<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Senpi di Balik Polisi Tembak Polisi? Eksklusif di The Prime Show with Aiman iNews, Malam Ini</title><description>Aksi polisi menembak polisi terjadi antara anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2856367/bisnis-senpi-di-balik-polisi-tembak-polisi-eksklusif-di-the-prime-show-with-aiman-inews-malam-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2856367/bisnis-senpi-di-balik-polisi-tembak-polisi-eksklusif-di-the-prime-show-with-aiman-inews-malam-ini"/><item><title>Bisnis Senpi di Balik Polisi Tembak Polisi? Eksklusif di The Prime Show with Aiman iNews, Malam Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2856367/bisnis-senpi-di-balik-polisi-tembak-polisi-eksklusif-di-the-prime-show-with-aiman-inews-malam-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/02/337/2856367/bisnis-senpi-di-balik-polisi-tembak-polisi-eksklusif-di-the-prime-show-with-aiman-inews-malam-ini</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/337/2856367/bisnis-senpi-di-balik-polisi-tembak-polisi-eksklusif-di-the-prime-show-with-aiman-inews-malam-ini-01KAnta1v9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">The Prime Show. (Foto: iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/337/2856367/bisnis-senpi-di-balik-polisi-tembak-polisi-eksklusif-di-the-prime-show-with-aiman-inews-malam-ini-01KAnta1v9.jpg</image><title>The Prime Show. (Foto: iNews)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMi8xLzE2ODYyMi81L3g4bXhwZW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kejadian mendebarkan terjadi di Rusun Polri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ketika aksi polisi menembak polisi terjadi antara anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Insiden memilukan ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkapkan latar belakang tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF).

Korban tewas tertembak akibat kelalaian rekan kerjanya. Tersangka Bripda IMS memperlihatkan senjata api rakitannya kepada Bripda IDF. Saat tersangka menunjukkan senjata api tersebut kepada korban, tiba-tiba senpi tersebut meletus dan mengenai leher korban, tepatnya di bagian bawah telinga sebelah kanan menembus ke tengkuk belakang sebelah kiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tembak Polisi di Bogor, Penyidik Tak Temukan Unsur Perencanaan

Setelah itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur. Tetapi, naas Bripda IDF tak terselamatkan dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Akhirnya, dua anggota Polri dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ditetapkan sebagai tersangka, yakni Bripda IMS dan Bripka IG. Keduanya dinyatakan melanggar kode etik kategori pelanggaran berat serta tindak pidana Pasal 338 KUHP.

Dalam kasus ini, muncul dugaan adanya bisnis jual-beli senjata api dibalik insiden penembakan ini. Tetapi, hingga saat ini pihak kepolisian menyatakan belum menemukan adanya indikasi bisnis jual-beli senjata api (senpi) ilegal terkait dengan tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF). Tim penyidik akan terus mendalami soal dugaan bisnis jual-beli senpi ilegal tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Polisi Tembak Polisi, Polri Tangani Pelanggaran Etik

Lantas, apakah ada fakta tersembunyi dibalik kasus polisi tembak polisi ini? Benarkah dugaan bisnis senpi ilegal tersebut menjadi latar belakang peristiwa naas ini terjadi? Kami akan membahasnya secara tuntas dan eksklusif dalam dialog utama The Prime Show with Aiman, langsung bersama narasumber-narasumber terkait.

Saksikan selengkapnya hanya di The Prime Show with Aiman, malam ini (Rabu, 02 Agustus 2023) pukul 21.00 WIB, dipandu oleh host spesial, Aiman Witjaksono. Setelah itu, anda dapat menyaksikan talkshow &amp;ldquo;Konspirasi Prabu&amp;rdquo;, yang dipandu oleh host ternama Indonesia, Prabu Revolusi, malam ini (Rabu, 02 Agustus 2023) pukul 22.00 WIB dipandu oleh Prabu Revolusi, di iNews. Selain itu, dapat disaksikan juga secara streaming di Vision+ dan RCTI+.



Ayo set ulang frekuensi TV digital/STB anda, tonton iNews di saluran digital terbaik.



#iNews #MNCGroup #ThePrimeShowwithAiman #Aiman #PolisiTembakPolisi #Senpi #BripdaIgnatius #BisnisIlegal #Indonesia</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMi8xLzE2ODYyMi81L3g4bXhwZW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kejadian mendebarkan terjadi di Rusun Polri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ketika aksi polisi menembak polisi terjadi antara anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Insiden memilukan ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkapkan latar belakang tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF).

Korban tewas tertembak akibat kelalaian rekan kerjanya. Tersangka Bripda IMS memperlihatkan senjata api rakitannya kepada Bripda IDF. Saat tersangka menunjukkan senjata api tersebut kepada korban, tiba-tiba senpi tersebut meletus dan mengenai leher korban, tepatnya di bagian bawah telinga sebelah kanan menembus ke tengkuk belakang sebelah kiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tembak Polisi di Bogor, Penyidik Tak Temukan Unsur Perencanaan

Setelah itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur. Tetapi, naas Bripda IDF tak terselamatkan dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Akhirnya, dua anggota Polri dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ditetapkan sebagai tersangka, yakni Bripda IMS dan Bripka IG. Keduanya dinyatakan melanggar kode etik kategori pelanggaran berat serta tindak pidana Pasal 338 KUHP.

Dalam kasus ini, muncul dugaan adanya bisnis jual-beli senjata api dibalik insiden penembakan ini. Tetapi, hingga saat ini pihak kepolisian menyatakan belum menemukan adanya indikasi bisnis jual-beli senjata api (senpi) ilegal terkait dengan tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF). Tim penyidik akan terus mendalami soal dugaan bisnis jual-beli senpi ilegal tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Polisi Tembak Polisi, Polri Tangani Pelanggaran Etik

Lantas, apakah ada fakta tersembunyi dibalik kasus polisi tembak polisi ini? Benarkah dugaan bisnis senpi ilegal tersebut menjadi latar belakang peristiwa naas ini terjadi? Kami akan membahasnya secara tuntas dan eksklusif dalam dialog utama The Prime Show with Aiman, langsung bersama narasumber-narasumber terkait.

Saksikan selengkapnya hanya di The Prime Show with Aiman, malam ini (Rabu, 02 Agustus 2023) pukul 21.00 WIB, dipandu oleh host spesial, Aiman Witjaksono. Setelah itu, anda dapat menyaksikan talkshow &amp;ldquo;Konspirasi Prabu&amp;rdquo;, yang dipandu oleh host ternama Indonesia, Prabu Revolusi, malam ini (Rabu, 02 Agustus 2023) pukul 22.00 WIB dipandu oleh Prabu Revolusi, di iNews. Selain itu, dapat disaksikan juga secara streaming di Vision+ dan RCTI+.



Ayo set ulang frekuensi TV digital/STB anda, tonton iNews di saluran digital terbaik.



#iNews #MNCGroup #ThePrimeShowwithAiman #Aiman #PolisiTembakPolisi #Senpi #BripdaIgnatius #BisnisIlegal #Indonesia</content:encoded></item></channel></rss>
