<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Jiwa Bertambah, Setidaknya 30 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Pakistan</title><description>Korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/18/2859129/korban-jiwa-bertambah-setidaknya-30-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-di-pakistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/07/18/2859129/korban-jiwa-bertambah-setidaknya-30-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-di-pakistan"/><item><title>Korban Jiwa Bertambah, Setidaknya 30 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Pakistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/18/2859129/korban-jiwa-bertambah-setidaknya-30-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-di-pakistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/07/18/2859129/korban-jiwa-bertambah-setidaknya-30-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-di-pakistan</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/18/2859129/korban-jiwa-bertambah-setidaknya-30-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-di-pakistan-lmeF7FzYcx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/18/2859129/korban-jiwa-bertambah-setidaknya-30-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-di-pakistan-lmeF7FzYcx.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC8xLzE2ODE5Ny81L3g4bW00Y24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NAWABSHAH -  Jumlah korban tewas dalam musibah kereta tergelincir di bagian selatan Pakistan pada Minggu (6/8/2023) meningkat menjadi 30 orang, sementara 60 lainnya luka-luka. Pejabat berwenang mengatakan operasi penyelamatan masih terus dilakukan.

BACA JUGA:
Breaking News, Kereta Penumpang Pakistan Tergelincir Keluar Jalur, Tewaskan Setidaknya 25 Orang&amp;nbsp;

Pejabat senior urusan kereta api Pakistan, Mahmoodur Rehman Lakho, mengatakan sepuluh gerbong kereta menuju Rawalpindi yang tergelincir, dan sebagian terbalik, di dekat kota Nawabshah, membuat sejumlah penumpang terjebak.
Seorang polisi senior lainnya, Abid Baloch, yang ada di lokasi kejadian, mengatakan sejauh ini pihaknya telah mengevakuasi 30 mayat. Enam puluh lainnya luka-luka, sebagian kritis. Ditambahkannya, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat seiring masih terus berlanjutnya operasi penyelamatan korban, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:
Tewaskan 288 Orang, Ternyata Ini Penyebab Kecelakaan Kereta Terburuk India

Baloch mengatakan di antara korban tewas terdapat perempuan dan anak-anak.
Stasiun televisi lokal menunjukkan tim penyelamat mengeluarkan sejumlah perempuan, anak-anak dan warga lansia dari gerbong-gerbong yang rusak dan terbalik. Sebagian korban yang dibaringkan di tanah menangis minta tolong, sementara warga lokal memberi mereka makan dan minum.Lakho, yang bertanggung jawab dalam urusan perkeretaapian di lokasi itu mengatakan tim penyelamat telah melarikan korban yang luka-luka ke Peoples Hospital di Nawabshah. Ia mengatakan kereta api Hazara Express yang naas itu sedang dalam perjalanan dari Karachi menuju Rawalpindi ketika sepuluh gerbongnya keluar dari jalur di dekat stasiun kereta api Sarhari, di kota Nawabshah.
Seorang petugas kereta api lainnya, Mohsin Sayal, mengatakan lalu lintas utama kereta api telah ditangguhkan, sementara menunggu dikirimnya kereta api perbaikan. Ditambahkannya, pengaturan perjalanan alternatif dan layanan medis akan disediakan bagi seluruh penumpang kereta api.
Menteri Urusan Kereta Api Khaja Saad Rafiq mengatakan kecelakaan itu bisa jadi dikarenakan kesalahan mekanis atau sabotase. Ditambahkannya, penyelidikan soal penyebab kecelakaan itu sedang berlangsung.
Kecelakaan kereta api kerap terjadi di jalur-jalur kereta api yang tidak dirawat di Pakistan, di mana sistem komunikasi dan sinyal dari era kolonial masih belum dimodernisasi, dan standar keselamatan sangat buruk.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC8xLzE2ODE5Ny81L3g4bW00Y24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NAWABSHAH -  Jumlah korban tewas dalam musibah kereta tergelincir di bagian selatan Pakistan pada Minggu (6/8/2023) meningkat menjadi 30 orang, sementara 60 lainnya luka-luka. Pejabat berwenang mengatakan operasi penyelamatan masih terus dilakukan.

BACA JUGA:
Breaking News, Kereta Penumpang Pakistan Tergelincir Keluar Jalur, Tewaskan Setidaknya 25 Orang&amp;nbsp;

Pejabat senior urusan kereta api Pakistan, Mahmoodur Rehman Lakho, mengatakan sepuluh gerbong kereta menuju Rawalpindi yang tergelincir, dan sebagian terbalik, di dekat kota Nawabshah, membuat sejumlah penumpang terjebak.
Seorang polisi senior lainnya, Abid Baloch, yang ada di lokasi kejadian, mengatakan sejauh ini pihaknya telah mengevakuasi 30 mayat. Enam puluh lainnya luka-luka, sebagian kritis. Ditambahkannya, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat seiring masih terus berlanjutnya operasi penyelamatan korban, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:
Tewaskan 288 Orang, Ternyata Ini Penyebab Kecelakaan Kereta Terburuk India

Baloch mengatakan di antara korban tewas terdapat perempuan dan anak-anak.
Stasiun televisi lokal menunjukkan tim penyelamat mengeluarkan sejumlah perempuan, anak-anak dan warga lansia dari gerbong-gerbong yang rusak dan terbalik. Sebagian korban yang dibaringkan di tanah menangis minta tolong, sementara warga lokal memberi mereka makan dan minum.Lakho, yang bertanggung jawab dalam urusan perkeretaapian di lokasi itu mengatakan tim penyelamat telah melarikan korban yang luka-luka ke Peoples Hospital di Nawabshah. Ia mengatakan kereta api Hazara Express yang naas itu sedang dalam perjalanan dari Karachi menuju Rawalpindi ketika sepuluh gerbongnya keluar dari jalur di dekat stasiun kereta api Sarhari, di kota Nawabshah.
Seorang petugas kereta api lainnya, Mohsin Sayal, mengatakan lalu lintas utama kereta api telah ditangguhkan, sementara menunggu dikirimnya kereta api perbaikan. Ditambahkannya, pengaturan perjalanan alternatif dan layanan medis akan disediakan bagi seluruh penumpang kereta api.
Menteri Urusan Kereta Api Khaja Saad Rafiq mengatakan kecelakaan itu bisa jadi dikarenakan kesalahan mekanis atau sabotase. Ditambahkannya, penyelidikan soal penyebab kecelakaan itu sedang berlangsung.
Kecelakaan kereta api kerap terjadi di jalur-jalur kereta api yang tidak dirawat di Pakistan, di mana sistem komunikasi dan sinyal dari era kolonial masih belum dimodernisasi, dan standar keselamatan sangat buruk.

</content:encoded></item></channel></rss>
