<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sosok Mahasiswa UI yang Dibunuh Seniornya di Mata Keluarga: Rajin Sholat Lima Waktu   </title><description>MNZ (19) mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) jurusan Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) tewas ditikam senior&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/05/338/2858348/sosok-mahasiswa-ui-yang-dibunuh-seniornya-di-mata-keluarga-rajin-sholat-lima-waktu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/05/338/2858348/sosok-mahasiswa-ui-yang-dibunuh-seniornya-di-mata-keluarga-rajin-sholat-lima-waktu"/><item><title> Sosok Mahasiswa UI yang Dibunuh Seniornya di Mata Keluarga: Rajin Sholat Lima Waktu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/05/338/2858348/sosok-mahasiswa-ui-yang-dibunuh-seniornya-di-mata-keluarga-rajin-sholat-lima-waktu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/05/338/2858348/sosok-mahasiswa-ui-yang-dibunuh-seniornya-di-mata-keluarga-rajin-sholat-lima-waktu</guid><pubDate>Sabtu 05 Agustus 2023 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/05/338/2858348/sosok-mahasiswa-ui-yang-dibunuh-seniornya-di-mata-keluarga-rajin-sholat-lima-waktu-X3G7LF0aIZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lokasi Kosan Mahasiswa UI dibunuh (foto: dok MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/05/338/2858348/sosok-mahasiswa-ui-yang-dibunuh-seniornya-di-mata-keluarga-rajin-sholat-lima-waktu-X3G7LF0aIZ.jpg</image><title>Lokasi Kosan Mahasiswa UI dibunuh (foto: dok MPI) </title></images><description>DEPOK - MNZ (19) mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) jurusan Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) tewas ditikam senior berinisial AAB (23) di indekos kawasan Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (2/8/2023).

Namun jasad MNZ ditemukan terbungkus plastik berwarna hitam dibawah kolong tempat tidur kamar indekos pada Jumat (4/8) dan pelaku ditangkap beberapa jam kemudian.

BACA JUGA:
Mahasiswa UI yang Dibunuh Seniornya Alami 10 Tusukan di Dada

Om dari korban MNZ, Faiz Rafsanjani menilai sosok keponakan yang nurut sama orang tua hingga salat lima waktu tidak telat.

&quot;Korban ini nurut sama orang tua, apalagi memang dia jauh dari kampung dia ingin mengupgrade dirinya buat lebih baik dari orang tuanya,&quot; kata Faiz saat ditemui di Mapolres Depok, Sabtu (5/8/2023).

&quot;Korban lima waktu tidak telat karena didikan orang tua (salat) lima waktunya kencang apalagi di muslim terkenal juga ngajinya tertib, nurut apa kata orang tua,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
 Pembunuh Mahasiswa UI Ngaku Ketakutan saat Didatangi Korban Lewat Mimpi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Faiz yang mewakili pihak keluarga korban MNZ, pun menekankan orang tua manapun tidak akan terima mendengar kabar anak kandung meninggal saat tengah mengenyam pendidikan dengan jarak yang jauh.



&quot;Kita jadi orang tua pun tidak akan terima, kalau misalkan sudah jauh dari keluarga mendengar kabar meninggal seperti ini. Kita pribadi pun tidak terima. Saya yakin keluarga pelaku kalau anaknya digituin juga tidak akan terima,&quot; ujarnya.



Sekadar informasi, AAB nekat menikam korban MNZ diduga dengan motif terlilit tunggakan bayar kos hingga pinjaman online (pinjol). Pelaku pun sempat mencuri sejumlah barang pribadi milik korban mulai dari Laptop MacBook, Hp Iphone hingga dompet.



Kemudian, pelaku AAB terancam hukuman mati dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP dan atau 365 ayat 3 KUHP. Terkini jenazah korban MNZ dibawa pihak keluarga dari RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur menuju Lumajang, Jawa Timur untuk dimakamkan</description><content:encoded>DEPOK - MNZ (19) mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) jurusan Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) tewas ditikam senior berinisial AAB (23) di indekos kawasan Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (2/8/2023).

Namun jasad MNZ ditemukan terbungkus plastik berwarna hitam dibawah kolong tempat tidur kamar indekos pada Jumat (4/8) dan pelaku ditangkap beberapa jam kemudian.

BACA JUGA:
Mahasiswa UI yang Dibunuh Seniornya Alami 10 Tusukan di Dada

Om dari korban MNZ, Faiz Rafsanjani menilai sosok keponakan yang nurut sama orang tua hingga salat lima waktu tidak telat.

&quot;Korban ini nurut sama orang tua, apalagi memang dia jauh dari kampung dia ingin mengupgrade dirinya buat lebih baik dari orang tuanya,&quot; kata Faiz saat ditemui di Mapolres Depok, Sabtu (5/8/2023).

&quot;Korban lima waktu tidak telat karena didikan orang tua (salat) lima waktunya kencang apalagi di muslim terkenal juga ngajinya tertib, nurut apa kata orang tua,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
 Pembunuh Mahasiswa UI Ngaku Ketakutan saat Didatangi Korban Lewat Mimpi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Faiz yang mewakili pihak keluarga korban MNZ, pun menekankan orang tua manapun tidak akan terima mendengar kabar anak kandung meninggal saat tengah mengenyam pendidikan dengan jarak yang jauh.



&quot;Kita jadi orang tua pun tidak akan terima, kalau misalkan sudah jauh dari keluarga mendengar kabar meninggal seperti ini. Kita pribadi pun tidak terima. Saya yakin keluarga pelaku kalau anaknya digituin juga tidak akan terima,&quot; ujarnya.



Sekadar informasi, AAB nekat menikam korban MNZ diduga dengan motif terlilit tunggakan bayar kos hingga pinjaman online (pinjol). Pelaku pun sempat mencuri sejumlah barang pribadi milik korban mulai dari Laptop MacBook, Hp Iphone hingga dompet.



Kemudian, pelaku AAB terancam hukuman mati dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP dan atau 365 ayat 3 KUHP. Terkini jenazah korban MNZ dibawa pihak keluarga dari RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur menuju Lumajang, Jawa Timur untuk dimakamkan</content:encoded></item></channel></rss>
