<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Mata Pencaharian Utama, Kurir Motor Curian Jakarta-Lampung Dibayar Rp800 Ribu per Unit</title><description>Salah satunya, kata Syahduddi, bagi seorang driver pikap, yakni Jaka dan Ikbai yang kerap mengantar motor curian ke Lampung</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859876/jadi-mata-pencaharian-utama-kurir-motor-curian-jakarta-lampung-dibayar-rp800-ribu-per-unit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859876/jadi-mata-pencaharian-utama-kurir-motor-curian-jakarta-lampung-dibayar-rp800-ribu-per-unit"/><item><title>Jadi Mata Pencaharian Utama, Kurir Motor Curian Jakarta-Lampung Dibayar Rp800 Ribu per Unit</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859876/jadi-mata-pencaharian-utama-kurir-motor-curian-jakarta-lampung-dibayar-rp800-ribu-per-unit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/08/338/2859876/jadi-mata-pencaharian-utama-kurir-motor-curian-jakarta-lampung-dibayar-rp800-ribu-per-unit</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 08:59 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/338/2859876/jadi-mata-pencaharian-utama-kurir-motor-curian-jakarta-lampung-dibayar-rp880-ribu-per-unit-WwAZwnhpno.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kurir motor curian terima uang ratusan ribu per unit/Foto: Bachtiar Rojab</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/338/2859876/jadi-mata-pencaharian-utama-kurir-motor-curian-jakarta-lampung-dibayar-rp880-ribu-per-unit-WwAZwnhpno.jpg</image><title>Kurir motor curian terima uang ratusan ribu per unit/Foto: Bachtiar Rojab</title></images><description>


JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Syahduddi mengungkap bahwa pencurian sepeda motor (Curanmor) yang dilakukan jaringan Lampung telah menjadi mata pencaharian utama pelakunya.
Salah satunya, kata Syahduddi, bagi seorang driver pikap, yakni Jaka dan Ikbai yang kerap mengantar motor curian ke Lampung dari gudang motor curian di ruko kawasan Perumahan Puri Jaya, Tangerang, Banten.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bikin Heboh, Pengantin di Garut Dikawal 2 Robot Transformer

&quot;Jadi dia ini dapat tugas untuk melaksanakan tiga peran, yaitu menjemput motor curian, kemudian mengumpulkan motor hasil curian, dan mengirim motor-motor tersebut ke wilayah Lampung dengan menggunakan mobil pikap yang dikamuflase dengan menggunakan terpal,&quot; ujar Syahduddi kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).
Syahduddi menuturkan, para pengepul sepeda motor curian yang beraksi di wilayah Tangerang dan DKI Jakarta ini didalangi tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni CH, SS dan JO.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengganggu Keamanan dan Ketertiban Umum, Klakson Telolet Dilarang di Tangerang

&quot;Para dua kurir ini mendapatkan upah sebesar Rp800.000 per 1 unit motor dan pengepulnya dapat upah Rp 500.000 per unit,&quot; terangnya.
&quot;Dan ketika motor-motor itu sudah di Lampung dan diperjualbelikan secara ilegal di sana (Lampung) harganya kisaran antara 6-7 juta per unit motor,&quot; sambungnya.Adapun, terdapat total 10 tersangka utama dalam kelompok ini, lima tersangka ditangkap Polsek Tambora, dua tersangka ditangkap Ditkrimum Polda Lampung dan tiga orang yang berperan sebagai pengendali masih DPO.
Kelima tersangka dijerat pasal 481 KUHP atau pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

BACA JUGA:
MUI Tanggapi Ucapan Rocky Gerung: Kritik untuk Memperbaiki Bukan Mencaci

Diketahui, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombespol Syahduddi mengklaim kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) jaringan Lampung telah beraksi di kawasannya sejak 3 bulan terakhir.
&quot;Jaringan pelaku kejahatan yang kita ungkap saat ini, mereka sudah beroperasi mulai Mei 2023 sampai dengan Agustus periode ini. terakhir yang kita amankan tanggal 5 Agustus yang lalu,&quot; ujar Syahduddi saat jumpa pers di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Senin (7/8/2023).
Dari pengakuan para pelaku, kata Syahduddi, mereka sudah beberapa kali mengirim kendaraan hasil curiannya ke Lampung. Bahkan, jumlahnya sudah tak terhitung.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Syahduddi mengungkap bahwa pencurian sepeda motor (Curanmor) yang dilakukan jaringan Lampung telah menjadi mata pencaharian utama pelakunya.
Salah satunya, kata Syahduddi, bagi seorang driver pikap, yakni Jaka dan Ikbai yang kerap mengantar motor curian ke Lampung dari gudang motor curian di ruko kawasan Perumahan Puri Jaya, Tangerang, Banten.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bikin Heboh, Pengantin di Garut Dikawal 2 Robot Transformer

&quot;Jadi dia ini dapat tugas untuk melaksanakan tiga peran, yaitu menjemput motor curian, kemudian mengumpulkan motor hasil curian, dan mengirim motor-motor tersebut ke wilayah Lampung dengan menggunakan mobil pikap yang dikamuflase dengan menggunakan terpal,&quot; ujar Syahduddi kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).
Syahduddi menuturkan, para pengepul sepeda motor curian yang beraksi di wilayah Tangerang dan DKI Jakarta ini didalangi tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni CH, SS dan JO.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengganggu Keamanan dan Ketertiban Umum, Klakson Telolet Dilarang di Tangerang

&quot;Para dua kurir ini mendapatkan upah sebesar Rp800.000 per 1 unit motor dan pengepulnya dapat upah Rp 500.000 per unit,&quot; terangnya.
&quot;Dan ketika motor-motor itu sudah di Lampung dan diperjualbelikan secara ilegal di sana (Lampung) harganya kisaran antara 6-7 juta per unit motor,&quot; sambungnya.Adapun, terdapat total 10 tersangka utama dalam kelompok ini, lima tersangka ditangkap Polsek Tambora, dua tersangka ditangkap Ditkrimum Polda Lampung dan tiga orang yang berperan sebagai pengendali masih DPO.
Kelima tersangka dijerat pasal 481 KUHP atau pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

BACA JUGA:
MUI Tanggapi Ucapan Rocky Gerung: Kritik untuk Memperbaiki Bukan Mencaci

Diketahui, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombespol Syahduddi mengklaim kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) jaringan Lampung telah beraksi di kawasannya sejak 3 bulan terakhir.
&quot;Jaringan pelaku kejahatan yang kita ungkap saat ini, mereka sudah beroperasi mulai Mei 2023 sampai dengan Agustus periode ini. terakhir yang kita amankan tanggal 5 Agustus yang lalu,&quot; ujar Syahduddi saat jumpa pers di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Senin (7/8/2023).
Dari pengakuan para pelaku, kata Syahduddi, mereka sudah beberapa kali mengirim kendaraan hasil curiannya ke Lampung. Bahkan, jumlahnya sudah tak terhitung.</content:encoded></item></channel></rss>
