<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Datangkan Hujan, BNPB, BMKG hingga BRIN Lakukan Modifikasi Cuaca</title><description>Upaya ini merupakan salah satu mitigasi bencana kekeringan yang berkepanjangan akibat fenomena El Nino.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855021/datangkan-hujan-bnpb-bmkg-hingga-brin-lakukan-modifikasi-cuaca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855021/datangkan-hujan-bnpb-bmkg-hingga-brin-lakukan-modifikasi-cuaca"/><item><title>Datangkan Hujan, BNPB, BMKG hingga BRIN Lakukan Modifikasi Cuaca</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855021/datangkan-hujan-bnpb-bmkg-hingga-brin-lakukan-modifikasi-cuaca</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855021/datangkan-hujan-bnpb-bmkg-hingga-brin-lakukan-modifikasi-cuaca</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/337/2855021/datangkan-hujan-bnpb-bmkg-hingga-brin-lakukan-modifikasi-cuaca-Xyn6aSCDfg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Suharyanto (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/337/2855021/datangkan-hujan-bnpb-bmkg-hingga-brin-lakukan-modifikasi-cuaca-Xyn6aSCDfg.jpg</image><title>Kepala BNPB Suharyanto (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), juga Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menggelar Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mendatangkan hujan.

Upaya ini merupakan salah satu mitigasi bencana kekeringan yang berkepanjangan akibat fenomena El Nino. &amp;ldquo;Tentu saja langkah mitigasinya adalah memastikan ketersediaan air. Caranya adalah mumpung sekarang ini masih bisa mendatangkan hujan, maka BNPB bekerja sama dengan BMKG dengan BRIN, dengan BRGM badan restorasi gambut dan mangrove, ini bekerja sama menggelar operasi TMC atau teknologi modifikasi cuaca yaitu mendatangkan hujan,&amp;rdquo; ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam dialog FMB9, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Apa Itu Siklon Tropis Khanun? Fenomena yang Bikin Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Indonesia


Suharyanto mengatakan, TMC untuk mendatangkan hujan ini sebagai upaya agar danau-danau, embung-embung, sungai-sungai, sumur tetap terisi dengan air. Selain itu, dia mengatakan, BNPB juga bekerja sama dengan BRGM untuk membuat sumur bor sehingga airnya bisa digunakan untuk masyarakat yang mengalami kekeringan.

&quot;Ini BRGM juga bekerja sama dengan BNPB juga membuat sumur-sumur bor baru sehingga apabila nanti memang betul kekeringan ini datang dengan lebih besar begitu, lebih dahsyat begitu ini air-airnya bisa digunakan untuk masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan,&quot; kata Suharyanto.

BACA JUGA:
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Waspada Bogor Diguyur Hujan dari Siang Sampai Malam


Suharyanto juga mengingatkan agar waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia mewanti-wanti agar karhutla yang besar tidak terjadi seperti pada 2015 dan 2019 lalu.

&amp;ldquo;Kemudian, kita juga waspada terkait dengan kebakaran hutan dan lahan sebagaimana pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, yang menjadi catatan kurang baik kita adalah pada tahun 2015 dan 2019, di mana kebakaran hutan dan lahan sangat besar dan luas,&amp;rdquo; imbaunya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), juga Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menggelar Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mendatangkan hujan.

Upaya ini merupakan salah satu mitigasi bencana kekeringan yang berkepanjangan akibat fenomena El Nino. &amp;ldquo;Tentu saja langkah mitigasinya adalah memastikan ketersediaan air. Caranya adalah mumpung sekarang ini masih bisa mendatangkan hujan, maka BNPB bekerja sama dengan BMKG dengan BRIN, dengan BRGM badan restorasi gambut dan mangrove, ini bekerja sama menggelar operasi TMC atau teknologi modifikasi cuaca yaitu mendatangkan hujan,&amp;rdquo; ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam dialog FMB9, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Apa Itu Siklon Tropis Khanun? Fenomena yang Bikin Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Indonesia


Suharyanto mengatakan, TMC untuk mendatangkan hujan ini sebagai upaya agar danau-danau, embung-embung, sungai-sungai, sumur tetap terisi dengan air. Selain itu, dia mengatakan, BNPB juga bekerja sama dengan BRGM untuk membuat sumur bor sehingga airnya bisa digunakan untuk masyarakat yang mengalami kekeringan.

&quot;Ini BRGM juga bekerja sama dengan BNPB juga membuat sumur-sumur bor baru sehingga apabila nanti memang betul kekeringan ini datang dengan lebih besar begitu, lebih dahsyat begitu ini air-airnya bisa digunakan untuk masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan,&quot; kata Suharyanto.

BACA JUGA:
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Waspada Bogor Diguyur Hujan dari Siang Sampai Malam


Suharyanto juga mengingatkan agar waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia mewanti-wanti agar karhutla yang besar tidak terjadi seperti pada 2015 dan 2019 lalu.

&amp;ldquo;Kemudian, kita juga waspada terkait dengan kebakaran hutan dan lahan sebagaimana pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, yang menjadi catatan kurang baik kita adalah pada tahun 2015 dan 2019, di mana kebakaran hutan dan lahan sangat besar dan luas,&amp;rdquo; imbaunya.
</content:encoded></item></channel></rss>
