<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Soroti Banyak Jemaah Haji Lansia Wafat, Wapres: Evaluasi Semaksimal Mungkin</title><description>Wapres menyoroti banyaknya jemaah haji lansia yang wafat di Tanah Suci.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857541/soroti-banyak-jemaah-haji-lansia-wafat-wapres-evaluasi-semaksimal-mungkin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857541/soroti-banyak-jemaah-haji-lansia-wafat-wapres-evaluasi-semaksimal-mungkin"/><item><title>   Soroti Banyak Jemaah Haji Lansia Wafat, Wapres: Evaluasi Semaksimal Mungkin</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857541/soroti-banyak-jemaah-haji-lansia-wafat-wapres-evaluasi-semaksimal-mungkin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857541/soroti-banyak-jemaah-haji-lansia-wafat-wapres-evaluasi-semaksimal-mungkin</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/337/2857541/soroti-banyak-jemaah-haji-lansia-wafat-wapres-evaluasi-semaksimal-mungkin-LwFV0enSXF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/337/2857541/soroti-banyak-jemaah-haji-lansia-wafat-wapres-evaluasi-semaksimal-mungkin-LwFV0enSXF.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC85LzE2ODczNS81L3g4bjAxeHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengevaluasi penyelenggaraan Haji 1444 Hijriah atau Tahun 2023 Masehi. Wapres menyoroti banyaknya jemaah haji lansia yang wafat di Tanah Suci.
Dari data Kementerian Agama melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes) per 3 Agustus 2023, jumlah jemaah Haji yang wafat sebanyak 771, terbanyak adalah lansia. Angka ini tertinggi sejak penyelenggaraan Haji tahun 2015.
&amp;ldquo;Yang masalah haji setiap tahun penyelenggaraan selalu ada evaluasi. Nah yang baik yang tidak baik mana harus disempurnakan itu selalu ada evaluasi. Nah tahun ini memang ada masalah yang perlu mendapat (perhatian) lebih serius, banyaknya yang wafat, itu kan karena memang pertama tentu banyak jemaah haji yang lansia,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangannya usai menghadiri acara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (4/8/2023).

BACA JUGA:
Bela Barcelona di IYC 2023, Putra Legenda Timnas Brasil Ronaldinho Tiba di Bali

Selain itu, Wapres juga menyoroti masalah cuaca panas di Arab Saudi. Selain itu, terkait sinkronisasi aturan-aturan dengan Arab Saudi. &amp;ldquo;Kedua, cuaca di sana sangat panas. Dan, ketiga dalam menghadapi dua hal ini kurang disiapkan antisipasinya, termasuk juga mungkin aturan-aturan di Saudi, sinkronisasi aturan menghadapi jemaah lansia dan cuaca panas kan mesti ada langkah-langkah antisipatifnya.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Ada Tol Bocimi, Jokowi: Jakarta-Sukabumi Cukup 2,5 Jam
Wapres pun mendorong agar penyelenggaraan Haji tahun 1445 Hijriah atau tahun 2024 masehi bisa dilakukan antisipasi. Sehingga, meminimalkan potensi banyaknya jemaah haji lansia yang wafat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Anji Tanggapi Podcast Marlo dan Keisya Levronka: Interview yang Gak Enak Ditonton

&amp;ldquo;Mungkin ini yang kemarin belum tersiapkan dengan baik sehingga memang perlu diantisipasi. Selain daripada apa yang evaluasi tahun ini. Tahun depan harus diantisipasi hal yang tentu akan terjadi. Kita tidak tahu yang akan datang ini masalahnya apa, masalah-masalah yang dihadapi ini diantisipasi jadi menyikapi kekurangan kemarin dan harus juga tantangan ke depan belum tentu sama. Bisa saja berbeda,&amp;rdquo; kata Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Guruh Soekarnoputra Tak Terima Rumahnya Disita PN Jaksel, Sebut Adanya Kejanggalan

&amp;ldquo;Itu harus kita siapkan di dalam rangka kita melakukan, evaluasi harus sesempurna mungkin seoptimal mungkin,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC85LzE2ODczNS81L3g4bjAxeHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengevaluasi penyelenggaraan Haji 1444 Hijriah atau Tahun 2023 Masehi. Wapres menyoroti banyaknya jemaah haji lansia yang wafat di Tanah Suci.
Dari data Kementerian Agama melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes) per 3 Agustus 2023, jumlah jemaah Haji yang wafat sebanyak 771, terbanyak adalah lansia. Angka ini tertinggi sejak penyelenggaraan Haji tahun 2015.
&amp;ldquo;Yang masalah haji setiap tahun penyelenggaraan selalu ada evaluasi. Nah yang baik yang tidak baik mana harus disempurnakan itu selalu ada evaluasi. Nah tahun ini memang ada masalah yang perlu mendapat (perhatian) lebih serius, banyaknya yang wafat, itu kan karena memang pertama tentu banyak jemaah haji yang lansia,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangannya usai menghadiri acara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (4/8/2023).

BACA JUGA:
Bela Barcelona di IYC 2023, Putra Legenda Timnas Brasil Ronaldinho Tiba di Bali

Selain itu, Wapres juga menyoroti masalah cuaca panas di Arab Saudi. Selain itu, terkait sinkronisasi aturan-aturan dengan Arab Saudi. &amp;ldquo;Kedua, cuaca di sana sangat panas. Dan, ketiga dalam menghadapi dua hal ini kurang disiapkan antisipasinya, termasuk juga mungkin aturan-aturan di Saudi, sinkronisasi aturan menghadapi jemaah lansia dan cuaca panas kan mesti ada langkah-langkah antisipatifnya.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Ada Tol Bocimi, Jokowi: Jakarta-Sukabumi Cukup 2,5 Jam
Wapres pun mendorong agar penyelenggaraan Haji tahun 1445 Hijriah atau tahun 2024 masehi bisa dilakukan antisipasi. Sehingga, meminimalkan potensi banyaknya jemaah haji lansia yang wafat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Anji Tanggapi Podcast Marlo dan Keisya Levronka: Interview yang Gak Enak Ditonton

&amp;ldquo;Mungkin ini yang kemarin belum tersiapkan dengan baik sehingga memang perlu diantisipasi. Selain daripada apa yang evaluasi tahun ini. Tahun depan harus diantisipasi hal yang tentu akan terjadi. Kita tidak tahu yang akan datang ini masalahnya apa, masalah-masalah yang dihadapi ini diantisipasi jadi menyikapi kekurangan kemarin dan harus juga tantangan ke depan belum tentu sama. Bisa saja berbeda,&amp;rdquo; kata Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Guruh Soekarnoputra Tak Terima Rumahnya Disita PN Jaksel, Sebut Adanya Kejanggalan

&amp;ldquo;Itu harus kita siapkan di dalam rangka kita melakukan, evaluasi harus sesempurna mungkin seoptimal mungkin,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
