<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Ngopi Bareng Ratusan Purnawirawan TNI-Polri, Susaningtyas NH Kertopati: Sinyal Dukungan Penuh</title><description>Ganjar Ngopi Bareng Ratusan Purnawirawan TNI-Polri, Susaningtyas NH Kertopati: Sinyal Dukungan Penuh</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855185/ganjar-ngopi-bareng-ratusan-purnawirawan-tni-polri-susaningtyas-nh-kertopati-sinyal-dukungan-penuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855185/ganjar-ngopi-bareng-ratusan-purnawirawan-tni-polri-susaningtyas-nh-kertopati-sinyal-dukungan-penuh"/><item><title>Ganjar Ngopi Bareng Ratusan Purnawirawan TNI-Polri, Susaningtyas NH Kertopati: Sinyal Dukungan Penuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855185/ganjar-ngopi-bareng-ratusan-purnawirawan-tni-polri-susaningtyas-nh-kertopati-sinyal-dukungan-penuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/31/337/2855185/ganjar-ngopi-bareng-ratusan-purnawirawan-tni-polri-susaningtyas-nh-kertopati-sinyal-dukungan-penuh</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 22:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/337/2855185/ganjar-ngopi-bareng-ratusan-purnawirawan-tni-polri-susaningtyas-nh-kertopati-sinyal-dukungan-penuh-g0LHSGi3iv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susaningtyas Kertopati dan Ganjar Pranowo. (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/337/2855185/ganjar-ngopi-bareng-ratusan-purnawirawan-tni-polri-susaningtyas-nh-kertopati-sinyal-dukungan-penuh-g0LHSGi3iv.jpg</image><title>Susaningtyas Kertopati dan Ganjar Pranowo. (MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Bakal calon presiden (Bacapres) Partai Perindo Ganjar Pranowo melakukan pertemuan dengan ratusan Purnawirawan TNI-Polri yang digelar di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Minggu (30/7/2023).

Pertemuan bertajuk 'Ngopi Bareng Ganjar Pranowo' ini dihadiri ratusan purnawirawan TNI-Polri. Tak hanya itu, pertemuan ini juga dihadiri Relawan Gapura Nusantara (RGN).

Terkait hal ini, Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, banyaknya purnawirawan yang hadir dalam pertemuan itu menandakan dukungan penuh terhadap Ganjar Pranowo.

&quot;Keberadaan banyak perwira TNI-Polri memberikan dukungan penuh kepada Ganjar Pranowo karena melihat kekuatan integritas yang ada pada Ganjar Pranowo dan partai-partai pendukungnya,&quot; kata  Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati yang akrab disapa Nuning itu kepada wartawan, Senin (31/7/2023).

Ia menyebutkan, Ganjar Pranowo merupakan anak dari seorang anggota Polri. Meski rekam jejaknya sipil, Ganjar dinilai dapat memahami dinamika sistem pertahanan keamanan negara.

&quot;TNI-Polri membutuhkan Presiden yang punya komitmen bagi terjaganya marwah TNI-Polri seperti halnya selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo,&quot; ujarnya.

Bukan tanpa alasan, Nuning mengungkapkan, hal itu penting mengingat tantangan ke depan berbagai ancaman bisa saja terjadi.






BACA JUGA:
Dampingi Megawati, Bacapres Perindo Ganjar Pranowo Hadiri Rapat Konsolidasi PDIP










&quot;Ancaman keamanan nasional saat ini tidak hanya dalam bentuk konvensional/reguler. Namun, juga dalam bentuk non-konvensional/ irregular yang bersifat kompleks, multidimensional, non-linear, asimetris dan melibatkan aktor non-negara (non-state actor),&quot; ujarnya.

Sebagai Informasi, di Indonesia pergeseran ancaman ini dirumuskan dalam Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara (PSDN).



Ancaman itu terdiri atas tiga jenis, yaitu ancaman militer, ancaman nonmiliter, dan ancaman hibrida.







