<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demam Babi Landa Bosnia, 20.000 Hewan Ternak Dimusnahkan</title><description>Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin untuk demam babi Afrika.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/18/2860151/demam-babi-landa-bosnia-20-000-hewan-ternak-dimusnahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/08/18/2860151/demam-babi-landa-bosnia-20-000-hewan-ternak-dimusnahkan"/><item><title>Demam Babi Landa Bosnia, 20.000 Hewan Ternak Dimusnahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/18/2860151/demam-babi-landa-bosnia-20-000-hewan-ternak-dimusnahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/08/18/2860151/demam-babi-landa-bosnia-20-000-hewan-ternak-dimusnahkan</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/18/2860151/demam-babi-landa-bosnia-20-000-hewan-ternak-dimusnahkan-meOEf0sZ55.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/18/2860151/demam-babi-landa-bosnia-20-000-hewan-ternak-dimusnahkan-meOEf0sZ55.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8xLzE1NTc4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SARAJEVO - Sekira 20.000 ekor babi dimusnahkan dalam beberapa hari di peternakan-peternakan di timur laut Bosnia. Pemusnahan babi-babi ini dilakukan di saat pihak berwenang berjuang mengatasi perebakan demam babi Afrika yang sangat menular.

BACA JUGA:
Covid-19 Belum Hilang, Kasus Demam Babi Afrika di Tanah Air Semakin Melonjak

Penyakit ini disebut dengan &amp;ldquo;African swine fever&amp;rdquo; karena pertama kali diidentifikasi di Afrika Timur pada awal 1900-an, sebagai penyakit yang menimbulkan kematian babi di wilayah itu.
Belum ada vaksin atau obat untuk penyakit virus yang tidak berbahaya bagi manusia, tetapi fatal pada babi ini, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:
Thailand Temukan Kasus Demam Babi Afrika di Pemotongan Hewan

Ljubisa Petrovic, Walikota Bijeljina, suatu pusat pemerintahan di wilayah Semberija, Bosnia. Ia mengkoordinasikan upaya mengatasi krisis ini, termasuk memobilisasi inspektur atau pemeriksa hewan, perlindungan sipil dan anggota kelompok pemuda yang membantu pemusnahan hewan yang terinfeksi.Semberija adalah daerah utama pertanian Bosnia. Perebakan demam ini kemungkinan besar akan berdampak pada mata pencaharian para petani daerah itu.
Selama beberapa tahun terakhir virus ini telah muncul di antara babi hutan dan babi yang diternakkan di sejumlah negara Eropa, termasuk Latvia, Lithuania, Polandia, Rumania, Slovakia, Jerman, dan Hungaria.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8xLzE1NTc4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SARAJEVO - Sekira 20.000 ekor babi dimusnahkan dalam beberapa hari di peternakan-peternakan di timur laut Bosnia. Pemusnahan babi-babi ini dilakukan di saat pihak berwenang berjuang mengatasi perebakan demam babi Afrika yang sangat menular.

BACA JUGA:
Covid-19 Belum Hilang, Kasus Demam Babi Afrika di Tanah Air Semakin Melonjak

Penyakit ini disebut dengan &amp;ldquo;African swine fever&amp;rdquo; karena pertama kali diidentifikasi di Afrika Timur pada awal 1900-an, sebagai penyakit yang menimbulkan kematian babi di wilayah itu.
Belum ada vaksin atau obat untuk penyakit virus yang tidak berbahaya bagi manusia, tetapi fatal pada babi ini, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:
Thailand Temukan Kasus Demam Babi Afrika di Pemotongan Hewan

Ljubisa Petrovic, Walikota Bijeljina, suatu pusat pemerintahan di wilayah Semberija, Bosnia. Ia mengkoordinasikan upaya mengatasi krisis ini, termasuk memobilisasi inspektur atau pemeriksa hewan, perlindungan sipil dan anggota kelompok pemuda yang membantu pemusnahan hewan yang terinfeksi.Semberija adalah daerah utama pertanian Bosnia. Perebakan demam ini kemungkinan besar akan berdampak pada mata pencaharian para petani daerah itu.
Selama beberapa tahun terakhir virus ini telah muncul di antara babi hutan dan babi yang diternakkan di sejumlah negara Eropa, termasuk Latvia, Lithuania, Polandia, Rumania, Slovakia, Jerman, dan Hungaria.

</content:encoded></item></channel></rss>
