<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Buka Sidang Umum AIPA, Ini Sejumlah Agenda yang Dibahas</title><description>Namun pembukaannya secara resmi akan digelar pada Senin 7 Agustus 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857984/presiden-jokowi-buka-sidang-umum-aipa-ini-sejumlah-agenda-yang-dibahas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857984/presiden-jokowi-buka-sidang-umum-aipa-ini-sejumlah-agenda-yang-dibahas"/><item><title>Presiden Jokowi Buka Sidang Umum AIPA, Ini Sejumlah Agenda yang Dibahas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857984/presiden-jokowi-buka-sidang-umum-aipa-ini-sejumlah-agenda-yang-dibahas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/04/337/2857984/presiden-jokowi-buka-sidang-umum-aipa-ini-sejumlah-agenda-yang-dibahas</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/337/2857984/presiden-jokowi-buka-sidang-umum-aipa-ini-sejumlah-agenda-yang-dibahas-TLhsIQJRed.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/337/2857984/presiden-jokowi-buka-sidang-umum-aipa-ini-sejumlah-agenda-yang-dibahas-TLhsIQJRed.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC83LzE2ODc1NC81L3g4bjBjNTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua DPR, Puan Maharani menyampaikan bahwa rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka Sidang Umum ASEAN Interparlementary Assembly (AIPA) ke-44 yang akan digelar di Jakarta menyusul keketuaan DPR RI di forum parlemen Asia Tenggara tahun 2023.
&quot;Sidang AIPA yang dimulai pada tanggal 6 Agustus akan dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri 9 Ketua DPR dari ASEAN dan juga ada dari negara-negara observer,&amp;rdquo; kata Puan usai bilateral meeting dengan Ketua Parlemen Vietnam di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/8/2023).
Sidang Umum AIPA ke-44 diselenggarakan mulai tanggal 5 sampai 11 Agustus di Hotel Fairmont, Jakarta. Namun pembukaannya secara resmi akan digelar pada Senin 7 Agustus 2023.

BACA JUGA:
Doakan Ganjar Jadi Presiden RI, Relawan Gelar Istighosah Bersama Warga Blitar

Kegiatan yang dihadiri para pimpinan parlemen negara-negara Asia Tenggara itu akan dihadiri 9 Ketua Parlemen ASEAN selain Indonesia, perwakilan 17 negara Observer dan Tamu, serta perwakilan dari 9 Organisasi Internasional. Total peserta yang akan hadir sebanyak 568 Delegasi.

BACA JUGA:
Sinopsis Film The Courier, Aksi Benedict Cumberbatch Gagalkan Perang Nuklir

Sidang Umum AIPA ke-44 sendiri merupakan salah satu puncak keketuaan DPR RI di AIPA, sejalan dengan keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023. Dalam sidang AIPA kali ini, DPR mengusung tema Responsive Parliaments for a Stable and Prosperous ASEAN, yang menurutnya, merupakan komitmen parlemen ASEAN dalam ikut menciptakan perdamaian dan kesejahteraan di Asia Tenggara.
&quot;Parlemen perlu terlibat menangani berbagai permasalahan internasional, karena berbagai krisis global telah berdampak bagi rakyat. Tema ini juga akan menekankan peran penting parlemen dalam mengatasi berbagai tantangan global, dalam menciptakan ASEAN yang stabil dan Sejahtera. Kami di DPR pastikan akan terlibat dalam peran tersebut,&quot; ujarnya.Puan menambahkan, DPR RI selalu mendorong penguatan Parlemen dalam setiap masalah regional bahkan global. Seperti dalam Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly ke-144, di mana saat itu DPR RI ikut berkontribusi memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan ketegangan geopolitik yang meningkat serta bencana iklim.

Lalu pada G20 Parliamentary Speakers Summit 20 (P20) ke-8, parlemen negara-negara G20 ikut berkontribusi berkomitmen agar tidak ada lagi krisis ketahanan pangan. Kemudian di tahun 2023 ini, DPR memegang Presidensi AIPA yang akan mendorong terciptanya ASEAN yang stabil dan Sejahtera di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Asia Tenggara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemenkeu Lelang 60 Motor Royal Enfield, Diperebutkan 3.377 Orang

&quot;Semua ini bertujuan untuk memperbesar kontribusi Parlemen dalam pembahasan berbagai isu internasional. Karena kami menyaksikan berbagai persoalan internasional yang telah berdampak langsung bagi rakyat yang memilih kami dalam menyuarakan kegelisahannya,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tawuran Pecah di Jalan Daan Mogot, Satu Orang Kena Bacok

Mantan Menko PMK ini menyebut peran AIPA sangat diperlukan untuk mendukung negara-negara ASEAN dari persaingan kekuatan besar. Menurut Puan, kawasan Asia Tenggara dapat menyelesaikan isu prioritas yang menjadi kepentingan bersama.

&quot;AIPA perlu memastikan kepentingan ASEAN terus didengar dan perhatikan, dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang membutuhkan komitmen global,&quot; paparnya.

Untuk penguatan peran Parlemen, dalam Sidang Umum AIPA juga akan dilaksanakan dialog bersama negara observer dan organisasi internasional. Dialog tersebut diharapkan dapat menjembatani perbedaan dan membangun prediktabilitas hubungan antara kekuatan besar di kawasan.

&amp;ldquo;AIPA perlu berkontribusi menurunkan ketegangan di kawasan, dan bahkan mengembangkan preventive diplomacy karena dinamika perkembangan geopolitik di masa depan akan semakin kompleks,&amp;rdquo; ungkap Puan.

