<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rute Baru Trans Jateng Diresmikan Ganjar Jadi Salah Satu Angkutan Ramah Difabel</title><description>Kaum disabilitas di wilayah Wonogiri menyambut baik peluncuran bus Trans Jateng koridor Wonogiri-Solo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/512/2860324/rute-baru-trans-jateng-diresmikan-ganjar-jadi-salah-satu-angkutan-ramah-difabel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/08/512/2860324/rute-baru-trans-jateng-diresmikan-ganjar-jadi-salah-satu-angkutan-ramah-difabel"/><item><title>Rute Baru Trans Jateng Diresmikan Ganjar Jadi Salah Satu Angkutan Ramah Difabel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/08/512/2860324/rute-baru-trans-jateng-diresmikan-ganjar-jadi-salah-satu-angkutan-ramah-difabel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/08/512/2860324/rute-baru-trans-jateng-diresmikan-ganjar-jadi-salah-satu-angkutan-ramah-difabel</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Romensy August</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/512/2860324/rute-baru-trans-jateng-diresmikan-ganjar-jadi-salah-satu-angkutan-ramah-difabel-WpBwH5I4gb.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/512/2860324/rute-baru-trans-jateng-diresmikan-ganjar-jadi-salah-satu-angkutan-ramah-difabel-WpBwH5I4gb.JPG</image><title></title></images><description>WONOGIRI - Kaum disabilitas di wilayah Wonogiri menyambut baik peluncuran bus Trans Jateng koridor Wonogiri-Solo. Mereka bersyukur sebagai moda transportasi umum itu ramah disabilitas.

&quot;Busnya ada akses difabel. Jadi untuk nanti bisa mandiri, mau kemana, tidak perlu diantar,&quot; kata anggota Forum Difabel Kabupaten Wonogiri, Eni Widyastuti usai peresmian koridor baru Trans Jateng di Alun-alun Wonogiri, Selasa (8/8/2023).

Menurutnya, dulu sebelum ada BRT Trans Jateng, ia harus naik bus biasa atau tanpa fasilitas ramah disabilitas. Kadang, difabel harus digendong atau berdesakan. Saat turun, kadang ia harus turun ke bawah atau mengesot.


BACA JUGA:
Ganjar Resmikan Rute Baru Trans Jateng Solo-Wonogiri, Promo Seminggu Gratis


&quot;Sangat membantu difabel. Kalau dulu kan, difabel kalau mau keluar-keluar, tidak ada transportasi yang accessable. Kalau sekarang ada akses, jadi bisa keluar-keluar,&quot; imbuhnya

Eni pun berencana memanfaatkan bus untuk mencari dagangan atau pergi ke suatu tempat dengan nyaman. Terlebih di bus juga ada CCTV dan bersih.

&quot;Pak Ganjar, sekarang saya bisa piknik. Ke mana-mana naik bus. Mantap, pak,&quot; ujarnya.

Ketua Forum Difabel Kabupaten Wonogiri Sutadi menilai Trans Jateng sudah bagus dan nyaman bagi difabel. Selain juga, pengemudi dalam berkendara juga hati-hati.

&quot;Kami para difabel itu, perjalannya (naik BRT) merasa nyaman,&quot; kata Sutadi di lokasi peresmian bus.

Ia berharap bus terus ramah dengan difabel karena sangat membantu kalangannya di Kabupaten Wonogiri. Ia juga berharap bus dengan akses difabel bisa lebih banyak ke depannya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, dari BRT koridor Wonogiri-Sukoharjo-Solo ini harapannya masyarakat terbantu. Mulai dari difabel, buruh, pelajar, veteran dan sebagainya.
&quot;Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk koridor Wonogiri-Sukoharjo-Solo. Inilah ikhtiar kita, saya, dan pak Wagub (Taj Yasin Maimoen) Gus Yasin yang mencoba atau menyelesaikan satu-persatu, tentu dengan bantuan bupati-wali kota, pusat,&quot; ujar Ganjar dalam sambutannya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng Henggar Budi Anggoro dalam sambutannya mengatakan, koridor Wonogiri-Sukoharjo-Solo ini merupakan koridor ke tujuh.

