-Yx7uNbUYLx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/30/18/2854433/putin-rusia-tidak-menolak-pembicaraan-damai-dengan-ukraina-Yx7uNbUYLx.jpg</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNi81L3g4bHNmajY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Sabtu, (29/7/2023) bahwa prakarsa Afrika dapat menjadi dasar perdamaian di Ukraina, tetapi serangan Ukraina membuatnya sulit untuk diwujudkan.

BACA JUGA:
Ukraina Gunakan Roket Korut untuk Hantam Pasukan Rusia&amp;nbsp;

Putin berbicara pada konferensi pers setelah bertemu para pemimpin Afrika di St Petersburg pada Jumat, (28/7/2023) dan mendengar seruan mereka agar Moskow melanjutkan rencana perdamaian mereka.
&quot;Ada ketentuan dari inisiatif perdamaian ini yang sedang dilaksanakan,&quot; katanya sebagaimana dialnsir Reuters. &quot;Tapi ada hal-hal yang sulit atau tidak mungkin diterapkan.&quot;
Reuters melaporkan pada Juni bahwa mediasi Afrika dalam konflik tersebut dapat dimulai dengan langkah-langkah membangun kepercayaan yang diikuti dengan penghentian perjanjian permusuhan disertai dengan negosiasi antara Rusia dan Barat.

BACA JUGA:
Semakin Menjauhkan Diri dari Rusia, Ukraina Pindahkan Libur Resmi Hari Natal

Putin mengatakan bahwa salah satu poin inisiatif itu adalah gencatan senjata. &quot;Tetapi tentara Ukraina menyerang, mereka menyerang, mereka menerapkan operasi ofensif strategis skala besar... Kami tidak dapat menghentikan tembakan ketika kami diserang.&quot;&amp;nbsp;Mengenai pertanyaan memulai pembicaraan damai, dia berkata, &quot;Kami tidak menolak mereka... Agar proses ini dapat dimulai, perlu ada kesepakatan dari kedua belah pihak.&quot;
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menolak gagasan gencatan senjata sekarang yang akan membuat Rusia menguasai hampir seperlima negaranya dan memberi pasukannya waktu untuk berkumpul kembali setelah perang selama 17 bulan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNi81L3g4bHNmajY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Sabtu, (29/7/2023) bahwa prakarsa Afrika dapat menjadi dasar perdamaian di Ukraina, tetapi serangan Ukraina membuatnya sulit untuk diwujudkan.

BACA JUGA:
Ukraina Gunakan Roket Korut untuk Hantam Pasukan Rusia&amp;nbsp;

Putin berbicara pada konferensi pers setelah bertemu para pemimpin Afrika di St Petersburg pada Jumat, (28/7/2023) dan mendengar seruan mereka agar Moskow melanjutkan rencana perdamaian mereka.
&quot;Ada ketentuan dari inisiatif perdamaian ini yang sedang dilaksanakan,&quot; katanya sebagaimana dialnsir Reuters. &quot;Tapi ada hal-hal yang sulit atau tidak mungkin diterapkan.&quot;
Reuters melaporkan pada Juni bahwa mediasi Afrika dalam konflik tersebut dapat dimulai dengan langkah-langkah membangun kepercayaan yang diikuti dengan penghentian perjanjian permusuhan disertai dengan negosiasi antara Rusia dan Barat.

BACA JUGA:
Semakin Menjauhkan Diri dari Rusia, Ukraina Pindahkan Libur Resmi Hari Natal

Putin mengatakan bahwa salah satu poin inisiatif itu adalah gencatan senjata. &quot;Tetapi tentara Ukraina menyerang, mereka menyerang, mereka menerapkan operasi ofensif strategis skala besar... Kami tidak dapat menghentikan tembakan ketika kami diserang.&quot;&amp;nbsp;Mengenai pertanyaan memulai pembicaraan damai, dia berkata, &quot;Kami tidak menolak mereka... Agar proses ini dapat dimulai, perlu ada kesepakatan dari kedua belah pihak.&quot;
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menolak gagasan gencatan senjata sekarang yang akan membuat Rusia menguasai hampir seperlima negaranya dan memberi pasukannya waktu untuk berkumpul kembali setelah perang selama 17 bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