BACA JUGA:
Momen Ganjar Berswafoto dengan Sekjen hingga Jajaran Ketua DPD-DPC PDIP&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Ancaman yang dimaksud dalam Pasal 4 Ayat 2 UU PSDN itu dapat berwujud agresi, terorisme, komunisme, separatisme, pemberontakan bersenjata, pelanggaran wilayah perbatasan, dan perompakan dan pencurian sumber daya alam.



Selanjutnya, terdapat ancaman bencana alam, kerusakan lingkungan, wabah penyakit, peredaran dan penyalahgunaan narkoba.



Termasuk di antaranya serangan siber, serangan nuklir, serangan biologi, serangan kimia, atau wujud ancaman lain yang membahayakan kedaulatan dan persatuan negara.



</description><content:encoded>


JAKARTA - Bakal calon presiden (Bacapres) Partai Perindo Ganjar Pranowo melakukan pertemuan dengan ratusan Purnawirawan TNI-Polri yang digelar di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Minggu (30/7/2023).

Pertemuan bertajuk 'Ngopi Bareng Ganjar Pranowo' ini dihadiri ratusan purnawirawan TNI-Polri. Tak hanya itu, pertemuan ini juga dihadiri Relawan Gapura Nusantara (RGN).

Terkait hal ini, Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, banyaknya purnawirawan yang hadir dalam pertemuan itu menandakan dukungan penuh terhadap Ganjar Pranowo.

&quot;Keberadaan banyak perwira TNI-Polri memberikan dukungan penuh kepada Ganjar Pranowo karena melihat kekuatan integritas yang ada pada Ganjar Pranowo dan partai-partai pendukungnya,&quot; kata  Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati yang akrab disapa Nuning itu kepada wartawan, Senin (31/7/2023).

Ia menyebutkan, Ganjar Pranowo merupakan anak dari seorang anggota Polri. Meski rekam jejaknya sipil, Ganjar dinilai dapat memahami dinamika sistem pertahanan keamanan negara.

&quot;TNI-Polri membutuhkan Presiden yang punya komitmen bagi terjaganya marwah TNI-Polri seperti halnya selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo,&quot; ujarnya.

Bukan tanpa alasan, Nuning mengungkapkan, hal itu penting mengingat tantangan ke depan berbagai ancaman bisa saja terjadi.






BACA JUGA:
Dampingi Megawati, Bacapres Perindo Ganjar Pranowo Hadiri Rapat Konsolidasi PDIP










&quot;Ancaman keamanan nasional saat ini tidak hanya dalam bentuk konvensional/reguler. Namun, juga dalam bentuk non-konvensional/ irregular yang bersifat kompleks, multidimensional, non-linear, asimetris dan melibatkan aktor non-negara (non-state actor),&quot; ujarnya.

Sebagai Informasi, di Indonesia pergeseran ancaman ini dirumuskan dalam Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara (PSDN).



Ancaman itu terdiri atas tiga jenis, yaitu ancaman militer, ancaman nonmiliter, dan ancaman hibrida.







BACA JUGA:
Momen Ganjar Berswafoto dengan Sekjen hingga Jajaran Ketua DPD-DPC PDIP&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Ancaman yang dimaksud dalam Pasal 4 Ayat 2 UU PSDN itu dapat berwujud agresi, terorisme, komunisme, separatisme, pemberontakan bersenjata, pelanggaran wilayah perbatasan, dan perompakan dan pencurian sumber daya alam.



Selanjutnya, terdapat ancaman bencana alam, kerusakan lingkungan, wabah penyakit, peredaran dan penyalahgunaan narkoba.



Termasuk di antaranya serangan siber, serangan nuklir, serangan biologi, serangan kimia, atau wujud ancaman lain yang membahayakan kedaulatan dan persatuan negara.



</content:encoded></item></channel></rss>
