<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Yahya: Nahdlatul Ulama Bukan Representasi PKB!</title><description>Gus Yahya pun menyinggung keputusan Muktamar NU pada 1984 di Situbondo, di mana NU harus melepas diri dari politik praktis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859505/gus-yahya-nahdlatul-ulama-bukan-representasi-pkb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859505/gus-yahya-nahdlatul-ulama-bukan-representasi-pkb"/><item><title>Gus Yahya: Nahdlatul Ulama Bukan Representasi PKB!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859505/gus-yahya-nahdlatul-ulama-bukan-representasi-pkb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859505/gus-yahya-nahdlatul-ulama-bukan-representasi-pkb</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859505/gus-yahya-nahdlatul-ulama-bukan-representasi-pkb-tQRcKb83at.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PBNU Gus Yahya (Foto: PBNU)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859505/gus-yahya-nahdlatul-ulama-bukan-representasi-pkb-tQRcKb83at.jpg</image><title>Ketum PBNU Gus Yahya (Foto: PBNU)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy83LzE2ODg4Ni81L3g4bjIyaHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau disapa Gus Yahya menegaskan bahwa ormasnya bukan representasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Gus Yahya pun menyinggung keputusan Muktamar NU pada 1984 di Situbondo, di mana NU harus melepas diri dari politik praktis.
&quot;Ndak ada, ndak ada NU. Ini sudah keputusan Muktamar untuk mengambil jarak dari politik praktis jadi semuanya sama saja,&quot; kata Gus Yahya di Acara ASEAN Intercultural dan Interreligious Dialogue Conference (IIDC) 2023 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin (7/8/2023).

BACA JUGA:
Apakah Varian Covid-19 Eris Sudah Ada di Indonesia?

Dia pun tak menampik jika tokoh-tokoh NU ikut mendirikan PKB. Namun, dirinya menegaskan bahwa sifatnya hanya memfasilitasi.

BACA JUGA:
Orangtua Bercerai dan Kecewa Ibu Menikah Lagi, Remaja di Kampar Bunuh Diri

&quot;Ini kan cuma memfasilitasi aja karena ada warga NU yang ingin bikin partai difasilitasi sudah habis itu sudah,&quot; kata dia.Lalu Gus Yahya juga tak masalah jika ada partai politik (parpol) yang turut memperjuangkan aspirasi warga NU.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Rapat PSSI dengan FIFA, Piala Dunia U-17 2023 Hanya Gunakan 4 Stadion

&quot;Sekarang semuanya tergantung pada upaya dari setiap aktor dan partai politik ini untuk memperjuangkan aspirasi rakyat termasuk di antaranya warga NU, siapa yang mendapat kepercayaan? Ya silakan,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy83LzE2ODg4Ni81L3g4bjIyaHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau disapa Gus Yahya menegaskan bahwa ormasnya bukan representasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Gus Yahya pun menyinggung keputusan Muktamar NU pada 1984 di Situbondo, di mana NU harus melepas diri dari politik praktis.
&quot;Ndak ada, ndak ada NU. Ini sudah keputusan Muktamar untuk mengambil jarak dari politik praktis jadi semuanya sama saja,&quot; kata Gus Yahya di Acara ASEAN Intercultural dan Interreligious Dialogue Conference (IIDC) 2023 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin (7/8/2023).

BACA JUGA:
Apakah Varian Covid-19 Eris Sudah Ada di Indonesia?

Dia pun tak menampik jika tokoh-tokoh NU ikut mendirikan PKB. Namun, dirinya menegaskan bahwa sifatnya hanya memfasilitasi.

BACA JUGA:
Orangtua Bercerai dan Kecewa Ibu Menikah Lagi, Remaja di Kampar Bunuh Diri

&quot;Ini kan cuma memfasilitasi aja karena ada warga NU yang ingin bikin partai difasilitasi sudah habis itu sudah,&quot; kata dia.Lalu Gus Yahya juga tak masalah jika ada partai politik (parpol) yang turut memperjuangkan aspirasi warga NU.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Rapat PSSI dengan FIFA, Piala Dunia U-17 2023 Hanya Gunakan 4 Stadion

&quot;Sekarang semuanya tergantung pada upaya dari setiap aktor dan partai politik ini untuk memperjuangkan aspirasi rakyat termasuk di antaranya warga NU, siapa yang mendapat kepercayaan? Ya silakan,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
