<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Sekjen OKI, Jokowi Bahas Pembakaran Alquran hingga Rohingya</title><description>Jokowi dan Sekjen OKI juga membahas mengenai isu Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859690/bertemu-sekjen-oki-jokowi-bahas-pembakaran-alquran-hingga-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859690/bertemu-sekjen-oki-jokowi-bahas-pembakaran-alquran-hingga-rohingya"/><item><title>Bertemu Sekjen OKI, Jokowi Bahas Pembakaran Alquran hingga Rohingya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859690/bertemu-sekjen-oki-jokowi-bahas-pembakaran-alquran-hingga-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/07/337/2859690/bertemu-sekjen-oki-jokowi-bahas-pembakaran-alquran-hingga-rohingya</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859690/bertemu-sekjen-oki-jokowi-bahas-pembakaran-alquran-hingga-rohingya-NprCtmgNLh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bertemu Sekjen OKI (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/337/2859690/bertemu-sekjen-oki-jokowi-bahas-pembakaran-alquran-hingga-rohingya-NprCtmgNLh.jpg</image><title>Presiden Jokowi bertemu Sekjen OKI (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy83LzE2ODg5My81L3g4bjI2NzU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Hissein Brahim Taha, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/8/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara membahas empat hal, antara lain dari isu pembakaran kitab suci alquran hingga isu Rohingya.
&quot;Pertama adalah terkait dengan isu pembakaran alquran. Presiden dan Sekjen OKI kembali menyampaikan posisi mengutuk keras pembakaran kitab suci alquran tersebut dan Presiden mengharapkan bahwa OKI harus terus memperjuangkan untuk prevent atau mengurangi dan memberantas islamphobia yang banyak sekali saat ini terjadi,&quot; kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai pertemuan tersebut.

BACA JUGA:
Jeje Govinda Yakin Syahnaz Tak Akan Selingkuh Lagi: Gue Lihat Dia Berubah

Jokowi dan Sekjen OKI juga berbicara mengenai masalah Afghanistan, terutama yang berkaitan dengan akses pendidikan bagi perempuan dan anak-anak perempuan. Menurut Menlu, OKI menyampaikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Indonesia yang terus konsisten menyuarakan dan membantu akses pendidikan bagi perempuan di Afghanistan.

BACA JUGA:
Cegah Balita Gizi Buruk dengan Asupan Makanan Sehat, Mahasiswa UI Terjun ke Perbatasan Badui

&quot;Selain itu, OKI juga mengapresiasi partisipasi ulama Indonesia di dalam kunjungan para ulama OKI di Afghanistan dan sebentar lagi akan ada kunjungan ulama OKI yang kedua ke Afghanistan di mana ulama-ulama Indonesia juga akan ikut serta,&quot; kata Retno.
Jokowi dan Sekjen OKI juga membahas mengenai isu Palestina. Menlu menuturkan bahwa Sekjen OKI sangat menghargai posisi Indonesia untuk membela kepentingan perjuangan Palestina selama ini.Tidak hanya itu, Jokowi dan Sekjen OKI berdialog mengenai masalah Rohingya. Menurut Menlu, Sekjen OKI kembali menyampaikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Indonesia untuk suku Rohingya yang saat ini berada di kompleks pengungsian Cox's Bazar di Bangladesh. Beberapa tahun lalu, Presiden Jokowi berkunjung langsung ke Cox's Bazar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KKN-PPM UGM, Kaesang Pangarep Kunjungi Ragam Pameran Kerajinan Bahari Khas Supiori Papua

&quot;Oleh karena itu, Presiden terus berkomitmen bersama dengan negara-negara anggota lain di ASEAN untuk terus menyuarakan kepentingan Rohingya di dalam pertemuan-pertemuan ASEAN,&quot; kata Retno.

