<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Potensi Gelombang Laut Tinggi di Perairan Selatan Pulau Jawa, Begini Arahan dan Penjelasan BMKG</title><description>BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang laut tinggi hingga 4 meter yang melanda perairan selatan Pulau Jawa hingga NTT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859243/potensi-gelombang-laut-tinggi-di-perairan-selatan-pulau-jawa-begini-arahan-dan-penjelasan-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859243/potensi-gelombang-laut-tinggi-di-perairan-selatan-pulau-jawa-begini-arahan-dan-penjelasan-bmkg"/><item><title>Potensi Gelombang Laut Tinggi di Perairan Selatan Pulau Jawa, Begini Arahan dan Penjelasan BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859243/potensi-gelombang-laut-tinggi-di-perairan-selatan-pulau-jawa-begini-arahan-dan-penjelasan-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859243/potensi-gelombang-laut-tinggi-di-perairan-selatan-pulau-jawa-begini-arahan-dan-penjelasan-bmkg</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859243/potensi-gelombang-laut-tinggi-di-perairan-selatan-pulau-jawa-begini-arahan-dan-penjelasan-bmkg-npCLIfG3WY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BMKG impau masyarakat waspada terkait potensi gelombang tinggi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859243/potensi-gelombang-laut-tinggi-di-perairan-selatan-pulau-jawa-begini-arahan-dan-penjelasan-bmkg-npCLIfG3WY.jpg</image><title>BMKG impau masyarakat waspada terkait potensi gelombang tinggi </title></images><description>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang laut tinggi hingga 4 meter yang melanda perairan selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7 hingga 8 Agustus 2023.

BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 6 - 28 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur &amp;ndash; Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 28 knot.

&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Halmahera, perairan Raja Ampat, Laut Arafuru, dan perairan Kep. Kai - Kep. Aru,&amp;rdquo; kata BMKG dalam keterangan resminya.

Sementara itu, kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu - P. Rote - Kupang, Laut Sawu, Selat Karimata bagian selatan, perairan utara Jawa Timur - Kep. Kangean, perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa, perairan Kota Baru, Selat Makassar bagian selatan &amp;ndash; Tengah.

Kemudian di Laut Bali - Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar, Laut Flores, perairan Baubau - Kep. Wakatobi, perairan Manui - Kendari, perairan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan Kep. Sangihe - Kep Talaud, Laut Maluku, perairan Bitung - Kep. Sitaro, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, perairan Raja Ampat, Samudra Pasifik Utara Biak - Jayapura, Laut Seram, perairan selatan P. Buru - P. Seram, Laut Banda, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, perairan Sorong bagian selatan, perairan Fakfak - Amamapare.

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa - P. Sumbawa, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, perairan selatan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Laut Arafuru, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua Barat.

&amp;ldquo;Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbau BMKG.</description><content:encoded>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang laut tinggi hingga 4 meter yang melanda perairan selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7 hingga 8 Agustus 2023.

BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 6 - 28 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur &amp;ndash; Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 28 knot.

&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Halmahera, perairan Raja Ampat, Laut Arafuru, dan perairan Kep. Kai - Kep. Aru,&amp;rdquo; kata BMKG dalam keterangan resminya.

Sementara itu, kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu - P. Rote - Kupang, Laut Sawu, Selat Karimata bagian selatan, perairan utara Jawa Timur - Kep. Kangean, perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa, perairan Kota Baru, Selat Makassar bagian selatan &amp;ndash; Tengah.

Kemudian di Laut Bali - Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar, Laut Flores, perairan Baubau - Kep. Wakatobi, perairan Manui - Kendari, perairan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan Kep. Sangihe - Kep Talaud, Laut Maluku, perairan Bitung - Kep. Sitaro, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, perairan Raja Ampat, Samudra Pasifik Utara Biak - Jayapura, Laut Seram, perairan selatan P. Buru - P. Seram, Laut Banda, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, perairan Sorong bagian selatan, perairan Fakfak - Amamapare.

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa - P. Sumbawa, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, perairan selatan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Laut Arafuru, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua Barat.

&amp;ldquo;Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbau BMKG.</content:encoded></item></channel></rss>
