<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kondisi Sultan Korban Kabel Fiber Optik Membaik, Berat Badan Naik</title><description>Kondisi Sultan Korban Kabel Fiber Optik Membaik, Berat Badan Naik
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/338/2861130/kondisi-sultan-korban-kabel-fiber-optik-membaik-berat-badan-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/09/338/2861130/kondisi-sultan-korban-kabel-fiber-optik-membaik-berat-badan-naik"/><item><title>Kondisi Sultan Korban Kabel Fiber Optik Membaik, Berat Badan Naik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/09/338/2861130/kondisi-sultan-korban-kabel-fiber-optik-membaik-berat-badan-naik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/09/338/2861130/kondisi-sultan-korban-kabel-fiber-optik-membaik-berat-badan-naik</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 17:55 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/338/2861130/kondisi-sultan-korban-kabel-fiber-optik-membaik-berat-badan-naik-TaCtnplRsP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala RS Polri Brigjen Hariyanto. (MPI/Farhan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/338/2861130/kondisi-sultan-korban-kabel-fiber-optik-membaik-berat-badan-naik-TaCtnplRsP.jpg</image><title>Kepala RS Polri Brigjen Hariyanto. (MPI/Farhan)</title></images><description>


JAKARTA - Korban jeratan kabel optik, Sultan Rif'at Alfatih (20), kini kondisinya mulai membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim dokter gabungan RS Polri yang tengah fokus menaikkan berat badan Sultan telah mendapatkan kemajuan karena berat badan pemuda itu kini berangsur naik.

Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Hariyanto menjelaskan, berat badan Sultan yang menurun karena kesulitan menerima asupan makanan, kini mulai teratasi. Sultan diketahui mengalami kondisi leher yang terluka sehingga sulit untuk menelan makanan.

&quot;Selama perawatan di RS Polri ini, Sultan dalam kondisi yang ada perbaikan. Artinya dari gizi makanan yang kita berikan sangat direspons baik oleh tubuh Sultan sehingga ada kenaikan berat badan. Semoga ini kenaikan yang sifatnya stabil,&quot; ujar Hariyanto kepada wartawan, Rabu (9/8/2023).

Ia menjelaskan berat badan Sultan sempat merosot dari 68 kg menjadi 46 kg kini sudah meningkat dari sekitar 1 hingga 2 kilogram berkat peran ahli gizi dalam perawatan.

&quot;Jadi, dalam waktu kira-kira satu minggu ini ada kenaikan berat badan Sultan antara satu sampai dua kilogram,&quot; katanya.

Sebelumnya diketahui, Hariyanto mengungkapkan berat badan Sultan mengalami penurunan drastis sejak insiden jeratan kabel optik tersebut.







BACA JUGA:
Makan Korban, Heru Budi Panggil Pemilik Kabel Menjuntai








&quot;Dari pemeriksaan kemarin itu kita melihat bahwa kondisi berat badannya kalau dibandingkan dengan saat ananda ini kecelakaan pada bulan januari itu menurunnya udah banyak, dari 68 Kg menjadi 46 Kg,&quot; terang Hariyanto di RS Polri, Jumat (4/8/2023).

Dia mengatakan leher Sultan khususnya di bagian kerongkongan dan jalur nafasnya mengalami gangguan sehingga pemuda tersebut kesulitan menelan asupan makanan.




BACA JUGA:
Keluarga Sultan, Korban Kabel Fiber Ingin Ucapkan Terima Kasih ke Kapolri










&quot;Jadi ini sebenarnya sekunder daripada gangguan yang terjadi langsung yaitu (jeratan) kabel optik itu mengenai laring atau jalur nafas dan kerongkongan atau eskofagus. Karena terjadi gangguan itu maka ananda ini untuk makannya terganggu,&quot; terang Hariyanto.

Sekadar informasi, ayah Sultan, Fatih (49) mengatakan bahwa mulanya Sultan izin kepada dirinya ingin pergi bersama teman-teman SMA untuk keliling menggunakan motor. Sultan izin kepada sang ayah pada 5 Januari 2023 sekira pukul 22.00 WIB.



