<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mbah Moen Zubair dan Cinta NKRI Harga Mati   </title><description>Sosoknya dianggap istimewa dan meninggalkan rasa kehilangan mendalam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/01/337/2855159/mbah-moen-zubair-dan-cinta-nkri-harga-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/01/337/2855159/mbah-moen-zubair-dan-cinta-nkri-harga-mati"/><item><title>Mbah Moen Zubair dan Cinta NKRI Harga Mati   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/01/337/2855159/mbah-moen-zubair-dan-cinta-nkri-harga-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/01/337/2855159/mbah-moen-zubair-dan-cinta-nkri-harga-mati</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/337/2855159/mbah-moen-zubair-dan-cinta-nkri-harga-mati-oraxhUlbYl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan Mbah Moen. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/337/2855159/mbah-moen-zubair-dan-cinta-nkri-harga-mati-oraxhUlbYl.jpg</image><title>Jokowi dan Mbah Moen. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Ulama kharismatik asal Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen sudah hampir 4 tahun wafat saat beribadah haji di Makkah, Arab Saudi, tepatnya pada Selasa 7 Agustus 2019. Sosoknya dianggap istimewa dan meninggalkan rasa kehilangan mendalam.

Mbah Moen di mata banyak orang bukan hanya sekadar sosok alim dari sisi ilmu agama. Ia juga dianggap sebagai pendidik, tokoh bangsa yang menginspirasi dan berkontribusi besar terhadap keutuhan NKRI.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Obituari KH Ichwan Sam, Mantan Sekjen MUI yang Tinggalkan Banyak Legacy untuk Umat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga merasakan kehilangan atas kepergian Mbah Moen. &amp;ldquo;Kita tahu bahwa beliau adalah kiai kharismatik, kiai yang selalu menjadi rujukan-rujukan bagi umat Islam, terutama dalam hal fikih, dan beliau juga sangat gigih dalam menyampaikan masalah NKRI harga mati,&quot; ucap Jokowi, kala itu tak lama usah wafatnya almarhum.

&amp;ldquo;Kita sangat kehilangan, saya atas nama pemerintah, seluruh rakyat Indonesia kita semua betul-betul berbela sungkawa, atas wafatnya beliau,&amp;rdquo; sambungnya.
Mengutip NU Online, selain figur tokoh umat islam Mbah Moen merupakan sosok ayah bagi siapa saja, dan dari kalangan mana dan apa saja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Jasad Mbah Moen Utuh Usai Dimakamkan 4 Tahun di Makkah, Sebelum Meninggal Sempat Wudhu untuk Sholat Tahajud

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu kiai muda NU dari Kabupaten Rembang KH Zainul Umam atau biasa disapa Gus Umam, adik dari KH Ahmad Bahauddin Nursalim Al-Hafidz atau yang lebih akrab dipanggil Gus Baha&amp;rsquo;.

Menurut Gus Umam, KH Maimoen Zubair merupakan sosok bapak bagi bangsa. Almarhum suka mengajarkan kebaikan kepada siapapun, dan tidak membeda-bedakan. Bagi siapa saja yang bertamu pasti akan di terima dengan baik.&quot;Bagi siapa saja, Mbah Moen merupakan sosok yang tidak pelit berbagi. Tanpa diminta dengan senang hati akan memberikan wejangan kebaikan serta nasehat kepada siapa saja yang datang, terutama tentang pentingnya cinta NRI,&quot; ujarnya.



Dikataan, salah satu pesan yang sering disampaikan kepada semua adalah harus bisa bersosialisasi dengan baik kepada sesama.



&amp;ldquo;Tokoh kita semua, beliau selalu mengajarkan kebaikan pada siapapun beliau tidak membedakan siapapun yang bertamu pada beliau akan diterima,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Ulama kharismatik asal Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen sudah hampir 4 tahun wafat saat beribadah haji di Makkah, Arab Saudi, tepatnya pada Selasa 7 Agustus 2019. Sosoknya dianggap istimewa dan meninggalkan rasa kehilangan mendalam.

Mbah Moen di mata banyak orang bukan hanya sekadar sosok alim dari sisi ilmu agama. Ia juga dianggap sebagai pendidik, tokoh bangsa yang menginspirasi dan berkontribusi besar terhadap keutuhan NKRI.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Obituari KH Ichwan Sam, Mantan Sekjen MUI yang Tinggalkan Banyak Legacy untuk Umat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga merasakan kehilangan atas kepergian Mbah Moen. &amp;ldquo;Kita tahu bahwa beliau adalah kiai kharismatik, kiai yang selalu menjadi rujukan-rujukan bagi umat Islam, terutama dalam hal fikih, dan beliau juga sangat gigih dalam menyampaikan masalah NKRI harga mati,&quot; ucap Jokowi, kala itu tak lama usah wafatnya almarhum.

&amp;ldquo;Kita sangat kehilangan, saya atas nama pemerintah, seluruh rakyat Indonesia kita semua betul-betul berbela sungkawa, atas wafatnya beliau,&amp;rdquo; sambungnya.
Mengutip NU Online, selain figur tokoh umat islam Mbah Moen merupakan sosok ayah bagi siapa saja, dan dari kalangan mana dan apa saja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Jasad Mbah Moen Utuh Usai Dimakamkan 4 Tahun di Makkah, Sebelum Meninggal Sempat Wudhu untuk Sholat Tahajud

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu kiai muda NU dari Kabupaten Rembang KH Zainul Umam atau biasa disapa Gus Umam, adik dari KH Ahmad Bahauddin Nursalim Al-Hafidz atau yang lebih akrab dipanggil Gus Baha&amp;rsquo;.

Menurut Gus Umam, KH Maimoen Zubair merupakan sosok bapak bagi bangsa. Almarhum suka mengajarkan kebaikan kepada siapapun, dan tidak membeda-bedakan. Bagi siapa saja yang bertamu pasti akan di terima dengan baik.&quot;Bagi siapa saja, Mbah Moen merupakan sosok yang tidak pelit berbagi. Tanpa diminta dengan senang hati akan memberikan wejangan kebaikan serta nasehat kepada siapa saja yang datang, terutama tentang pentingnya cinta NRI,&quot; ujarnya.



Dikataan, salah satu pesan yang sering disampaikan kepada semua adalah harus bisa bersosialisasi dengan baik kepada sesama.



&amp;ldquo;Tokoh kita semua, beliau selalu mengajarkan kebaikan pada siapapun beliau tidak membedakan siapapun yang bertamu pada beliau akan diterima,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
