<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Beli 12 Drone ANKA Buatan Turki Senilai Rp4,5 Triliun</title><description>Drone-drone tersebut diperkirakan akan tiba pada 2025.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/18/2856877/indonesia-beli-12-drone-anka-buatan-turki-senilai-rp4-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/03/18/2856877/indonesia-beli-12-drone-anka-buatan-turki-senilai-rp4-5-triliun"/><item><title>Indonesia Beli 12 Drone ANKA Buatan Turki Senilai Rp4,5 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/18/2856877/indonesia-beli-12-drone-anka-buatan-turki-senilai-rp4-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/03/18/2856877/indonesia-beli-12-drone-anka-buatan-turki-senilai-rp4-5-triliun</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/18/2856877/indonesia-beli-12-drone-anka-buatan-turki-senilai-rp4-5-triliun-0R5wWPnmeq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Drone ANKA buatan Turkish Aerospace. (Foto: CeeGee - Own work CC BY-SA 4.0)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/18/2856877/indonesia-beli-12-drone-anka-buatan-turki-senilai-rp4-5-triliun-0R5wWPnmeq.jpg</image><title>Drone ANKA buatan Turkish Aerospace. (Foto: CeeGee - Own work CC BY-SA 4.0)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOS8xLzE1NjU0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia telah membeli 12 drone baru dari Turkish Aerospace senilai USD300 juta (sekira Rp4,5 triliun), Kementerian Pertahanan mengatakan pada Selasa, (1/8/2023) yang terbaru dari serangkaian pembelian yang bertujuan untuk memodernisasi peralatan militer negara yang sudah tua.

BACA JUGA:
5 Drone Buatan Indonesia, Punya Spek Canggih Loh

Dua belas unit drone ANKA itu diharapkan akan dikirimkan sebelum November 2025.
Diwartakan Reuters, kesepakatan itu muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Juli memperingatkan kabinetnya untuk mempertahankan anggaran yang &amp;ldquo;sehat&amp;rdquo; saat ia menyoroti pengeluaran yang terlalu besar oleh badan keamanan negara, termasuk kementerian pertahanan.

BACA JUGA:
Spesifikasi ZALA Lancet-3, Drone Bunuh Diri Rusia untuk Serang Ukraina

Pada Januari, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyegel kesepakatan senilai USD800 juta untuk membeli 12 jet tempur Mirage 2000-5, yang menuai kritik karena dianggap terlalu tua. Indonesia pada Februari juga membeli 42 jet tempur Rafale seharga USD8,1 miliar, yang akan dicairkan secara bertahap selama beberapa tahun.Dengan anggaran Rp134,3 triliun kementerian pertahanan memiliki alokasi terbesar dari total anggaran negara tahun ini, menurut data pemerintah.
Kesepakatan dengan Turkish Aerospace yang berbasis di Ankara diselesaikan pada Februari dan drone diharapkan akan dikirimkan dalam waktu 32 bulan setelah penandatanganan. Itu juga termasuk pelatihan dan simulator penerbangan, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOS8xLzE1NjU0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia telah membeli 12 drone baru dari Turkish Aerospace senilai USD300 juta (sekira Rp4,5 triliun), Kementerian Pertahanan mengatakan pada Selasa, (1/8/2023) yang terbaru dari serangkaian pembelian yang bertujuan untuk memodernisasi peralatan militer negara yang sudah tua.

BACA JUGA:
5 Drone Buatan Indonesia, Punya Spek Canggih Loh

Dua belas unit drone ANKA itu diharapkan akan dikirimkan sebelum November 2025.
Diwartakan Reuters, kesepakatan itu muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Juli memperingatkan kabinetnya untuk mempertahankan anggaran yang &amp;ldquo;sehat&amp;rdquo; saat ia menyoroti pengeluaran yang terlalu besar oleh badan keamanan negara, termasuk kementerian pertahanan.

BACA JUGA:
Spesifikasi ZALA Lancet-3, Drone Bunuh Diri Rusia untuk Serang Ukraina

Pada Januari, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyegel kesepakatan senilai USD800 juta untuk membeli 12 jet tempur Mirage 2000-5, yang menuai kritik karena dianggap terlalu tua. Indonesia pada Februari juga membeli 42 jet tempur Rafale seharga USD8,1 miliar, yang akan dicairkan secara bertahap selama beberapa tahun.Dengan anggaran Rp134,3 triliun kementerian pertahanan memiliki alokasi terbesar dari total anggaran negara tahun ini, menurut data pemerintah.
Kesepakatan dengan Turkish Aerospace yang berbasis di Ankara diselesaikan pada Februari dan drone diharapkan akan dikirimkan dalam waktu 32 bulan setelah penandatanganan. Itu juga termasuk pelatihan dan simulator penerbangan, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.

</content:encoded></item></channel></rss>
