<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Niger Muncul di Publik untuk Pertama Kali Sejak Digulingkan dalam Kudeta</title><description>Bazoum ditahan oleh junta militer Niger sejak digulingkan pada 26 Juli 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/01/18/2855675/presiden-niger-muncul-di-publik-untuk-pertama-kali-sejak-digulingkan-dalam-kudeta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/01/18/2855675/presiden-niger-muncul-di-publik-untuk-pertama-kali-sejak-digulingkan-dalam-kudeta"/><item><title>Presiden Niger Muncul di Publik untuk Pertama Kali Sejak Digulingkan dalam Kudeta</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/01/18/2855675/presiden-niger-muncul-di-publik-untuk-pertama-kali-sejak-digulingkan-dalam-kudeta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/01/18/2855675/presiden-niger-muncul-di-publik-untuk-pertama-kali-sejak-digulingkan-dalam-kudeta</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/18/2855675/presiden-niger-muncul-di-publik-untuk-pertama-kali-sejak-digulingkan-dalam-kudeta-MN2iHwK0rW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Niger Mohamed Bazoum. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/18/2855675/presiden-niger-muncul-di-publik-untuk-pertama-kali-sejak-digulingkan-dalam-kudeta-MN2iHwK0rW.jpg</image><title>Presiden Niger Mohamed Bazoum. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDE1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAMEY - Presiden Niger Mohamed Bazoum, yang minggu lalu digulingkan dan ditahan oleh militer yang melakukan kudeta, untuk pertama kalinya muncul di hadapan publik pada Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Ditahan Saat Kudeta, Presiden Niger Mohamed Bazoum dalam Keadaan Sehat

Bazoum, dengan wajah tersenyum, tampak duduk di sebuah sofa di samping Presiden Chad Mahamat Deby, yang terbang ke Niger untuk menjadi mediator dialog antara pemerintah dan junta militer Niger, demikian diwartakan VOA Indonesia.
Kedatangan Deby hanya berselang satu hari setelah blok regional Afrika Barat ECOWAS memberi ultimatum kepada para pemimpin kudeta di Niger untuk membebaskan Barzoum dan memulihkan kekuasaannya dalam waktu tujuh hari atau menghadapi konsekuensinya.
Intervensi militer pasukan ECOWAS masih menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Beberapa analis Niger mengatakan, penggunaan kekuatan oleh blok regional itu tidak saja dapat memicu kekerasan di antara pasukan Niger dan ECOWAS, tetapi juga antara warga sipil yang mendukung dan menentang kudeta itu.

BACA JUGA:
Negara Tetangga Beri Peringatan: Intervensi di Niger Berarti Pernyataan Perang!

Upaya blok ECOWAS, yang beranggotakan 15 negara, untuk memulihkan demokrasi di negara-negara yang dikuasai militer selama beberapa tahun terakhir masih belum berhasil.
Sementara itu, Chad sendiri bukanlah anggota ECOWAS, sehingga Deby dilihat sebagai perantara yang lebih netral untuk berbicara dengan para pemimpin kudeta di Niger.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDE1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NIAMEY - Presiden Niger Mohamed Bazoum, yang minggu lalu digulingkan dan ditahan oleh militer yang melakukan kudeta, untuk pertama kalinya muncul di hadapan publik pada Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Ditahan Saat Kudeta, Presiden Niger Mohamed Bazoum dalam Keadaan Sehat

Bazoum, dengan wajah tersenyum, tampak duduk di sebuah sofa di samping Presiden Chad Mahamat Deby, yang terbang ke Niger untuk menjadi mediator dialog antara pemerintah dan junta militer Niger, demikian diwartakan VOA Indonesia.
Kedatangan Deby hanya berselang satu hari setelah blok regional Afrika Barat ECOWAS memberi ultimatum kepada para pemimpin kudeta di Niger untuk membebaskan Barzoum dan memulihkan kekuasaannya dalam waktu tujuh hari atau menghadapi konsekuensinya.
Intervensi militer pasukan ECOWAS masih menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Beberapa analis Niger mengatakan, penggunaan kekuatan oleh blok regional itu tidak saja dapat memicu kekerasan di antara pasukan Niger dan ECOWAS, tetapi juga antara warga sipil yang mendukung dan menentang kudeta itu.

BACA JUGA:
Negara Tetangga Beri Peringatan: Intervensi di Niger Berarti Pernyataan Perang!

Upaya blok ECOWAS, yang beranggotakan 15 negara, untuk memulihkan demokrasi di negara-negara yang dikuasai militer selama beberapa tahun terakhir masih belum berhasil.
Sementara itu, Chad sendiri bukanlah anggota ECOWAS, sehingga Deby dilihat sebagai perantara yang lebih netral untuk berbicara dengan para pemimpin kudeta di Niger.</content:encoded></item></channel></rss>
