<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nelayan Tersambar Petir, Jatuh dari Perahu dan Hilang di Sungai</title><description>Seorang nelayan bernama Ahmad Saripudin tersambar petir dan hilang di Sungai Batang Gansal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857337/nelayan-tersambar-petir-jatuh-dari-perahu-dan-hilang-di-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857337/nelayan-tersambar-petir-jatuh-dari-perahu-dan-hilang-di-sungai"/><item><title>Nelayan Tersambar Petir, Jatuh dari Perahu dan Hilang di Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857337/nelayan-tersambar-petir-jatuh-dari-perahu-dan-hilang-di-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857337/nelayan-tersambar-petir-jatuh-dari-perahu-dan-hilang-di-sungai</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 02:39 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/340/2857337/nelayan-tersambar-petir-jatuh-dari-perahu-dan-hilang-di-sungai-nsevP48gk7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR cari nelayan yang tersambar petir dan jatuh ke sungai (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/340/2857337/nelayan-tersambar-petir-jatuh-dari-perahu-dan-hilang-di-sungai-nsevP48gk7.jpg</image><title>Tim SAR cari nelayan yang tersambar petir dan jatuh ke sungai (Foto : Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMi8xLzE2ODYzMS81L3g4bXhzb28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

PEKANBARU- Seorang nelayan bernama Ahmad Saripudin tersambar petir dan hilang di Sungai Batang Gansal, Desa Sanglar, Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ria.

Hingga saat ini, nasib korban belum diketahui apakah sudah meninggal atau masih hidup. Tim gabungan sudah melakukan pencaharian, namun belum berhasil menemukan pria berusia 32 tahun itu.


BACA JUGA:
Kisah 11 Nelayan Indonesia Terdampar 6 Hari di Pulau Kecil Perairan Australia&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Pada saat kejadian korban sudah selesai menjaring ikan dan rencana mau pulang. Namun saat dalam perjalan pulang korban disambar petir dan jatuh dari perahunya,&quot; kata Kepala  Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, Kamis (3/8/2023).

Kejadian bermula saat korban bersama kakak iparnya Egi sekitar pukul 14.00 WIB melihat hasil tangakapan ikan di Sungai Batang Gansal. Usai mengambil di jaring yang sebelumnya sudah dipasang di sungai, keduanya hendak pulang ke rumah.


BACA JUGA:
Bakamla RI Jemput 8 Nelayan Indonesia yang Hanyut ke Perairan Malaysia


Namun, usai mengambil ikan, kondisi sungai sudah diguyur hujan dan petir. Saat itulah petir tiba-tiba menyambar korban. Ahmad yang merupakan warga Teras Jaya RT 002 RW 005, Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, pun terjatuh ke sungai.

Sementara Egi, tidak terkena sambaran petir itu. Melihat kejadian itu, dia langsung mangayuh perahunya ke desa dan memberitahukan hal itu kepada warga.Tim SAR yang juga mendapat laporan langsung bergegas untuk melakukan pencarian. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan.

&quot;Kami bersama petugas BPBD setempat mendapat informasi itu sekitar pukul 17.00 WIB. Kita langsung bergerak bersama melakukan pencaharian. Semoga korban segera ditemukan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMi8xLzE2ODYzMS81L3g4bXhzb28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

PEKANBARU- Seorang nelayan bernama Ahmad Saripudin tersambar petir dan hilang di Sungai Batang Gansal, Desa Sanglar, Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ria.

Hingga saat ini, nasib korban belum diketahui apakah sudah meninggal atau masih hidup. Tim gabungan sudah melakukan pencaharian, namun belum berhasil menemukan pria berusia 32 tahun itu.


BACA JUGA:
Kisah 11 Nelayan Indonesia Terdampar 6 Hari di Pulau Kecil Perairan Australia&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Pada saat kejadian korban sudah selesai menjaring ikan dan rencana mau pulang. Namun saat dalam perjalan pulang korban disambar petir dan jatuh dari perahunya,&quot; kata Kepala  Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, Kamis (3/8/2023).

Kejadian bermula saat korban bersama kakak iparnya Egi sekitar pukul 14.00 WIB melihat hasil tangakapan ikan di Sungai Batang Gansal. Usai mengambil di jaring yang sebelumnya sudah dipasang di sungai, keduanya hendak pulang ke rumah.


BACA JUGA:
Bakamla RI Jemput 8 Nelayan Indonesia yang Hanyut ke Perairan Malaysia


Namun, usai mengambil ikan, kondisi sungai sudah diguyur hujan dan petir. Saat itulah petir tiba-tiba menyambar korban. Ahmad yang merupakan warga Teras Jaya RT 002 RW 005, Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, pun terjatuh ke sungai.

Sementara Egi, tidak terkena sambaran petir itu. Melihat kejadian itu, dia langsung mangayuh perahunya ke desa dan memberitahukan hal itu kepada warga.Tim SAR yang juga mendapat laporan langsung bergegas untuk melakukan pencarian. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan.

&quot;Kami bersama petugas BPBD setempat mendapat informasi itu sekitar pukul 17.00 WIB. Kita langsung bergerak bersama melakukan pencaharian. Semoga korban segera ditemukan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
