<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Mutilasi Mahasiswa di Sleman</title><description>Polisi melakukan rekonstruksi atau reka adegan kasus mutilasi Redho Tri Agustin (20), mahasiswa UMY.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/510/2860023/polisi-gelar-rekonstruksi-kasus-mutilasi-mahasiswa-di-sleman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/08/510/2860023/polisi-gelar-rekonstruksi-kasus-mutilasi-mahasiswa-di-sleman"/><item><title>Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Mutilasi Mahasiswa di Sleman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/510/2860023/polisi-gelar-rekonstruksi-kasus-mutilasi-mahasiswa-di-sleman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/08/510/2860023/polisi-gelar-rekonstruksi-kasus-mutilasi-mahasiswa-di-sleman</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/510/2860023/polisi-gelar-rekonstruksi-kasus-mahasiswa-dimutilasi-di-sleman-RBBqKoFXUC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekonstruksi kasus mutilasi mahasiswa di Sleman (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/510/2860023/polisi-gelar-rekonstruksi-kasus-mahasiswa-dimutilasi-di-sleman-RBBqKoFXUC.jpg</image><title>Rekonstruksi kasus mutilasi mahasiswa di Sleman (Foto : MPI)</title></images><description>
YOGYAKARTA - Polisi melakukan rekonstruksi atau reka adegan kasus mutilasi Redho Tri Agustin (20), mahasiswa UMY asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung, di kontrakan Waliyun tinggal di Dusun Krapyak, Kalurahan Triharjo Kapanewon Sleman, Selasa (8/8/2023).
Rekonstruksi dimulai pukul 10.00 WIB. Masyarakat berjubel menyaksikan reka adegan tersebutPuluhan aparat diterjunkan untuk melakukan pengamanan proses rekonstruksi.

BACA JUGA:
Hasil Tes DNA, Polisi Pastikan Korban Mutilasi di Sleman adalah Mahasiswa UMY&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Rekonstruksi sendiri disaksikan jaksa Penuntut Umum (JPU), penasihat hukum tersangka, dan tim Psikologis Polda DIY. Mereka menyaksikan dengan seksama setiap adegan yang diperagakan kedua tersangka.
Dua tersangka masing-masing Waliyun (29) warga Magelang dan Ridwan (35) warga Jakarta tiba di lokasi kejadian dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kedua tersangka turun dari mobil tahanan dengan tetap menggunakan sabo atau penutup kepala.

BACA JUGA:
Korban dan Pelaku Mutilasi Sleman Diduga LGBT, Kriminolog Ungkap Hal Mengejutkan

Diketahui, kasus mutilasi diduga kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kali ini terjadi di Desa Wisata Kelor Kapanewon Turi Sleman. Dugaan tersebut menyusul temuan potongan tangan dan juga pakaian dalam wanita.
Dugaan mutilasi tersebut diunggah oleh akun media sosial @merapi_uncover dan mendapat respons cukup banyak dari warganet.
&quot;(beraking news) barusan ada penemuan mayat mutilasi, Lokasi desa wisata kelor Turi Sleman. Baru ketemu tangan sama jeroannya cewe, saat ini masih olah TKP,&quot; tulis akun Twitter tersebut sekira pukul 20.45 WIB.Namun sekira pukul 21.35 WIB postingan tersebut sudah tidak ada lagi.
Kapolsek Turi, AKP Arif Subakdo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan, hingga saat ini petugas polisi masih berada di lokasi kejadian untuk proses identifikasi. Kemungkinan jenis kelaminnya perempuan karena ada pakaian dalam perempuan.

BACA JUGA:
Korban dan Pelaku Mutilasi Sleman Ikut Komunitas Tak Wajar, Ini Kata Kriminolog soal Sadomasokisme

&amp;ldquo;Benar mas. Nanti kita info lebih lanjut karena kami masih berada di lokasi kejadian di sungai bedog,&quot;ujar dia singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu 12 Juli 2023.
Arif menyebut potongan tubuh mereka temukan baru ada 3. Potongan tersebut yakni 2 kaki dan 1 tangan selain juga pakaian dalam perempuan. Saat ini polisi masih terus melakukan olah tempat kejadian.</description><content:encoded>
YOGYAKARTA - Polisi melakukan rekonstruksi atau reka adegan kasus mutilasi Redho Tri Agustin (20), mahasiswa UMY asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung, di kontrakan Waliyun tinggal di Dusun Krapyak, Kalurahan Triharjo Kapanewon Sleman, Selasa (8/8/2023).
Rekonstruksi dimulai pukul 10.00 WIB. Masyarakat berjubel menyaksikan reka adegan tersebutPuluhan aparat diterjunkan untuk melakukan pengamanan proses rekonstruksi.

BACA JUGA:
Hasil Tes DNA, Polisi Pastikan Korban Mutilasi di Sleman adalah Mahasiswa UMY&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Rekonstruksi sendiri disaksikan jaksa Penuntut Umum (JPU), penasihat hukum tersangka, dan tim Psikologis Polda DIY. Mereka menyaksikan dengan seksama setiap adegan yang diperagakan kedua tersangka.
Dua tersangka masing-masing Waliyun (29) warga Magelang dan Ridwan (35) warga Jakarta tiba di lokasi kejadian dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kedua tersangka turun dari mobil tahanan dengan tetap menggunakan sabo atau penutup kepala.

BACA JUGA:
Korban dan Pelaku Mutilasi Sleman Diduga LGBT, Kriminolog Ungkap Hal Mengejutkan

Diketahui, kasus mutilasi diduga kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kali ini terjadi di Desa Wisata Kelor Kapanewon Turi Sleman. Dugaan tersebut menyusul temuan potongan tangan dan juga pakaian dalam wanita.
Dugaan mutilasi tersebut diunggah oleh akun media sosial @merapi_uncover dan mendapat respons cukup banyak dari warganet.
&quot;(beraking news) barusan ada penemuan mayat mutilasi, Lokasi desa wisata kelor Turi Sleman. Baru ketemu tangan sama jeroannya cewe, saat ini masih olah TKP,&quot; tulis akun Twitter tersebut sekira pukul 20.45 WIB.Namun sekira pukul 21.35 WIB postingan tersebut sudah tidak ada lagi.
Kapolsek Turi, AKP Arif Subakdo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan, hingga saat ini petugas polisi masih berada di lokasi kejadian untuk proses identifikasi. Kemungkinan jenis kelaminnya perempuan karena ada pakaian dalam perempuan.

BACA JUGA:
Korban dan Pelaku Mutilasi Sleman Ikut Komunitas Tak Wajar, Ini Kata Kriminolog soal Sadomasokisme

&amp;ldquo;Benar mas. Nanti kita info lebih lanjut karena kami masih berada di lokasi kejadian di sungai bedog,&quot;ujar dia singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu 12 Juli 2023.
Arif menyebut potongan tubuh mereka temukan baru ada 3. Potongan tersebut yakni 2 kaki dan 1 tangan selain juga pakaian dalam perempuan. Saat ini polisi masih terus melakukan olah tempat kejadian.</content:encoded></item></channel></rss>
