<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Mata Guru Luka Parah Usai Kena Ketapel Orangtua Murid</title><description>Korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh salah satu orangtua murid dengan cara diketapel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857209/5-fakta-mata-guru-luka-parah-usai-kena-ketapel-orangtua-murid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857209/5-fakta-mata-guru-luka-parah-usai-kena-ketapel-orangtua-murid"/><item><title>5 Fakta Mata Guru Luka Parah Usai Kena Ketapel Orangtua Murid</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857209/5-fakta-mata-guru-luka-parah-usai-kena-ketapel-orangtua-murid</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857209/5-fakta-mata-guru-luka-parah-usai-kena-ketapel-orangtua-murid</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2857209/5-fakta-mata-guru-luka-parah-usai-kena-ketapel-orangtua-murid-4W34BBMXKA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guru diketapel orangtua murid di Bengkulu (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/340/2857209/5-fakta-mata-guru-luka-parah-usai-kena-ketapel-orangtua-murid-4W34BBMXKA.jpg</image><title>Guru diketapel orangtua murid di Bengkulu (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODcwOS81L3g4bXpiMWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BENGKULU - Seorang guru olahraga di SMA Negeri 7, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit karena luka di salah satu bola matanya.
Okezone merangkum 5 fakta orangtua murid ketapel mata guru karena tak terima anaknya ditegur merokok. Berikut ulasannya:
1. Korban Alami Luka Serius di Matanya
Korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh salah satu orangtua murid dengan cara diketapel.
Zaharman (58) mengalami penganiayaan usai orangtua muridnya tak terima lantaran korban memergoki anak pelaku sedang merokok di lingkungan sekolah. Korban lantas menegur anak pelaku dan menghukumnya dengan cara ditendang. Namun sang anak tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya.

BACA JUGA:
OJK Tolak Tim Likuidasi Usulan Kresna Life, Ternyata Ini Alasannya

2. Pelaku Datang ke Sekolah Ketapel Guru Anaknya
Tak lama kemudian pelaku datang ke sekolah mencari korban dengan membawa senjata tajam dan katapel. Saat itulah terjadi tindak penganiayaan terhadap korban.

BACA JUGA:
 Sering Dikait-kaitkan Jadi Bacawapres, Gibran: yang Umurnya 35 Bukan Cuma Saya!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3. Polisi Kejar Pelaku
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Juda Trisno Tampubolon membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dan langsung merespons dengan melakukan upaya penangkapan.4. Polisi Ungkap Identitas Pelaku
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Namun pelaku Arpanjaya (45) warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, telah kabur,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (3/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rem Blong, Truk Semen Kecelakaan di Jalur Puncak Bogor

5. Polisi Minta Keluarga Ungkap Keberadaan Pelaku

Polres Rejang Lebong melalui Satreskrim dan Polsek Padang Ulak Tanding telah melakukan mediasi dan meminta pihak keluarga untuk memberitahukan keberadaan pelaku. Hingga kini polisi masih melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODcwOS81L3g4bXpiMWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BENGKULU - Seorang guru olahraga di SMA Negeri 7, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit karena luka di salah satu bola matanya.
Okezone merangkum 5 fakta orangtua murid ketapel mata guru karena tak terima anaknya ditegur merokok. Berikut ulasannya:
1. Korban Alami Luka Serius di Matanya
Korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh salah satu orangtua murid dengan cara diketapel.
Zaharman (58) mengalami penganiayaan usai orangtua muridnya tak terima lantaran korban memergoki anak pelaku sedang merokok di lingkungan sekolah. Korban lantas menegur anak pelaku dan menghukumnya dengan cara ditendang. Namun sang anak tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya.

BACA JUGA:
OJK Tolak Tim Likuidasi Usulan Kresna Life, Ternyata Ini Alasannya

2. Pelaku Datang ke Sekolah Ketapel Guru Anaknya
Tak lama kemudian pelaku datang ke sekolah mencari korban dengan membawa senjata tajam dan katapel. Saat itulah terjadi tindak penganiayaan terhadap korban.

BACA JUGA:
 Sering Dikait-kaitkan Jadi Bacawapres, Gibran: yang Umurnya 35 Bukan Cuma Saya!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3. Polisi Kejar Pelaku
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Juda Trisno Tampubolon membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dan langsung merespons dengan melakukan upaya penangkapan.4. Polisi Ungkap Identitas Pelaku
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Namun pelaku Arpanjaya (45) warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, telah kabur,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (3/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rem Blong, Truk Semen Kecelakaan di Jalur Puncak Bogor

5. Polisi Minta Keluarga Ungkap Keberadaan Pelaku

Polres Rejang Lebong melalui Satreskrim dan Polsek Padang Ulak Tanding telah melakukan mediasi dan meminta pihak keluarga untuk memberitahukan keberadaan pelaku. Hingga kini polisi masih melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku.





</content:encoded></item></channel></rss>
