<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Kenyam Gotong Royong Tarik Pesawat Smart Air yang Tergelincir Selepas Mendarat</title><description>Dia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857885/warga-kenyam-gotong-royong-tarik-pesawat-smart-air-yang-tergelincir-selepas-mendarat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857885/warga-kenyam-gotong-royong-tarik-pesawat-smart-air-yang-tergelincir-selepas-mendarat"/><item><title>Warga Kenyam Gotong Royong Tarik Pesawat Smart Air yang Tergelincir Selepas Mendarat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857885/warga-kenyam-gotong-royong-tarik-pesawat-smart-air-yang-tergelincir-selepas-mendarat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/04/340/2857885/warga-kenyam-gotong-royong-tarik-pesawat-smart-air-yang-tergelincir-selepas-mendarat</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/340/2857885/warga-kenyam-gotong-royong-tarik-pesawat-smart-air-yang-tergelincir-selepas-mendarat-7kO0MxMGq3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat tergelincir ditarik warga di Nduga (Foto: Antaranews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/340/2857885/warga-kenyam-gotong-royong-tarik-pesawat-smart-air-yang-tergelincir-selepas-mendarat-7kO0MxMGq3.jpg</image><title>Pesawat tergelincir ditarik warga di Nduga (Foto: Antaranews)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC8yMC8xNjg3NTIvNS94OG4wYTZ0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNB yang tergelincir sesaat setelah mendarat di Kenyam, Nduga, Papua Pengunungan, Jumat (4/8/2023).
Warga Kenyam pun bergotong royong membantu menarik pesawat Smart Air  yang tergelincir tersebut.
Kapolres Nduga Kompol Vj Parapaga mengatakan bahwa dari laporan yang diterima insiden itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIT.
Dia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, demikian dilansir Antaranews.

BACA JUGA:
Kurang dari 3 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI

Kabupaten Nduga merupakan satu dari sembilan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang meliputi Kabupaten Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Tolikara, Lanny Jaya, Pegunungan Bintang dan Kabupaten Yahukimo.
Pesawat Smart Air tergelincir itu dengan pilot Herland Rumpoko dan teknisi Aris Kurniawan terbang dari Timika.

BACA JUGA:
Meski Tak Rekomendasikan Persib Bandung Rekrut Levy Madinda, Bojan Hodak: Dia Tetap Pemain Bagus
Dijelaskannya bahwa sesaat setibanya di lapangan terbang Kenyam, tiba-tiba pesawat tersebut tergelincir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Resmi Buka Panglima Cup 2023, Panglima TNI: Jangan Nodai dengan Sikap Arogan dan Tidak Sportif

Masyarakat bersama aparat keamanan membantu mendorong pesawat naas itu ke area lapangan terbang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KBRI Canberra Sambut 20 Penerima Beasiswa ANU Future Research Talent, Calon Ilmuwan Masa Depan&amp;nbsp;

&quot;Pilot dan teknisi kemudian dibawa ke RSUD Kenyam untuk menjalani pemeriksaan kesehatan,&quot; katanya.

Kapolres memastikan bahwa saat ini kondisi di Nduga relatif kondusif. &quot;Situasi kamtibmas di wilayah Polres Nduga saat ini relatif kondusif namun aparat keamanan senantiasa siaga, &quot; tutur Vj Parapaga.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNC8yMC8xNjg3NTIvNS94OG4wYTZ0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNB yang tergelincir sesaat setelah mendarat di Kenyam, Nduga, Papua Pengunungan, Jumat (4/8/2023).
Warga Kenyam pun bergotong royong membantu menarik pesawat Smart Air  yang tergelincir tersebut.
Kapolres Nduga Kompol Vj Parapaga mengatakan bahwa dari laporan yang diterima insiden itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIT.
Dia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, demikian dilansir Antaranews.

BACA JUGA:
Kurang dari 3 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI

Kabupaten Nduga merupakan satu dari sembilan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang meliputi Kabupaten Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Tolikara, Lanny Jaya, Pegunungan Bintang dan Kabupaten Yahukimo.
Pesawat Smart Air tergelincir itu dengan pilot Herland Rumpoko dan teknisi Aris Kurniawan terbang dari Timika.

BACA JUGA:
Meski Tak Rekomendasikan Persib Bandung Rekrut Levy Madinda, Bojan Hodak: Dia Tetap Pemain Bagus
Dijelaskannya bahwa sesaat setibanya di lapangan terbang Kenyam, tiba-tiba pesawat tersebut tergelincir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Resmi Buka Panglima Cup 2023, Panglima TNI: Jangan Nodai dengan Sikap Arogan dan Tidak Sportif

Masyarakat bersama aparat keamanan membantu mendorong pesawat naas itu ke area lapangan terbang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KBRI Canberra Sambut 20 Penerima Beasiswa ANU Future Research Talent, Calon Ilmuwan Masa Depan&amp;nbsp;

&quot;Pilot dan teknisi kemudian dibawa ke RSUD Kenyam untuk menjalani pemeriksaan kesehatan,&quot; katanya.

Kapolres memastikan bahwa saat ini kondisi di Nduga relatif kondusif. &quot;Situasi kamtibmas di wilayah Polres Nduga saat ini relatif kondusif namun aparat keamanan senantiasa siaga, &quot; tutur Vj Parapaga.</content:encoded></item></channel></rss>
