<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengapa Belanda Menjajah Indonesia Begitu Lama? Ini Jawabannya</title><description>Mengapa Belanda Menjajah Indonesia Begitu Lama? Ini Jawabannya</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855933/mengapa-belanda-menjajah-indonesia-begitu-lama-ini-jawabannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855933/mengapa-belanda-menjajah-indonesia-begitu-lama-ini-jawabannya"/><item><title>Mengapa Belanda Menjajah Indonesia Begitu Lama? Ini Jawabannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855933/mengapa-belanda-menjajah-indonesia-begitu-lama-ini-jawabannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2855933/mengapa-belanda-menjajah-indonesia-begitu-lama-ini-jawabannya</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/337/2855933/mengapa-belanda-menjajah-indonesia-begitu-lama-ini-jawabannya-h9hyaea3We.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjajahan Belanda (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/337/2855933/mengapa-belanda-menjajah-indonesia-begitu-lama-ini-jawabannya-h9hyaea3We.jpg</image><title>Penjajahan Belanda (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA- Mengapa Belanda menjajah Indonesia begitu lama menarik untuk diulas. Seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu koloni Belanda paling berharga. Hal itu terlihat dari lamannya Belanda menjajah ndonesia, yaitu antara 1602 &amp;ndash; 1942, atau sekitar 350 tahun.

BACA JUGA:
Link dan Video Special Dialogue: Perjalanan Panjang Pengembalian Barang Bersejarah dari Belanda ke Tanah Air

Selain itu, Belanda juga mengeksploitasi sumber daya manusia di Indonesia dengan melakukan sistem tanam paksa. Sistem ini diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada 1830.
Lantas mengapa Belanda menjajah Indonesia dikarenakan adanya sumber daya alam melimpah. Sehingga, Belanda mencari kekayaan, monopoli perdagangan, dan mencari daerah jajahan agar bisa dikuasai.

BACA JUGA:
5 Fakta Belanda Minta Maaf Atas Perbudakan di Indonesia, Tersulut Isu Black Lives Matter

Dalam catatn sejarah,  Belanda datang pertama kali ke Indonesia pada tahun 1596, di bawah pimpinan Cornelis de Houtman, dan berhasil mendarat di Pelabuhan Banten.
Pada tanggal 20 Maret tahun 1602, Belanda mendirikan kongsi dagang bernama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie), dengan tujuan sebagai berikut. Pertama, menghilangkan persaingan yang merugikan para pedagang Belanda.
Kedua, menyatukan tenaga untuk menghadapi persaingan dengan bangsa Portugis dan pedagang-pedagang lainnya di Indonesia. Ketiga, mencari keuntungan yang sebesar-besarnya untuk membiayai perang melawan Spanyol.
Kepemimpinan VOC dipegang oleh dewan beranggotakan 17 orang yang berkedudukan di Amsterdam. Oleh pemerintah Belanda, VOC diberi oktroi (hak-hak istimewa) sebagai berikut. Pertama, dianggap sebagai wakil pemerintah Belanda di Asia. Kedua, memonopoli perdagangan.
Ketiga, mencetak dan mengedarkan uang sendiri. Keempat, mengadakan perjanjian dan melakukan perang dengan negara lain.Kelima, menjalankan kekuasaan kehakiman dan melakukan pemungutan pajak. Keenam, memiliki angkatan perang sendiri. Ketujuh, mengadakan pemerintahan sendiri.
Untuk melaksanakan kekuasaannya di Indonesia, diangkatlah Gubernur Jenderal VOC antara lain sebagai berikut.
Pieter Both, yaitu Gubernur Jenderal VOC pertama yang memerintah tahun 1610-1619 di Ambon. Jan Pieterzoon Coen, yaitu Gubernur Jenderal VOC kedua yang memindahkan pusat VOC dari Ambon ke Jayakarta.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA- Mengapa Belanda menjajah Indonesia begitu lama menarik untuk diulas. Seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu koloni Belanda paling berharga. Hal itu terlihat dari lamannya Belanda menjajah ndonesia, yaitu antara 1602 &amp;ndash; 1942, atau sekitar 350 tahun.

BACA JUGA:
Link dan Video Special Dialogue: Perjalanan Panjang Pengembalian Barang Bersejarah dari Belanda ke Tanah Air

Selain itu, Belanda juga mengeksploitasi sumber daya manusia di Indonesia dengan melakukan sistem tanam paksa. Sistem ini diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada 1830.
Lantas mengapa Belanda menjajah Indonesia dikarenakan adanya sumber daya alam melimpah. Sehingga, Belanda mencari kekayaan, monopoli perdagangan, dan mencari daerah jajahan agar bisa dikuasai.

BACA JUGA:
5 Fakta Belanda Minta Maaf Atas Perbudakan di Indonesia, Tersulut Isu Black Lives Matter

Dalam catatn sejarah,  Belanda datang pertama kali ke Indonesia pada tahun 1596, di bawah pimpinan Cornelis de Houtman, dan berhasil mendarat di Pelabuhan Banten.
Pada tanggal 20 Maret tahun 1602, Belanda mendirikan kongsi dagang bernama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie), dengan tujuan sebagai berikut. Pertama, menghilangkan persaingan yang merugikan para pedagang Belanda.
Kedua, menyatukan tenaga untuk menghadapi persaingan dengan bangsa Portugis dan pedagang-pedagang lainnya di Indonesia. Ketiga, mencari keuntungan yang sebesar-besarnya untuk membiayai perang melawan Spanyol.
Kepemimpinan VOC dipegang oleh dewan beranggotakan 17 orang yang berkedudukan di Amsterdam. Oleh pemerintah Belanda, VOC diberi oktroi (hak-hak istimewa) sebagai berikut. Pertama, dianggap sebagai wakil pemerintah Belanda di Asia. Kedua, memonopoli perdagangan.
Ketiga, mencetak dan mengedarkan uang sendiri. Keempat, mengadakan perjanjian dan melakukan perang dengan negara lain.Kelima, menjalankan kekuasaan kehakiman dan melakukan pemungutan pajak. Keenam, memiliki angkatan perang sendiri. Ketujuh, mengadakan pemerintahan sendiri.
Untuk melaksanakan kekuasaannya di Indonesia, diangkatlah Gubernur Jenderal VOC antara lain sebagai berikut.
Pieter Both, yaitu Gubernur Jenderal VOC pertama yang memerintah tahun 1610-1619 di Ambon. Jan Pieterzoon Coen, yaitu Gubernur Jenderal VOC kedua yang memindahkan pusat VOC dari Ambon ke Jayakarta.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