BACA JUGA:


Suporter Klub Liga 1 Harap Larangan Away Dicabut, Begini Tanggapan Dirut PT LIB&amp;nbsp;
Di akhir pertemuan, Sekjen OKI mengharapkan agar Indonesia dapat terus aktif memberikan bantuan beasiswa kepada negara-negara di Afrika, terutama anggota OKI. OKI menilai saat ini kondisi ekonomi Indonesia sangat baik dan terus berkembang.

&quot;Indonesia saat ini ekonominya sangat bagus, terus berkembang, dan selama ini Indonesia sangat aktif, tidak hanya di OKI, tetapi di dalam berbagai isu dunia,&quot; kata Retno.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy83LzE2ODg5My81L3g4bjI2NzU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Hissein Brahim Taha, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/8/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara membahas empat hal, antara lain dari isu pembakaran kitab suci alquran hingga isu Rohingya.
&quot;Pertama adalah terkait dengan isu pembakaran alquran. Presiden dan Sekjen OKI kembali menyampaikan posisi mengutuk keras pembakaran kitab suci alquran tersebut dan Presiden mengharapkan bahwa OKI harus terus memperjuangkan untuk prevent atau mengurangi dan memberantas islamphobia yang banyak sekali saat ini terjadi,&quot; kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai pertemuan tersebut.

BACA JUGA:
Jeje Govinda Yakin Syahnaz Tak Akan Selingkuh Lagi: Gue Lihat Dia Berubah

Jokowi dan Sekjen OKI juga berbicara mengenai masalah Afghanistan, terutama yang berkaitan dengan akses pendidikan bagi perempuan dan anak-anak perempuan. Menurut Menlu, OKI menyampaikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Indonesia yang terus konsisten menyuarakan dan membantu akses pendidikan bagi perempuan di Afghanistan.

BACA JUGA:
Cegah Balita Gizi Buruk dengan Asupan Makanan Sehat, Mahasiswa UI Terjun ke Perbatasan Badui

&quot;Selain itu, OKI juga mengapresiasi partisipasi ulama Indonesia di dalam kunjungan para ulama OKI di Afghanistan dan sebentar lagi akan ada kunjungan ulama OKI yang kedua ke Afghanistan di mana ulama-ulama Indonesia juga akan ikut serta,&quot; kata Retno.
Jokowi dan Sekjen OKI juga membahas mengenai isu Palestina. Menlu menuturkan bahwa Sekjen OKI sangat menghargai posisi Indonesia untuk membela kepentingan perjuangan Palestina selama ini.Tidak hanya itu, Jokowi dan Sekjen OKI berdialog mengenai masalah Rohingya. Menurut Menlu, Sekjen OKI kembali menyampaikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Indonesia untuk suku Rohingya yang saat ini berada di kompleks pengungsian Cox's Bazar di Bangladesh. Beberapa tahun lalu, Presiden Jokowi berkunjung langsung ke Cox's Bazar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KKN-PPM UGM, Kaesang Pangarep Kunjungi Ragam Pameran Kerajinan Bahari Khas Supiori Papua

&quot;Oleh karena itu, Presiden terus berkomitmen bersama dengan negara-negara anggota lain di ASEAN untuk terus menyuarakan kepentingan Rohingya di dalam pertemuan-pertemuan ASEAN,&quot; kata Retno.

BACA JUGA:


Suporter Klub Liga 1 Harap Larangan Away Dicabut, Begini Tanggapan Dirut PT LIB&amp;nbsp;
Di akhir pertemuan, Sekjen OKI mengharapkan agar Indonesia dapat terus aktif memberikan bantuan beasiswa kepada negara-negara di Afrika, terutama anggota OKI. OKI menilai saat ini kondisi ekonomi Indonesia sangat baik dan terus berkembang.

&quot;Indonesia saat ini ekonominya sangat bagus, terus berkembang, dan selama ini Indonesia sangat aktif, tidak hanya di OKI, tetapi di dalam berbagai isu dunia,&quot; kata Retno.



</content:encoded></item></channel></rss>
