<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musala Rusak di Lebak Tuai Keprihatinan, Relawan Ganjar Turun Bantu Renovasi   </title><description>Padahal, fasilitas ibadah yang berdiri sejak tahun 1983 itu masih digunakan masyarakat hingga kini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856590/musala-rusak-di-lebak-tuai-keprihatinan-relawan-ganjar-turun-bantu-renovasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856590/musala-rusak-di-lebak-tuai-keprihatinan-relawan-ganjar-turun-bantu-renovasi"/><item><title>Musala Rusak di Lebak Tuai Keprihatinan, Relawan Ganjar Turun Bantu Renovasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856590/musala-rusak-di-lebak-tuai-keprihatinan-relawan-ganjar-turun-bantu-renovasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856590/musala-rusak-di-lebak-tuai-keprihatinan-relawan-ganjar-turun-bantu-renovasi</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2856590/musala-rusak-di-lebak-tuai-keprihatinan-relawan-ganjar-turun-bantu-renovasi-qKEidqMjMJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu dinding Musala Sanepa terlihat retak dan fasilitasnya kurang memadai. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2856590/musala-rusak-di-lebak-tuai-keprihatinan-relawan-ganjar-turun-bantu-renovasi-qKEidqMjMJ.jpeg</image><title>Salah satu dinding Musala Sanepa terlihat retak dan fasilitasnya kurang memadai. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>


JAKARTA - Sebuah musala di Kampung Sanepa, Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, kondisinya memprihatinkan. Padahal, fasilitas ibadah yang berdiri sejak tahun 1983 itu masih digunakan masyarakat hingga kini.
Kondisi bangunan musala berukuran 6x6 meter persegi itu kini memprihatinkan, mulai dari tembok-tembok yang sudah retak dan pecah, juga atap bocor sehingga ketika hujan kerap menimbulkan banjir.
Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam  Ganjar Milenial Center (GMC) langsung bergerak membantu renovasi musala tersebut. Tiba di lokasi pada Rabu (2/8/2023), para relawan menyerahkan stimulus bahan bangunan hebel untuk perbaikan Musala Sanepa.

BACA JUGA:
Cerita Ganjar Pranowo Ajak Dialog Ormas yang Hambat Investasi Daerah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Koordinator Wilayah GMC Banten, Cucu Komarudin mengatakan fasilitas ibadah itu diketahui berdiri sejak tahun 1983 dan belum pernah mendapat renovasi memadai.
&quot;Dari tahun 1983 pertama dibentuknya musala ini sampai tahun 2023 belum ada pembangunan atau belum ada rehabilitasi bangunan, tidak ada perombakan dan sebagainya sedangkan di 1986 itu yang diganti hanya atapnya gitu bisa kami lihat bersama bahwasanya bangunannya juga sudah tidak layak,&quot; kata Cucu dalam keterangannya.
Cucu mengaku, bantuan ini berawal dari permintaan atau aspirasi masyarakat yang menginginkan sarana musala tersebut dilakukan renovasi total.
Dengan stimulus ini diharapkan dapat memupuk semangat gotong royong masyarakat untuk menciptakan sarana peribadahan yang aman dan nyaman.

BACA JUGA:
Rapat Konsolidasi Internal PDIP Mantapkan Kesiapan Pemenangan Ganjar Pranowo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tentu tidak menutup kemungkinan setelah beres pembangunan ini kami akan berupaya untuk bagaimana menjadikan kampung ini lebih maju lagi. Karena saya yakin dengan kami berkolaborasi, kami gotong royong hadir di tengah-tengah masyarakat kita berbuat baik dan positif,&quot; ucap dia.
Salah satu tokoh masyarakat, Ujang Riva'i (33) kini dapat bernapas lega, pasalnya  bantuan ini memang sangat diperlukan oleh masyarakat guna percepatan renovasi total Musala Sanepa.Musala tersebut, lanjut Ujang, kerap digunakan masyarakat untuk beribadah secara berjamaah dan mampu memuat kurang lebih 40 orang hingga hari ini.
&quot;Maka dari itu alhamdulillah kami sudah mendapat atau menerima sumbangsih dari para tim GMC, kami sangat berterima kasih untuk bantuannya,&quot; jelas Ujang.
GMC Banten bersama masyarakat juga melakukan doa bersama di sela-sela kegiatan dalam menyambut bulan Muharram 1445 H.</description><content:encoded>


JAKARTA - Sebuah musala di Kampung Sanepa, Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, kondisinya memprihatinkan. Padahal, fasilitas ibadah yang berdiri sejak tahun 1983 itu masih digunakan masyarakat hingga kini.
Kondisi bangunan musala berukuran 6x6 meter persegi itu kini memprihatinkan, mulai dari tembok-tembok yang sudah retak dan pecah, juga atap bocor sehingga ketika hujan kerap menimbulkan banjir.
Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam  Ganjar Milenial Center (GMC) langsung bergerak membantu renovasi musala tersebut. Tiba di lokasi pada Rabu (2/8/2023), para relawan menyerahkan stimulus bahan bangunan hebel untuk perbaikan Musala Sanepa.

BACA JUGA:
Cerita Ganjar Pranowo Ajak Dialog Ormas yang Hambat Investasi Daerah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Koordinator Wilayah GMC Banten, Cucu Komarudin mengatakan fasilitas ibadah itu diketahui berdiri sejak tahun 1983 dan belum pernah mendapat renovasi memadai.
&quot;Dari tahun 1983 pertama dibentuknya musala ini sampai tahun 2023 belum ada pembangunan atau belum ada rehabilitasi bangunan, tidak ada perombakan dan sebagainya sedangkan di 1986 itu yang diganti hanya atapnya gitu bisa kami lihat bersama bahwasanya bangunannya juga sudah tidak layak,&quot; kata Cucu dalam keterangannya.
Cucu mengaku, bantuan ini berawal dari permintaan atau aspirasi masyarakat yang menginginkan sarana musala tersebut dilakukan renovasi total.
Dengan stimulus ini diharapkan dapat memupuk semangat gotong royong masyarakat untuk menciptakan sarana peribadahan yang aman dan nyaman.

BACA JUGA:
Rapat Konsolidasi Internal PDIP Mantapkan Kesiapan Pemenangan Ganjar Pranowo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tentu tidak menutup kemungkinan setelah beres pembangunan ini kami akan berupaya untuk bagaimana menjadikan kampung ini lebih maju lagi. Karena saya yakin dengan kami berkolaborasi, kami gotong royong hadir di tengah-tengah masyarakat kita berbuat baik dan positif,&quot; ucap dia.
Salah satu tokoh masyarakat, Ujang Riva'i (33) kini dapat bernapas lega, pasalnya  bantuan ini memang sangat diperlukan oleh masyarakat guna percepatan renovasi total Musala Sanepa.Musala tersebut, lanjut Ujang, kerap digunakan masyarakat untuk beribadah secara berjamaah dan mampu memuat kurang lebih 40 orang hingga hari ini.
&quot;Maka dari itu alhamdulillah kami sudah mendapat atau menerima sumbangsih dari para tim GMC, kami sangat berterima kasih untuk bantuannya,&quot; jelas Ujang.
GMC Banten bersama masyarakat juga melakukan doa bersama di sela-sela kegiatan dalam menyambut bulan Muharram 1445 H.</content:encoded></item></channel></rss>
