<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggap Darurat Diperpanjang, BNPB Lanjutkan Distribusi Bantuan ke Papua Tengah</title><description>Hal ini menyusul status tanggap darurat yang diputuskan untuk diperpanjang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/337/2861303/tanggap-darurat-diperpanjang-bnpb-lanjutkan-distribusi-bantuan-ke-papua-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/09/337/2861303/tanggap-darurat-diperpanjang-bnpb-lanjutkan-distribusi-bantuan-ke-papua-tengah"/><item><title>Tanggap Darurat Diperpanjang, BNPB Lanjutkan Distribusi Bantuan ke Papua Tengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/337/2861303/tanggap-darurat-diperpanjang-bnpb-lanjutkan-distribusi-bantuan-ke-papua-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/09/337/2861303/tanggap-darurat-diperpanjang-bnpb-lanjutkan-distribusi-bantuan-ke-papua-tengah</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 23:16 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/337/2861303/tanggap-darurat-diperpanjang-bnpb-lanjutkan-distribusi-bantuan-ke-papua-tengah-2Y02u8BBk5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/337/2861303/tanggap-darurat-diperpanjang-bnpb-lanjutkan-distribusi-bantuan-ke-papua-tengah-2Y02u8BBk5.jpg</image><title>Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (Foto: BNPB)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk5Ni81L3g4bjQ0ZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus melanjutkan upaya penanganan darurat bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah.  Hal ini menyusul status tanggap darurat yang diputuskan untuk diperpanjang.
Hal ini disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat menghadiri Rapat Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kemanusiaan (Kemenko PMK). Dia mengatakan, bantuan untuk masyarakat terdampak bencana kekeringan akan terus dilanjutkan.
&amp;ldquo;Status tanggap darurat diperpanjang, sehingga pemerintah pusat secara regulasi bisa secara maksimal memberikan bantuan, jadi bantuan pangan tidak berhenti sampai di sini, sampai betul-betul kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi,&amp;rdquo; kata Suharyanto di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (9/8)2023).

BACA JUGA:
Acara Gerak Jalan di Bangkalan Ricuh, Lurah Mlajah Kena Bogem Mentah

Dia juga telah mendapat laporan dari Bupati Puncak, bahwa bantuan yang telah dikirim sudah sampai ke masyarakat masing-masing dan setiap kepala keluarga sudah mendapatkan.

BACA JUGA:
Persija Jakarta Gagal Menang, Thomas Doll Akui Kekuatan Borneo FC

Hingga Rabu (9/8) telah terdistribusikan total sebanyak 7.127 kg ke Distrik Agandugume. Adapun barang yang sudah terkirim antara lain 646 paket sembako, 700 lembar matras, Selimut 850 lembar, genset 7 unit dan tenda gulung 140 buah.Sementara itu untuk yang sudah terkirim Ke Distrik Sinak, total 3.844 kg. Dengan rincian 380 paket sembako, 175 lembar, selimut 1000 lembar, genset 7 unit dan tenda gulung 60 buah. Sehingga total bantuan yang sudah terkirim di dua distrik tersebut berjumlah 10.971kg

Suharyanto menyampaikan, BNPB bersama pihak terkait mengusulkan beberapa langkah mengatasi dampak bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Puncak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapan Saat yang Tepat untuk Membeli Emas?

Adapun, usulan antisipasi cuaca ekstrem jangka menengah, yaitu penambahan panjang landas pacu di dua bandara, agar bisa didarati oleh pesawat angkut lebih besar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

2 Pemain Persija Jakarta Dipanggil Timnas Indonesia U-23, Begini Reaksi Thomas Doll

Kemudian membangun gudang logistik dan cadangan pangan untuk antisipasi bencana serupa. Karena ada historisnya setiap tahun terjadi seperti ini,&amp;rdquo; ujar Suharyanto

&amp;ldquo;Dan untuk jangka panjang akan dibangun beberapa jembatan penghubung antar Distrik di Kabupanten Puncak dan sekitarnya agar jalur darat dapat terhubung sebagai alternatif selain jalur udara. Karena sarana transportasi menjadi vital dalam pengiriman kebutuhan masyarakat&amp;rdquo;, pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk5Ni81L3g4bjQ0ZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus melanjutkan upaya penanganan darurat bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah.  Hal ini menyusul status tanggap darurat yang diputuskan untuk diperpanjang.
Hal ini disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat menghadiri Rapat Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kemanusiaan (Kemenko PMK). Dia mengatakan, bantuan untuk masyarakat terdampak bencana kekeringan akan terus dilanjutkan.
&amp;ldquo;Status tanggap darurat diperpanjang, sehingga pemerintah pusat secara regulasi bisa secara maksimal memberikan bantuan, jadi bantuan pangan tidak berhenti sampai di sini, sampai betul-betul kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi,&amp;rdquo; kata Suharyanto di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (9/8)2023).

BACA JUGA:
Acara Gerak Jalan di Bangkalan Ricuh, Lurah Mlajah Kena Bogem Mentah

Dia juga telah mendapat laporan dari Bupati Puncak, bahwa bantuan yang telah dikirim sudah sampai ke masyarakat masing-masing dan setiap kepala keluarga sudah mendapatkan.

BACA JUGA:
Persija Jakarta Gagal Menang, Thomas Doll Akui Kekuatan Borneo FC

Hingga Rabu (9/8) telah terdistribusikan total sebanyak 7.127 kg ke Distrik Agandugume. Adapun barang yang sudah terkirim antara lain 646 paket sembako, 700 lembar matras, Selimut 850 lembar, genset 7 unit dan tenda gulung 140 buah.Sementara itu untuk yang sudah terkirim Ke Distrik Sinak, total 3.844 kg. Dengan rincian 380 paket sembako, 175 lembar, selimut 1000 lembar, genset 7 unit dan tenda gulung 60 buah. Sehingga total bantuan yang sudah terkirim di dua distrik tersebut berjumlah 10.971kg

Suharyanto menyampaikan, BNPB bersama pihak terkait mengusulkan beberapa langkah mengatasi dampak bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Puncak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapan Saat yang Tepat untuk Membeli Emas?

Adapun, usulan antisipasi cuaca ekstrem jangka menengah, yaitu penambahan panjang landas pacu di dua bandara, agar bisa didarati oleh pesawat angkut lebih besar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

2 Pemain Persija Jakarta Dipanggil Timnas Indonesia U-23, Begini Reaksi Thomas Doll

Kemudian membangun gudang logistik dan cadangan pangan untuk antisipasi bencana serupa. Karena ada historisnya setiap tahun terjadi seperti ini,&amp;rdquo; ujar Suharyanto

&amp;ldquo;Dan untuk jangka panjang akan dibangun beberapa jembatan penghubung antar Distrik di Kabupanten Puncak dan sekitarnya agar jalur darat dapat terhubung sebagai alternatif selain jalur udara. Karena sarana transportasi menjadi vital dalam pengiriman kebutuhan masyarakat&amp;rdquo;, pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
