<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Bagaimana Posisi NU di Dunia Politik?</title><description>NU kembali ke Khittah 1926 pada tahun 1984, tidak berpolitik praktis, di bawah kepemimpinan Gus Dur, NU memiliki posisi politik penting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855794/humor-gus-dur-bagaimana-posisi-nu-di-dunia-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855794/humor-gus-dur-bagaimana-posisi-nu-di-dunia-politik"/><item><title>Humor Gus Dur: Bagaimana Posisi NU di Dunia Politik?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855794/humor-gus-dur-bagaimana-posisi-nu-di-dunia-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855794/humor-gus-dur-bagaimana-posisi-nu-di-dunia-politik</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/337/2855794/humor-gus-dur-bagaimana-posisi-nu-di-dunia-politik-smefAuwzG8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto : nu.or.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/337/2855794/humor-gus-dur-bagaimana-posisi-nu-di-dunia-politik-smefAuwzG8.jpg</image><title>Gus Dur (Foto : nu.or.id)</title></images><description>SETELAH Nahdlatul Ulama (NU) kembali ke Khittah 1926 pada tahun 1984, tidak berpolitik praktis, di bawah kepemimpinan Gus Dur, NU tetap memiliki posisi politik penting.

Di era Orde Baru, ketika Presiden Soeharto berulang kali ingin Gus Dur tidak terpilih lagi menjadi Ketua Umum PBNU, tapi keinginan Soeharto selalu gagal.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur yang Disarankan untuk Menikah Lagi


Dilansir dari nu.or.id, Gus Dur menjadi faktor politik di NU.

Kala itu, unsur NU di PPP masih terus berkonsultasi, baik dengan Gus Dur sebagai Ketua Umum PBNU maupun dengan Rais &amp;lsquo;Aam PBNU KH Achmad Siddiq.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Cerita Gus Dur dengan Teknologi Jarak Jauh


Unsur NU di PPP, tetap memerlukan pandangan atau arahan politik.

Ketika ditanyakan bagaimana sebenarnya posisi NU?

&amp;ldquo;NU tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana,&amp;rdquo;  jawab Gus Dur.</description><content:encoded>SETELAH Nahdlatul Ulama (NU) kembali ke Khittah 1926 pada tahun 1984, tidak berpolitik praktis, di bawah kepemimpinan Gus Dur, NU tetap memiliki posisi politik penting.

Di era Orde Baru, ketika Presiden Soeharto berulang kali ingin Gus Dur tidak terpilih lagi menjadi Ketua Umum PBNU, tapi keinginan Soeharto selalu gagal.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur yang Disarankan untuk Menikah Lagi


Dilansir dari nu.or.id, Gus Dur menjadi faktor politik di NU.

Kala itu, unsur NU di PPP masih terus berkonsultasi, baik dengan Gus Dur sebagai Ketua Umum PBNU maupun dengan Rais &amp;lsquo;Aam PBNU KH Achmad Siddiq.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Cerita Gus Dur dengan Teknologi Jarak Jauh


Unsur NU di PPP, tetap memerlukan pandangan atau arahan politik.

Ketika ditanyakan bagaimana sebenarnya posisi NU?

&amp;ldquo;NU tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana,&amp;rdquo;  jawab Gus Dur.</content:encoded></item></channel></rss>
