<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluar dari PSI, Begini Pandangan Guntur Romli terhadap Prabowo</title><description>Ia mundur usai kunjungan Prabowo Subianto ke Kantor PSI beberapa waktu lalu
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859668/keluar-dari-psi-begini-pandangan-guntur-romli-terhadap-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859668/keluar-dari-psi-begini-pandangan-guntur-romli-terhadap-prabowo"/><item><title>Keluar dari PSI, Begini Pandangan Guntur Romli terhadap Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859668/keluar-dari-psi-begini-pandangan-guntur-romli-terhadap-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859668/keluar-dari-psi-begini-pandangan-guntur-romli-terhadap-prabowo</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859668/keluar-dari-psi-begini-pandangan-guntur-romli-terhadap-prabowo-tX3RBuyofm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guntur Romli/Foto: Wikipedia </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859668/keluar-dari-psi-begini-pandangan-guntur-romli-terhadap-prabowo-tX3RBuyofm.jpg</image><title>Guntur Romli/Foto: Wikipedia </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMS8xLzE2ODYxMS81L3g4bXhjcjU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Politikus Partai Persatuan Indonesia (PSI) Muhammad Guntur Romli resmi mundur dari partainya. Ia mundur usai kunjungan Prabowo Subianto ke Kantor PSI beberapa waktu lalu.

Guntur Romli mengaku memiliki penilaian tersendiri dengan sosok Prabowo. Pertimbangan ini yang menjadi dasar juga dirinya mundur dari PSI.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Diserang Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tak Reaktif

&quot;Sekarang Pak Prabowo itu mau melakukan, bukan mau ya. (Tapi) terus melakukan strategi pecah belah ya, adu domba ya,&quot; kata Guntur Romli saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (7/8/2023).

Menurut dia, strategi itu telah dibuktikan Prabowo saat ini dengan bagaimana melakukan politik pecah belah diantara pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Makan Siang Mie Pedas Viral, Warga hingga Ojol Sambut Antusias

Guntur menyebut, bagaimana Prabowo merekrut Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Emmanuel Eben Ezer, hingga dua kader PDIP, Budiman Sudjatmiko dan Effendi Simbolon.

Guntur Romli pun menyinggung soal isi pidato Prabowo yang dianggap sebagai strategi pecah belahnya. Kala itu, kata dia, Prabowo pernah berkata 'rampoklah tetanggamu yang kebakaran atau lagi kesusahan'.

&quot;Nah itu cara dia mau menguasai dan mau mengambil alih semua teritori, semua pendukung. Itu semua yang dilakukan,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gelapkan 21 Unit Mobil Rental di Sukabumi, Komplotan Tentara Gadungan Diringkus Polisi


Ia melihat, saat ini pun Prabowo tidak pernah melakukan perubahan atas strategi politiknya, sebagaimana yang dilihat oleh banyak orang jika Prabowo sudah re-branding dari sebelumnya.



&quot;Dia nggak berubah sama sekali ya. Prabowo tetaplah prabowo yang dulu. Tapi dia kan sekarang itu melakukan beberapa modifikasi terhadap strategi-strategi dia gitu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMS8xLzE2ODYxMS81L3g4bXhjcjU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Politikus Partai Persatuan Indonesia (PSI) Muhammad Guntur Romli resmi mundur dari partainya. Ia mundur usai kunjungan Prabowo Subianto ke Kantor PSI beberapa waktu lalu.

Guntur Romli mengaku memiliki penilaian tersendiri dengan sosok Prabowo. Pertimbangan ini yang menjadi dasar juga dirinya mundur dari PSI.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Diserang Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tak Reaktif

&quot;Sekarang Pak Prabowo itu mau melakukan, bukan mau ya. (Tapi) terus melakukan strategi pecah belah ya, adu domba ya,&quot; kata Guntur Romli saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (7/8/2023).

Menurut dia, strategi itu telah dibuktikan Prabowo saat ini dengan bagaimana melakukan politik pecah belah diantara pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prabowo Makan Siang Mie Pedas Viral, Warga hingga Ojol Sambut Antusias

Guntur menyebut, bagaimana Prabowo merekrut Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Emmanuel Eben Ezer, hingga dua kader PDIP, Budiman Sudjatmiko dan Effendi Simbolon.

Guntur Romli pun menyinggung soal isi pidato Prabowo yang dianggap sebagai strategi pecah belahnya. Kala itu, kata dia, Prabowo pernah berkata 'rampoklah tetanggamu yang kebakaran atau lagi kesusahan'.

&quot;Nah itu cara dia mau menguasai dan mau mengambil alih semua teritori, semua pendukung. Itu semua yang dilakukan,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gelapkan 21 Unit Mobil Rental di Sukabumi, Komplotan Tentara Gadungan Diringkus Polisi


Ia melihat, saat ini pun Prabowo tidak pernah melakukan perubahan atas strategi politiknya, sebagaimana yang dilihat oleh banyak orang jika Prabowo sudah re-branding dari sebelumnya.



&quot;Dia nggak berubah sama sekali ya. Prabowo tetaplah prabowo yang dulu. Tapi dia kan sekarang itu melakukan beberapa modifikasi terhadap strategi-strategi dia gitu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