Enam koridor yang sudah beroperasi lebih dulu antara lain Koridor 1 Bawen (Ungaran)-Tawang (Semarang), Koridor 2 Bulupitu (Purwokerto)-Bukateja (Purbalingga), Koridor 3 Bahurekso (Kendal)-Mangkang (Semarang), Koridor 4 Surakarta-Sragen, Koridor 5 Kutoarjo (Purworejo)-Borobudur (Magelang), dan Koridor 6 Halte Penggaron (Semarang)-Terminal Godong (Grobogan).</description><content:encoded>WONOGIRI - Kaum disabilitas di wilayah Wonogiri menyambut baik peluncuran bus Trans Jateng koridor Wonogiri-Solo. Mereka bersyukur sebagai moda transportasi umum itu ramah disabilitas.

&quot;Busnya ada akses difabel. Jadi untuk nanti bisa mandiri, mau kemana, tidak perlu diantar,&quot; kata anggota Forum Difabel Kabupaten Wonogiri, Eni Widyastuti usai peresmian koridor baru Trans Jateng di Alun-alun Wonogiri, Selasa (8/8/2023).

Menurutnya, dulu sebelum ada BRT Trans Jateng, ia harus naik bus biasa atau tanpa fasilitas ramah disabilitas. Kadang, difabel harus digendong atau berdesakan. Saat turun, kadang ia harus turun ke bawah atau mengesot.


BACA JUGA:
Ganjar Resmikan Rute Baru Trans Jateng Solo-Wonogiri, Promo Seminggu Gratis


&quot;Sangat membantu difabel. Kalau dulu kan, difabel kalau mau keluar-keluar, tidak ada transportasi yang accessable. Kalau sekarang ada akses, jadi bisa keluar-keluar,&quot; imbuhnya

Eni pun berencana memanfaatkan bus untuk mencari dagangan atau pergi ke suatu tempat dengan nyaman. Terlebih di bus juga ada CCTV dan bersih.

&quot;Pak Ganjar, sekarang saya bisa piknik. Ke mana-mana naik bus. Mantap, pak,&quot; ujarnya.

Ketua Forum Difabel Kabupaten Wonogiri Sutadi menilai Trans Jateng sudah bagus dan nyaman bagi difabel. Selain juga, pengemudi dalam berkendara juga hati-hati.

&quot;Kami para difabel itu, perjalannya (naik BRT) merasa nyaman,&quot; kata Sutadi di lokasi peresmian bus.

Ia berharap bus terus ramah dengan difabel karena sangat membantu kalangannya di Kabupaten Wonogiri. Ia juga berharap bus dengan akses difabel bisa lebih banyak ke depannya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, dari BRT koridor Wonogiri-Sukoharjo-Solo ini harapannya masyarakat terbantu. Mulai dari difabel, buruh, pelajar, veteran dan sebagainya.
&quot;Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk koridor Wonogiri-Sukoharjo-Solo. Inilah ikhtiar kita, saya, dan pak Wagub (Taj Yasin Maimoen) Gus Yasin yang mencoba atau menyelesaikan satu-persatu, tentu dengan bantuan bupati-wali kota, pusat,&quot; ujar Ganjar dalam sambutannya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng Henggar Budi Anggoro dalam sambutannya mengatakan, koridor Wonogiri-Sukoharjo-Solo ini merupakan koridor ke tujuh.

Enam koridor yang sudah beroperasi lebih dulu antara lain Koridor 1 Bawen (Ungaran)-Tawang (Semarang), Koridor 2 Bulupitu (Purwokerto)-Bukateja (Purbalingga), Koridor 3 Bahurekso (Kendal)-Mangkang (Semarang), Koridor 4 Surakarta-Sragen, Koridor 5 Kutoarjo (Purworejo)-Borobudur (Magelang), dan Koridor 6 Halte Penggaron (Semarang)-Terminal Godong (Grobogan).</content:encoded></item></channel></rss>