Fatih menuturkan, pada awal kejadian ada mobil dengan pelat nomor SUV yang mengantre di depan motor Sultan. Tanpa disadari, ada sebuah kabel yang menjuntai atau mengendur. Kemudian kabel tersebut tersangkut di mobil SUV itu.






BACA JUGA:
Datangi RS Polri, Mahfud MD Jenguk Sultan Rifat Korban Kabel Fiber Optik









Fatih menyebut kabel yang menjuntai di kawasan Jalan Antasari Raya itu terbawa jauh oleh mobil SUV. Namun, kabel tersebut meski sudah tersangkut di mobil SUV yang dimaksud itu tidak putus. Kabel itu pun mengenai Sultan.





</description><content:encoded>


JAKARTA - Korban jeratan kabel optik, Sultan Rif'at Alfatih (20), kini kondisinya mulai membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim dokter gabungan RS Polri yang tengah fokus menaikkan berat badan Sultan telah mendapatkan kemajuan karena berat badan pemuda itu kini berangsur naik.

Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Hariyanto menjelaskan, berat badan Sultan yang menurun karena kesulitan menerima asupan makanan, kini mulai teratasi. Sultan diketahui mengalami kondisi leher yang terluka sehingga sulit untuk menelan makanan.

&quot;Selama perawatan di RS Polri ini, Sultan dalam kondisi yang ada perbaikan. Artinya dari gizi makanan yang kita berikan sangat direspons baik oleh tubuh Sultan sehingga ada kenaikan berat badan. Semoga ini kenaikan yang sifatnya stabil,&quot; ujar Hariyanto kepada wartawan, Rabu (9/8/2023).

Ia menjelaskan berat badan Sultan sempat merosot dari 68 kg menjadi 46 kg kini sudah meningkat dari sekitar 1 hingga 2 kilogram berkat peran ahli gizi dalam perawatan.

&quot;Jadi, dalam waktu kira-kira satu minggu ini ada kenaikan berat badan Sultan antara satu sampai dua kilogram,&quot; katanya.

Sebelumnya diketahui, Hariyanto mengungkapkan berat badan Sultan mengalami penurunan drastis sejak insiden jeratan kabel optik tersebut.







BACA JUGA:
Makan Korban, Heru Budi Panggil Pemilik Kabel Menjuntai








&quot;Dari pemeriksaan kemarin itu kita melihat bahwa kondisi berat badannya kalau dibandingkan dengan saat ananda ini kecelakaan pada bulan januari itu menurunnya udah banyak, dari 68 Kg menjadi 46 Kg,&quot; terang Hariyanto di RS Polri, Jumat (4/8/2023).

Dia mengatakan leher Sultan khususnya di bagian kerongkongan dan jalur nafasnya mengalami gangguan sehingga pemuda tersebut kesulitan menelan asupan makanan.




BACA JUGA:
Keluarga Sultan, Korban Kabel Fiber Ingin Ucapkan Terima Kasih ke Kapolri










&quot;Jadi ini sebenarnya sekunder daripada gangguan yang terjadi langsung yaitu (jeratan) kabel optik itu mengenai laring atau jalur nafas dan kerongkongan atau eskofagus. Karena terjadi gangguan itu maka ananda ini untuk makannya terganggu,&quot; terang Hariyanto.

Sekadar informasi, ayah Sultan, Fatih (49) mengatakan bahwa mulanya Sultan izin kepada dirinya ingin pergi bersama teman-teman SMA untuk keliling menggunakan motor. Sultan izin kepada sang ayah pada 5 Januari 2023 sekira pukul 22.00 WIB.



Fatih menuturkan, pada awal kejadian ada mobil dengan pelat nomor SUV yang mengantre di depan motor Sultan. Tanpa disadari, ada sebuah kabel yang menjuntai atau mengendur. Kemudian kabel tersebut tersangkut di mobil SUV itu.






BACA JUGA:
Datangi RS Polri, Mahfud MD Jenguk Sultan Rifat Korban Kabel Fiber Optik









Fatih menyebut kabel yang menjuntai di kawasan Jalan Antasari Raya itu terbawa jauh oleh mobil SUV. Namun, kabel tersebut meski sudah tersangkut di mobil SUV yang dimaksud itu tidak putus. Kabel itu pun mengenai Sultan.





</content:encoded></item></channel></rss>
