<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungkap Kebenaran Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI, Dosen hingga Dokter Forensik RSUI Sambangi Polres Depok</title><description>Adapun, tujuan kedatangan untuk memberikan dukungan terhadap pengungkapan kebenaran kasus pembunuhan mahasiswa UI&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859826/ungkap-kebenaran-kasus-pembunuhan-mahasiswa-ui-dosen-hingga-dokter-forensik-rsui-sambangi-polres-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859826/ungkap-kebenaran-kasus-pembunuhan-mahasiswa-ui-dosen-hingga-dokter-forensik-rsui-sambangi-polres-depok"/><item><title>Ungkap Kebenaran Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI, Dosen hingga Dokter Forensik RSUI Sambangi Polres Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859826/ungkap-kebenaran-kasus-pembunuhan-mahasiswa-ui-dosen-hingga-dokter-forensik-rsui-sambangi-polres-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859826/ungkap-kebenaran-kasus-pembunuhan-mahasiswa-ui-dosen-hingga-dokter-forensik-rsui-sambangi-polres-depok</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 07:06 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/338/2859826/ungkap-kebenaran-kasus-pembunuhan-mahasiswa-ui-dosen-hingga-dokter-forensik-rsui-sambangi-polres-depok-rZkY4e1xjg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah dosen UI sambangi Mapolres Metro Depok/Foto: Refi Sandi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/338/2859826/ungkap-kebenaran-kasus-pembunuhan-mahasiswa-ui-dosen-hingga-dokter-forensik-rsui-sambangi-polres-depok-rZkY4e1xjg.jpg</image><title>Sejumlah dosen UI sambangi Mapolres Metro Depok/Foto: Refi Sandi</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy8xLzE2ODg5NC81L3g4bjI2c2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Sejumlah perwakilan Universitas Indonesia (UI) menyambangi Mapolres Metro Depok pada Senin (7/8/2023). Mereka terdiri dari Dosen sekaligus Ahli Kriminologi UI Adrianus Eliasta Sembiring Meliala hingga Dokter spesialis forensik dan medikolegal Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Made Ayu Mira Wiryaningsih.

Adapun, tujuan kedatangan untuk memberikan dukungan terhadap pengungkapan kebenaran kasus pembunuhan mahasiswa UI dengan tersangka AAB (23) terhadap korban MNZ (19) yang merupakan junior di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI jurusan Sastra Rusia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta Mahasiswa UI Korban Pembunuhan, Cita-Cita Jadi Diplomat

&quot;Datang ke Polres depok, menemui Pak Wakapolres, dalam rangka kasus yang menimpa mahasiswa UI. Baik mahasiswa UI sebagai pelaku pembunuhan dan korbannya,&quot; kata Adrianus kepada awak media di Mapolres Depok, Senin (7/8/2023).

&quot;Tentu tujuan utama kami mengetahui apa lingkup masalahnya dan yang kedua dalam rangka memberikan dukungan kepada Polres Depok, paling tidak kami-kami dari dosen tentu ingin juga agar kebenaran yang terungkap dan dukungan bagi Polres Depok dalam rangka menjalankan tugas secara baik-baiknya,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cegah Balita Gizi Buruk dengan Asupan Makanan Sehat, Mahasiswa UI Terjun ke Perbatasan Badui

Adrianus pun membuka opsi jika pihak kepolisian membutuhkan ahli yang berkompeten untuk mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa korban MNZ.

&quot;Jika hal-hal yang diperlukan, di mana kami sebagai ahli bisa membantu, maka kami bisa membantu. Mengingat kami di UI juga ada 3.000 dosen ya. Tentu kalau misalnya diperlukan ahli psikologi, ahli kedokteran, atau yang lain, kami akan dengan senang hati membantu,&quot; ujarnya.

Sekadar informasi, AAB nekat menikam korban MNZ diduga dengan motif terlilit bayar kos hingga utang pinjaman online (pinjol). Pelaku pun sempat mencuri sejumlah barang pribadi milik korban mulai dari Laptop MacBook, Hp Iphone hingga dompet.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan Perairan DIY&amp;nbsp; &amp;nbsp;



Kemudian, pelaku AAB berhasil ditangkap dan terancam hukuman mati dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP dan atau 365 ayat 3 KUHP. Terkini jenazah korban MNZ dibawa pihak keluarga dari RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur menuju Lumajang, Jawa Timur untuk dimakamkan.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy8xLzE2ODg5NC81L3g4bjI2c2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Sejumlah perwakilan Universitas Indonesia (UI) menyambangi Mapolres Metro Depok pada Senin (7/8/2023). Mereka terdiri dari Dosen sekaligus Ahli Kriminologi UI Adrianus Eliasta Sembiring Meliala hingga Dokter spesialis forensik dan medikolegal Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Made Ayu Mira Wiryaningsih.

Adapun, tujuan kedatangan untuk memberikan dukungan terhadap pengungkapan kebenaran kasus pembunuhan mahasiswa UI dengan tersangka AAB (23) terhadap korban MNZ (19) yang merupakan junior di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI jurusan Sastra Rusia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta Mahasiswa UI Korban Pembunuhan, Cita-Cita Jadi Diplomat

&quot;Datang ke Polres depok, menemui Pak Wakapolres, dalam rangka kasus yang menimpa mahasiswa UI. Baik mahasiswa UI sebagai pelaku pembunuhan dan korbannya,&quot; kata Adrianus kepada awak media di Mapolres Depok, Senin (7/8/2023).

&quot;Tentu tujuan utama kami mengetahui apa lingkup masalahnya dan yang kedua dalam rangka memberikan dukungan kepada Polres Depok, paling tidak kami-kami dari dosen tentu ingin juga agar kebenaran yang terungkap dan dukungan bagi Polres Depok dalam rangka menjalankan tugas secara baik-baiknya,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cegah Balita Gizi Buruk dengan Asupan Makanan Sehat, Mahasiswa UI Terjun ke Perbatasan Badui

Adrianus pun membuka opsi jika pihak kepolisian membutuhkan ahli yang berkompeten untuk mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa korban MNZ.

&quot;Jika hal-hal yang diperlukan, di mana kami sebagai ahli bisa membantu, maka kami bisa membantu. Mengingat kami di UI juga ada 3.000 dosen ya. Tentu kalau misalnya diperlukan ahli psikologi, ahli kedokteran, atau yang lain, kami akan dengan senang hati membantu,&quot; ujarnya.

Sekadar informasi, AAB nekat menikam korban MNZ diduga dengan motif terlilit bayar kos hingga utang pinjaman online (pinjol). Pelaku pun sempat mencuri sejumlah barang pribadi milik korban mulai dari Laptop MacBook, Hp Iphone hingga dompet.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan Perairan DIY&amp;nbsp; &amp;nbsp;



Kemudian, pelaku AAB berhasil ditangkap dan terancam hukuman mati dengan Pasal 340 Jo 338 KUHP dan atau 365 ayat 3 KUHP. Terkini jenazah korban MNZ dibawa pihak keluarga dari RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur menuju Lumajang, Jawa Timur untuk dimakamkan.</content:encoded></item></channel></rss>
