<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Terima Anaknya Ditegur Merokok, Wali Murid Ketapel Mata Guru hingga Luka Parah   </title><description>Korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh salah satu orang tua murid dengan cara diketapel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856721/tak-terima-anaknya-ditegur-merokok-wali-murid-ketapel-mata-guru-hingga-luka-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856721/tak-terima-anaknya-ditegur-merokok-wali-murid-ketapel-mata-guru-hingga-luka-parah"/><item><title>Tak Terima Anaknya Ditegur Merokok, Wali Murid Ketapel Mata Guru hingga Luka Parah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856721/tak-terima-anaknya-ditegur-merokok-wali-murid-ketapel-mata-guru-hingga-luka-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2856721/tak-terima-anaknya-ditegur-merokok-wali-murid-ketapel-mata-guru-hingga-luka-parah</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Endro Dwirawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2856721/tak-terima-anaknya-ditegur-merokok-wali-murid-ketapel-mata-guru-hingga-luka-parah-Nvjbv5n0K6.png" expression="full" type="image/jpeg">Guru jadi korban penganiayaan wali murid. (Foto: Endro)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2856721/tak-terima-anaknya-ditegur-merokok-wali-murid-ketapel-mata-guru-hingga-luka-parah-Nvjbv5n0K6.png</image><title>Guru jadi korban penganiayaan wali murid. (Foto: Endro)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODY3Ny81L3g4bXlsbnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BENGKULU - Zaharman (58), seorang guru olahraga di SMA Negeri 7, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit karena luka di salah satu bola matanya. Korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh salah satu orang tua murid dengan cara diketapel.

Tindak penganiayaan tersebut dipicu saat korban memergoki anak pelaku sedang merokok di lingkungan sekolah. Korban lantas menegur anak pelaku dan menghukumnya dengan cara ditendang. Namun sang anak tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya.

BACA JUGA:


Polda Metro Jaya Tetapkan 7 Oknum Polisi Tersangka Penganiayaan&amp;nbsp;
Tak lama kemudian pelaku datang ke sekolah mencari korban dengan membawa senjata tajam dan katapel. Saat itulah terjadi tindak penganiayaan terhadap korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wartawan Korban Penganiayaan Acara Partai Golkar Melapor ke Polisi

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Juda Trisno Tampubolon membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dan langsung merespons dengan melakukan upaya penangkapan.&amp;ldquo;Namun pelaku Arpanjaya (45) warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, telah kabur,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (3/8/2023).



Polres Rejang Lebong melalui Satreskrim dan Polsek Padang Ulak Tanding telah melakukan mediasi dan meminta pihak keluarga untuk memberitahukan keberadaan pelaku. Hingga kini polisi masih melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODY3Ny81L3g4bXlsbnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BENGKULU - Zaharman (58), seorang guru olahraga di SMA Negeri 7, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit karena luka di salah satu bola matanya. Korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh salah satu orang tua murid dengan cara diketapel.

Tindak penganiayaan tersebut dipicu saat korban memergoki anak pelaku sedang merokok di lingkungan sekolah. Korban lantas menegur anak pelaku dan menghukumnya dengan cara ditendang. Namun sang anak tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya.

BACA JUGA:


Polda Metro Jaya Tetapkan 7 Oknum Polisi Tersangka Penganiayaan&amp;nbsp;
Tak lama kemudian pelaku datang ke sekolah mencari korban dengan membawa senjata tajam dan katapel. Saat itulah terjadi tindak penganiayaan terhadap korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wartawan Korban Penganiayaan Acara Partai Golkar Melapor ke Polisi

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Juda Trisno Tampubolon membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dan langsung merespons dengan melakukan upaya penangkapan.&amp;ldquo;Namun pelaku Arpanjaya (45) warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, telah kabur,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (3/8/2023).



Polres Rejang Lebong melalui Satreskrim dan Polsek Padang Ulak Tanding telah melakukan mediasi dan meminta pihak keluarga untuk memberitahukan keberadaan pelaku. Hingga kini polisi masih melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku.

</content:encoded></item></channel></rss>