Pada AIPA ke-44 akan dilakukan Sidang Komisi antara lain Komisi Politik, Komisi Ekonomi, Komisi Sosial, Komisi Organisasi, Pertemuan Women Parlementarians of AIPA (WAIPA), dan Pertemuan Young Parliamentarians of AIPA (YPA). Puan dan delegasi DPR juga akan melakukan sejumlah bilateral meeting dengan delegasi parlemen negara-negara ASEAN di sela-sela sidang AIPA.

&amp;ldquo;Saya juga akan mengadakan berbagai pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen negara sahabat,&amp;rdquo; pungkasnya.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC83LzE2ODc1NC81L3g4bjBjNTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua DPR, Puan Maharani menyampaikan bahwa rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka Sidang Umum ASEAN Interparlementary Assembly (AIPA) ke-44 yang akan digelar di Jakarta menyusul keketuaan DPR RI di forum parlemen Asia Tenggara tahun 2023.
&quot;Sidang AIPA yang dimulai pada tanggal 6 Agustus akan dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri 9 Ketua DPR dari ASEAN dan juga ada dari negara-negara observer,&amp;rdquo; kata Puan usai bilateral meeting dengan Ketua Parlemen Vietnam di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/8/2023).
Sidang Umum AIPA ke-44 diselenggarakan mulai tanggal 5 sampai 11 Agustus di Hotel Fairmont, Jakarta. Namun pembukaannya secara resmi akan digelar pada Senin 7 Agustus 2023.

BACA JUGA:
Doakan Ganjar Jadi Presiden RI, Relawan Gelar Istighosah Bersama Warga Blitar

Kegiatan yang dihadiri para pimpinan parlemen negara-negara Asia Tenggara itu akan dihadiri 9 Ketua Parlemen ASEAN selain Indonesia, perwakilan 17 negara Observer dan Tamu, serta perwakilan dari 9 Organisasi Internasional. Total peserta yang akan hadir sebanyak 568 Delegasi.

BACA JUGA:
Sinopsis Film The Courier, Aksi Benedict Cumberbatch Gagalkan Perang Nuklir

Sidang Umum AIPA ke-44 sendiri merupakan salah satu puncak keketuaan DPR RI di AIPA, sejalan dengan keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023. Dalam sidang AIPA kali ini, DPR mengusung tema Responsive Parliaments for a Stable and Prosperous ASEAN, yang menurutnya, merupakan komitmen parlemen ASEAN dalam ikut menciptakan perdamaian dan kesejahteraan di Asia Tenggara.
&quot;Parlemen perlu terlibat menangani berbagai permasalahan internasional, karena berbagai krisis global telah berdampak bagi rakyat. Tema ini juga akan menekankan peran penting parlemen dalam mengatasi berbagai tantangan global, dalam menciptakan ASEAN yang stabil dan Sejahtera. Kami di DPR pastikan akan terlibat dalam peran tersebut,&quot; ujarnya.Puan menambahkan, DPR RI selalu mendorong penguatan Parlemen dalam setiap masalah regional bahkan global. Seperti dalam Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly ke-144, di mana saat itu DPR RI ikut berkontribusi memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan ketegangan geopolitik yang meningkat serta bencana iklim.

Lalu pada G20 Parliamentary Speakers Summit 20 (P20) ke-8, parlemen negara-negara G20 ikut berkontribusi berkomitmen agar tidak ada lagi krisis ketahanan pangan. Kemudian di tahun 2023 ini, DPR memegang Presidensi AIPA yang akan mendorong terciptanya ASEAN yang stabil dan Sejahtera di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Asia Tenggara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemenkeu Lelang 60 Motor Royal Enfield, Diperebutkan 3.377 Orang

&quot;Semua ini bertujuan untuk memperbesar kontribusi Parlemen dalam pembahasan berbagai isu internasional. Karena kami menyaksikan berbagai persoalan internasional yang telah berdampak langsung bagi rakyat yang memilih kami dalam menyuarakan kegelisahannya,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tawuran Pecah di Jalan Daan Mogot, Satu Orang Kena Bacok

Mantan Menko PMK ini menyebut peran AIPA sangat diperlukan untuk mendukung negara-negara ASEAN dari persaingan kekuatan besar. Menurut Puan, kawasan Asia Tenggara dapat menyelesaikan isu prioritas yang menjadi kepentingan bersama.

&quot;AIPA perlu memastikan kepentingan ASEAN terus didengar dan perhatikan, dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang membutuhkan komitmen global,&quot; paparnya.

Untuk penguatan peran Parlemen, dalam Sidang Umum AIPA juga akan dilaksanakan dialog bersama negara observer dan organisasi internasional. Dialog tersebut diharapkan dapat menjembatani perbedaan dan membangun prediktabilitas hubungan antara kekuatan besar di kawasan.

&amp;ldquo;AIPA perlu berkontribusi menurunkan ketegangan di kawasan, dan bahkan mengembangkan preventive diplomacy karena dinamika perkembangan geopolitik di masa depan akan semakin kompleks,&amp;rdquo; ungkap Puan.

Pada AIPA ke-44 akan dilakukan Sidang Komisi antara lain Komisi Politik, Komisi Ekonomi, Komisi Sosial, Komisi Organisasi, Pertemuan Women Parlementarians of AIPA (WAIPA), dan Pertemuan Young Parliamentarians of AIPA (YPA). Puan dan delegasi DPR juga akan melakukan sejumlah bilateral meeting dengan delegasi parlemen negara-negara ASEAN di sela-sela sidang AIPA.

&amp;ldquo;Saya juga akan mengadakan berbagai pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen negara sahabat,&amp;rdquo; pungkasnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
