<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Muncikari Hendak Jual Dua Wanita Asal Jakbar ke Klub Malam di Singapura</title><description>Keduanya hendak diberangkatkan ke Singapura untuk dijadikan penari di sebuah klub malam di Kota Singa itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2857175/polisi-tangkap-muncikari-hendak-jual-dua-wanita-asal-jakbar-ke-klub-malam-di-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2857175/polisi-tangkap-muncikari-hendak-jual-dua-wanita-asal-jakbar-ke-klub-malam-di-singapura"/><item><title>Polisi Tangkap Muncikari Hendak Jual Dua Wanita Asal Jakbar ke Klub Malam di Singapura</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2857175/polisi-tangkap-muncikari-hendak-jual-dua-wanita-asal-jakbar-ke-klub-malam-di-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/03/340/2857175/polisi-tangkap-muncikari-hendak-jual-dua-wanita-asal-jakbar-ke-klub-malam-di-singapura</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Gusti Yennosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2857175/polisi-tangkap-muncikari-hendak-jual-dua-wanita-asal-jakbar-ke-klub-malam-di-singapura-m9IhDkfnut.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Muncikari ditangkap di Pelabuhan Batam (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2857175/polisi-tangkap-muncikari-hendak-jual-dua-wanita-asal-jakbar-ke-klub-malam-di-singapura-m9IhDkfnut.jpg</image><title>Muncikari ditangkap di Pelabuhan Batam (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODcwNS81L3g4bXo3dHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BATAM - Dua wanita muda asal Jakarta Barat, diamankan polisi bersama petugas imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa 1 Agustus 2023 lalu.
Keduanya hendak diberangkatkan ke Singapura untuk dijadikan penari di sebuah klub malam di Kota Singa itu.
Ervina, warga Jakbar yang sudah lama menetap di Singapura hanya bisa menanggis saat polisi mengamankannnya di ruang keberangkatan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

BACA JUGA:
Profil dan Agama Robert Taylor, Pemain asal Finlandia yang Bantu Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Inter Miami

Saat diamankan, muncikari itu bersama Novita dan Julita. Dua wanita muda yang juga tetangganya di Jakbar.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-17 Dibantai Barcelona Juvenil A, Frank Wormuth Lihat Ada Sisi Positif

Di Singapura, Ervina merupakan seorang waitres. Dia membawa Novita dan Julita untuk dipekerjakan sebagai penari striptis atau sexy dancer dengan iming iming upah hingga Rp14 juta atau 1.400 dolar Singapura.
Iming-iming itu menjadi mimpi indah buat Novita dan Julita. Bak mimpi di siang bolong, mimpi mengubah nasib buyar usai Polsek KKP dan petugas imigrasi mencegat merek.Kapolsek KKP Iptu Putra Jaya Tarigan mengatakan bahwa tersangka Ervina sudah beberapa kali mebawa wanita muda untuk bekerja di Singapura.

&quot;Tersangka sudah 15 tahun menetap di Singapura dan bekerja sebagai waitres di klub malam,&quot; kata dia, Kamis (8/3/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi ke Penerima LPDP: Pulang, Pulang meski Gaji Lebih Rendah

Kepada polisi. ervina mengaku jika novita dan julita juga merupakan penari di wilayah Jakarta. keduanyalah yang meminta Ervina mencarikan pekerjaan ke Singapura.

BACA JUGA:


Dipupuk Sri Mulyani, Kini Dana LPDP Capai Rp139 Triliun&amp;nbsp;
Untuk bisa meloloskan keduanya, Ervina sendiri dijanjikan oleh manager club malam dengan upah sebesar Rp3 juta per orang. Sementara biaya transportasi dari Jakarta ke Singapura ditanggung oleh manager tersebut.

Tersangka dijerat Pasal 81 junto Pasal 83 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp15 miliar.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODcwNS81L3g4bXo3dHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BATAM - Dua wanita muda asal Jakarta Barat, diamankan polisi bersama petugas imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa 1 Agustus 2023 lalu.
Keduanya hendak diberangkatkan ke Singapura untuk dijadikan penari di sebuah klub malam di Kota Singa itu.
Ervina, warga Jakbar yang sudah lama menetap di Singapura hanya bisa menanggis saat polisi mengamankannnya di ruang keberangkatan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

BACA JUGA:
Profil dan Agama Robert Taylor, Pemain asal Finlandia yang Bantu Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Inter Miami

Saat diamankan, muncikari itu bersama Novita dan Julita. Dua wanita muda yang juga tetangganya di Jakbar.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-17 Dibantai Barcelona Juvenil A, Frank Wormuth Lihat Ada Sisi Positif

Di Singapura, Ervina merupakan seorang waitres. Dia membawa Novita dan Julita untuk dipekerjakan sebagai penari striptis atau sexy dancer dengan iming iming upah hingga Rp14 juta atau 1.400 dolar Singapura.
Iming-iming itu menjadi mimpi indah buat Novita dan Julita. Bak mimpi di siang bolong, mimpi mengubah nasib buyar usai Polsek KKP dan petugas imigrasi mencegat merek.Kapolsek KKP Iptu Putra Jaya Tarigan mengatakan bahwa tersangka Ervina sudah beberapa kali mebawa wanita muda untuk bekerja di Singapura.

&quot;Tersangka sudah 15 tahun menetap di Singapura dan bekerja sebagai waitres di klub malam,&quot; kata dia, Kamis (8/3/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi ke Penerima LPDP: Pulang, Pulang meski Gaji Lebih Rendah

Kepada polisi. ervina mengaku jika novita dan julita juga merupakan penari di wilayah Jakarta. keduanyalah yang meminta Ervina mencarikan pekerjaan ke Singapura.

BACA JUGA:


Dipupuk Sri Mulyani, Kini Dana LPDP Capai Rp139 Triliun&amp;nbsp;
Untuk bisa meloloskan keduanya, Ervina sendiri dijanjikan oleh manager club malam dengan upah sebesar Rp3 juta per orang. Sementara biaya transportasi dari Jakarta ke Singapura ditanggung oleh manager tersebut.

Tersangka dijerat Pasal 81 junto Pasal 83 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp15 miliar.

</content:encoded></item></channel></rss>
