<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seorang Nelayan Tewas Tenggelam di Sulsel Saat Panen Rumput Laut</title><description>Seorang nelayan tewas tenggelam usai pergi memanen rumput laut di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/609/2859256/seorang-nelayan-tewas-tenggelam-di-sulsel-saat-panen-rumput-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/07/609/2859256/seorang-nelayan-tewas-tenggelam-di-sulsel-saat-panen-rumput-laut"/><item><title>Seorang Nelayan Tewas Tenggelam di Sulsel Saat Panen Rumput Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/07/609/2859256/seorang-nelayan-tewas-tenggelam-di-sulsel-saat-panen-rumput-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/07/609/2859256/seorang-nelayan-tewas-tenggelam-di-sulsel-saat-panen-rumput-laut</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Erwin Eka Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/609/2859256/seorang-nelayan-tewas-tenggelam-di-sulsel-saat-panen-rumput-laut-UaWE7jfUUS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang nelayan tenggelam di Sulsel </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/609/2859256/seorang-nelayan-tewas-tenggelam-di-sulsel-saat-panen-rumput-laut-UaWE7jfUUS.jpg</image><title>Seorang nelayan tenggelam di Sulsel </title></images><description>


PINRANG - Seorang nelayan tewas tenggelam usai pergi memanen rumput laut di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan tewas setelah dilakukan pencarian selama tiga hari oleh tim SAR gabungan bersama warga.
Korban bernama Lapadang (53) seorang nelayan ditemukan dengan kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin  (7/8/2023).
Selama tiga hari pencarian, jasad korban ditemukan tim SAR berjarak 5 meter dari lokasi hilangnya korban, dengan kondisi mengambang dan tersangkut di tali rumput laut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tenggelam di Bekas Galian Tambang Batubara, Pemuda Ditemukan Tewas

Korban sebelumnya dinyatakan hilang pada hari sabtu lalu saat tengah memanen rumput laut di sekitar pesisir pantai. Korban diduga tenggelam setelah perahunya terbalik saat memanen rumput laut dalam kondisi angin cukup kencang dan gelombang laut tinggi.
&quot;hasil pencarian korban ditemukan pada pukul 07:45 WITA. Korban ditemukan tidak jauh dari titik duga tenggelam sekitar 5 meter. Kendala yang kami alami arus dan angin sangat kencang,&quot; kata Dadang Tarkaz, Komandan POS Basarnas Pare-Pare
Tim SAR gabungan selanjutnya membawa jasad korban ke rumah duka untuk disemayamkan pihak keluarga.

BACA JUGA:
Diduga Tak Bisa Berenang, Pemuda Tenggelam di Galian Bekas Tambang Batu Bara
</description><content:encoded>


PINRANG - Seorang nelayan tewas tenggelam usai pergi memanen rumput laut di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan tewas setelah dilakukan pencarian selama tiga hari oleh tim SAR gabungan bersama warga.
Korban bernama Lapadang (53) seorang nelayan ditemukan dengan kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin  (7/8/2023).
Selama tiga hari pencarian, jasad korban ditemukan tim SAR berjarak 5 meter dari lokasi hilangnya korban, dengan kondisi mengambang dan tersangkut di tali rumput laut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tenggelam di Bekas Galian Tambang Batubara, Pemuda Ditemukan Tewas

Korban sebelumnya dinyatakan hilang pada hari sabtu lalu saat tengah memanen rumput laut di sekitar pesisir pantai. Korban diduga tenggelam setelah perahunya terbalik saat memanen rumput laut dalam kondisi angin cukup kencang dan gelombang laut tinggi.
&quot;hasil pencarian korban ditemukan pada pukul 07:45 WITA. Korban ditemukan tidak jauh dari titik duga tenggelam sekitar 5 meter. Kendala yang kami alami arus dan angin sangat kencang,&quot; kata Dadang Tarkaz, Komandan POS Basarnas Pare-Pare
Tim SAR gabungan selanjutnya membawa jasad korban ke rumah duka untuk disemayamkan pihak keluarga.

BACA JUGA:
Diduga Tak Bisa Berenang, Pemuda Tenggelam di Galian Bekas Tambang Batu Bara
</content:encoded></item></channel></rss>
